Malang

Published in Malang

Robot Dome UMM Wakili Indonesia di AS

Jul 15, 2018 Publish by 
 Tim Robotika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) usai menjuarai kompetisi KRPAI KRI tingkat Nasional di UMY (istimewa)
Tim Robotika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) usai menjuarai kompetisi KRPAI KRI tingkat Nasional di UMY (istimewa) (kt/intimewa)

Malang (KoranTransparansi.com) - Robot Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang meraih Juara I kategori Pemadam Api Indonesia pada Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional 2018 bakal mewakili Indonesia di ajang Kontes Robot Internasional di Amerika Serikat (AS).

"Robot Dome UMM berhasil melesat jauh di peringkat pertama dengan total waktu 3.62 (tiga menit 62 detik) meninggalkan dua tim saingan terberatnya, yakni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)," kata Ketua Tim Robotika UMM Alfan Achmadillah Fauzi di Malang, Jawa Timur, Minggu.

Pada ajang KRI Nasional 2018, Robot Dome karya Tim Robotika Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik UMM ini mampu menunjukkan akurasi yang tinggi dan waktu tercepat dalam membidik titik api.

Ia mengaku lega saat melihat nama Dome berada di urutan puncak. "Rasanya lega dan senang sekali," ucapnya.

Prestasi para pendahulu yang meraih gelar juara di tingkat internasional menjadi pemantik semangat tim, katanya.

Tim robotika UMM beranggotakan Alfan Achmadillah Fauzi (ketua), Ken Dedes Maria Kunthy (teknisi), dan Rochmansyah (anggota).

Untuk meraih prestasi nasional itu, tim robotika UMM telah melakukan persiapan yang matang untuk kontes yang berlangsung di Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini.

"Dengan semangat para pendahulu kami yang sudah sukses, kami juga mempersiapkan dengan matang dan kami juga jauh lebih siap dalam laga ini," kata Rochmansyah, salah satu anggota tim.

Selain semangat tim, riset khusus yang dilakukan selama? tiga bulan membuat timnya merasa yakin dan percaya diri akan keluar sebagai juara nasional. "Berlatih selama tiga bulan menjadikan kami sangat percaya diri untuk melenggang ke tingkat nasional," ujarnya.

Langkah ke depannya, lanjutnya, pihaknya akan terus melakukan riset untuk robot ini agar semakin prima di kontes internasional nantinya, kata Pembina Tim Robotika UMM Nur Alif.

Pembina yang sekaligus dosen Teknik Elektro ini mengaku akan menyiapkan dua robot lainnya untuk diperlombakan di ajang internasional tersebut. "Langkah ke depan, kami akan merampungkan dua robot lain dari divisi berkaki dan beroda untuk mempersiapkan diri dalam perlombaan di Amerika," katanya.

Kemenangan tim Robotika UMM ini sekaligus menjadi tiket emas bagi UMM untuk ikut serta dalam kontes robot di tingkat internasional yang akan berlangsung di Amerika Serikat.

KRI ke-18 merupakan kompetisi robot tingkat nasional yang dibagi dalam lima divisi yakni Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, dan Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI). Sebanyak 91 tim dari 48 universitas di Indonesia berkompetisi di ajang bergengsi ini. (kol/min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...