Probolinggo

Published in Probolinggo

Dituduh Nyantet, Nenek Ditusuk hingga Tewas

Dec 24, 2016 Publish by 
Mistija (59) tewas ditusuk karena dituduh menyantet
Mistija (59) tewas ditusuk karena dituduh menyantet KT/Jon

Probolinggo (KT)  - Malang nian nasib Mistija (59) wanita paruh baya warga Desa Jambangan, Kecamatan Besuk,Kabupaten Probolinggo, ia tewas ditusuk karena dituduh menyantet, Jum’at (23/12)

 

Menurut Pelda Ibnu Susilo, Dansub-2 Unit Intel Kodim 0820 Probolinggo, peristiwa penusukan yang berujung maut itu, terjadi pada sekitar pukul 05.00 di Dusun Kembang RT 03/ RW 05, Desa Jambangan. Saat itu, pelaku, Atmo Toha (50), mendatangi rumah Mistija yang masih ada hubungan saudara. Kebetulan rumahnya berdekatan, sehingga pelaku langsung lewat pintu belakang.

“Ketika masuk ke dalam rumah, Atmo Toha bertemu Mistija di dapur. Pelaku langsung menusuk korban dengan pisau dapur yang mengenai perut korban,” tutur Pelda Ibnu.

Akibatnya, lanjut dia, korban langsung tergeletak dengan pisau tertancap di perut. Korban yang sekarat kemudian ditolong Madin (65), suami korban. Korban Mistija kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan. Namun nyawanya tidak tertolong setelah menjalani perawatan intensif di IGD dan meninggal dunia di rumah sakit.

Sementara itu, dari keterangan Kapolsek Besuk AKP Muhamad Dugel, mengatakan, "Peristiwa ini didasari oleh dugaan ilmu santet yang dituduhkan ke korban. Di mana istri dari Atmo Toha, yakni Suryana, telah lama mengindap sakit kanker rahim stadium akut. Kemudian Suryana ini dalam mimpinya sering didatangi oleh ibu Mistija’’.

“Sehingga membuat suaminya berprasangka buruk, yakni sakit istrinya tersebut akibat disantet oleh ibu Mistija. Setelah melancarkan aksinya, pelaku melarikan diri dan menyerahkan diri ke Polsek Besuk dan saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Probolinggo,” terang AKP M.Dugel.(jon/ndi)

banner

> BERITA TERKINI lainnya ...