Probolinggo

Published in Probolinggo

Sowan ke Pesantren Probolinggo, Khofifah Mengaku Banyak Silaturahmi, Banyak Berkah

Mar 30, 2018 Publish by 
Calon Gubernur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa disambut hngat Muslimat dan santri di Probolinggo
Calon Gubernur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa disambut hngat Muslimat dan santri di Probolinggo (kt/min)

Probolinggo (Korantransparansi.com) - Mengisi hari libur nasional, Jumat (30/03/18) dimanfaatkan oleh Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa, untuk menjalin silaturrahim mempererat tali persaudaraan sebagaimana yang sudah menjadi kebiasaan warga NU.

Silaturrahminya, Khoffiah sekaligus berkunjung dua Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Probolinggo.

Kunjungan pertama Khofifah menyambangi Ponpes Raudatul Jannah. Kedatangan Ketua Pengurus Pusat Muslimat NU itu langsung disambut meriah oleh Kiai pengasuh setempat. 

Selain itu, silaturrahim ke pesantren tersebut mendapat doa dan dukungan. Setelah satu jam di Ponpes Raudatul Jannah. Khofifah kemudian melanjutkan silaturrahimnya ke Ponpes Nurul Qodim Kali Jajar Kulon Paiton yang masih satu Kabupaten dengan Ponpes Raudatul Jannah.

Tiba di lokasi Pesantren Nurul Qodim Khofifah yang memakai baju dan kerudung putih didampingi pengasuh pesantren, KH. Hasan Abdul Jalal dan sejumlah Kiai lainnya menuju lokasi pertemuan silaturrahim dengan diiringi hadrah dan lantunan salawat.

"Kita ini sebetulnya hanya bersilaturrahim, karena Rasulullah juga menganjurkan bersilaturrahim," ujar mantan Menteri Sosial era Jokowi 2014-2018 itu.

Khofifah mengatakan, kehadirannya di majelis-majelis semacam ini memang menjadi perhatian utamanya. Khofifah merasa mendapat energi baru, setelah bertemu kiai.

"Pokoknya saya berharap seluruh proses silaturrahim ini akan menjadi silaturruh nyambung jiwa dan olah rasa. Jadi silaturruh itu sambung doa. Ada rasa yang terbangun dan ada doa yang akan dimunajatkan," tutur Calon Pasangan nomor urut 1 itu.

Khofifah juga mengaku kunjungan ke para tokoh kiai di sejumlah pesantren Jawa Timur merupakan bagian dari aktifitasnya untuk mendapatkan barokah.

"Dalam banyak hal, saya juga suka untuk menjadikan bagian dari nyambung tali barokah, dan juga nyambung tertib berorganisasi. Karena saya juga suka berinteraksi dengan organisasi-organisasi termasuk juga semua elemen masyarakat," pungkasnya. (min)

banner

> BERITA TERKINI lainnya ...