Malang

Published in Malang

12 Lurah Se-Kecamatan Banjarmasin,Study Banding di Kota Malang

May 20, 2017 Publish by 
Rombongan Lurah SE Kecamatan Banjarmasin Selatan,Kalsel,berfoto bersama Camat Lowokwaru,Imam Badar
Rombongan Lurah SE Kecamatan Banjarmasin Selatan,Kalsel,berfoto bersama Camat Lowokwaru,Imam Badar

Malang (KT) - Pagi ini,Jumat (19/5/2017),Kecamatan Lowokwaru kedatangan rombongan tamu dari luar Jawa guna study banding.Rombongan itu terdiri dari 12 Lurah Se-Kecamatan Banjarmasin Selatan,Kalimantan Selatan (Kalsel) di bawah koordinasi Camat Banjarmasin Selatan,M.Yusrin.

"Kedatangan kami ingin sharing untuk tukar informasi lebih jauh tentang tata kelola pemerintahan Kota Malang khususnya di lingkup Kecamatan Lowokwaru,"ucap M.Yusrin,Jumat (19/5/2017).

Yusrin pun menyebut jumlah rombongan dari Kecamatan Banjarmasin yang terdiri 12 lurah yakni dari Kelurahan Pemurus Baru,Kelurahan Klayan Selatan, Kelayan Timur, Kelurahan Pasirih Selatan,Kelurahan Mantuil, Kelurahan Kelayan Tengah, Kelurahan Kelayan Dalam, Kelurahan Kelayan Barat, Kelurahan Tanjung Pagat, Kelurahan Pemurus Dalam, Kelirahan Pemurus luar dan Kelurahan Kauman.

"Kami sengaja melakukan kunjungan ke Malang khususnya ke kecamatan Lowokwaru ingin saling tukar pengalaman. Prioritas kami adalah untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," tambahnya.

Ia melanjutkan, dalam beberapa hal sudah bisa berjalan di Kecamatan Lowokwaru, namun belum bisa berjalan di Kecamatan Banjarmasin. Salah satunya adalah pembuatan KTP maupun KIA dan Akte Kelahiran yang sudah bisa terlayani cukup hanya sampai di Kecamatan.

"Yang terpenting adalah masalah kinerja, bagaimana bisa memberi pelayanan terbaik kepada warganya. Dari kelurahan yang ada di Lowokwaru juga mempunyai keunggulan masing - masing yang nantinya bisa coba diterapkan di tempat kami," tandasnya.

Disinggung mengapa memilih Kecamatan Lowokwaru, Yusrin mengaku bahwa Lowokwaru sudah banyak menerima penghargaan. Selain itu, Lurah Pemurus Baru adalah teman salah satu Lurah di Kecamatan Lowokwaru saat belajar di STPDN. Hal itu yang menjadi penyambung lidah untuk melakukan kunjungan dan saling tukar informasi.

"Kami memilih Lowokwaru karena sudah banyak mendapatkan penghargaan, dan sejarah pertemanan saat masih di pendidikan. Yang kami lakukan juga sesuai arahan / petunjuk kementrian Pendayaguna Aparatur Negara (Kemenpan),"papar pria asli suku Dayak tersebut sembari berpamitan.

Sementara itu, Camat Lowokwaru Imam Badar mengaku selama kepemimpinannya, ini tamu pertama untuk studi banding dari luar Pulau Jawa.

"Di masa saya, ini yang pertama. Sebelumnya banyak ada beberapa kunjungan ke derah Tlogomas, yang mana daerah itu banyak penghargaan, sehingga banyak tamu dari luar daerah," katanya.

Imam menambahkan, di kedua tempat Kecamatan tersebut, juta banyak mempunyai keumggulan masing - masing. Salah satu kesamaan sikap kepala daerah yang suka keliling ke warganya untuk lebih mengetahui langsung kondisi masyarakat dari dekat.

"Kalau di Malang ada blusukan, kalau di Banjarmasin menggunakan sarana nggowes," pungkasnya,sembari memberikan cindera mata.(mr-1)

banner

> BERITA TERKINI lainnya ...