Malang

Published in Malang

Paling Beda, Begini Cara Musisi Lokal Kota Malang dalam Merayakan Sumpah Pemuda

Oct 30, 2017 Publish by 
Paling Beda, Begini Cara Musisi Lokal Kota Malang dalam Merayakan Sumpah Pemuda
KT/yat

MALANG (KT) - Sebanyak 18 band lokal unjuk gigi dalam gelaran parade band di Kampung Ngojel, RW 14 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing Kota Malang, Sabtu (28/10/2017). Mereka beraksi diatas panggung Lajoeng Conspiracy #7.

Beberapa band yang naik panggung di antaranya Slanky, Nendes Kombet, BSP, Ruang 23, Lampu Merah, Ocehan Orang To, Ras Tahu Tempe, Primitif, Duwek Lungset, Lafuerza Old School, SkyWay, MBC, Radio Kobong, dan lain-lain.

Parade band Lajoeng Conspiracy merupakan agenda rutin yang digelar Karang Taruna RT 8-9-10 RW 14 Kelurahan setempat untuk mengisi peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober.

"Selain dalam rangkaian Sumpah Pemuda, kami ingin agar teman-teman mendapat pamggung untuk menampilkan karya mereka," ujar Dery Bramesta, Ketua Pelaksana.

Ajang tahunan ini berawal dari kegemaran pemuda dalam bermain band. Sebab, banyak pemuda setempat memiliki band baik di lingkungan kerja, sekolah, hingga pertemanan.

"Mereka butuh panggung. Walaupun dibilang ini masih sebatas festival kampung, tetapi band-band besar pun tentu lahir dari panggung-panggung kecil," tambahnya.

Ketua RW 14 Kelurahan Bunulrejo Harum Buchori menuturkan bahwa sejak awal gelaran parade band tersebut digelar agar anak-anak muda setempat memiliki kegiatan positif dan berkarya. Selain parade band, ada juga pembacaan teks Sumpah Pemuda dan pentas tari-tari tradisional oleh anak-anak setempat.

"Kegiatan ini semoga bisa memberi kontribusi bagi bangkitnya musik di Kota Malang. Bagi sebagian orang, musik band dianggap mengganggu. Padahal ini memang masa-masa mereka. Hanya bagaimana mengarahkan, bukan melarang," tuturnya. (Yat)

banner