Pasuruan

Published in Pasuruan

Korban Girder tewas Pasuruan Hery Kusnandar, asal Kalimantan Timur

Nov 02, 2017 Publish by 
Pekerja proyek tol Pasuruan yang memakan korban jiwa akibat patahnya Girder.
Pekerja proyek tol Pasuruan yang memakan korban jiwa akibat patahnya Girder.

PASURUAN (KT) -  Hery Kusnandar, 47, asal Kalimantan Timur harus merenggang nyawa dan tewas seketika akibat tertimpa beton (Girder) proyek Tol Pasuruan-Proboolinggo di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Minggu (29/10) siang lalu. Selain korban tewas, 2 orang lainnya mengalami luka-luka masing-masing bernama Sugiono, 47, warga Probolinggo (sopir pikup) dan Nurdin, 35, warga Sumatra Selatan (tukang las).

Menurut informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan peristiwa itu bermula ketika pihak pelaksana proyek PT Waskita Karya  bermaksud melanjutkan memasang balok beton ke 4 sepanjang 50, 8 meter dengan lebar 2 meter, sehari sebelumnya telah terpasang 3 beton. 

Namun entah bagaimana awalnya, pemasangan Girder itu tiba-tiba goyang dan menyentuh 3 beton lainnya yang telah terpasang. Akibatnya, girder yang beratnya lebih 10 ton itu ambruk . Tak ayal, Hery Kusnandar sebagai staf mekanik tak bisa menyelamatkan diri dan tertimpa beton. Korban langsung tewas di lokasi kejadian.

Patahan beton itu juga menimpa Sugiono (sopir pikup) dan Nurdin tukang las. Evakuasi ketiga korban itu ternyata  berjalan cukup lama karena beratnya balok beton itu. Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kasus ambrunya Balok Beton proyek Tol Pasuruan-Probolinggo, yang menewaskan seorang pekerja itu sedang ditangiani  intensif Polres Pasuruan.

Berdasarkan pengamatan di lapangan selain pengerjaan proyek Tol Pasuruan-Probolinggo, proyek Tol Pandaan-Malang juga terus dikebut. Masyarakat berharap dengan rampungnya proyek Tol ini akan mengurangi kemacetan di wilayah Purwosari-Lawang-Singosari-Malang. (yap)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...