Surabaya (KoranTransparansi.com) - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak melakukan sujud syukur bersama ribuan jamaah di Masjid Akbar Surabaya (MAS), Kamis (14/2) siang. 

Sujud syukur ini dilakukan sebagai bentuk rangkaian kegiatan selamatan setelah dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim masa jabatan 2019-2024 oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/2) lalu.

Sebelum sujud syukur, para jamaah yang terdiri dari Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU (YTPSNU) Khadijah, Pondok Pesantren (PP) Amanatul Ummah, Muslimat NU, relawan, dan jamaah lainnya terlebih dahulu melakukan sholat dhuhur berjamaah, dan doa bersama dipimpin KH. A. Muzakky Al Hafidz.

Usai melakukan sujud syukur, Gubernur Khofifah bersama Wagub Emil Dardak berjalan ke halaman Masjid Akbar untuk menyapa ribuan santri, pelajar, dan masyarakat. Tak kurang dari 1.000 rebana yang dimainkan dan 99 tarian sufi yang diperagakan oleh para santri guna menyambut para pimpinan tertinggi di Jatim ini. 

Setelah bersamalaman dengan para santri dan masyarakat, Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak berjalan menuju mobil Jeep Willys yang telah disiapkan untuk mengarak keduanya menuju Tugu Pahlawan Surabaya. Terdapat 30 mobil jeep yang merupakan bagian dari pengarakan tersebut.

Adapun rute arak-arakan rombongan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak mulai Jl. Gayungsari Barat-Jl. A. Yani-Jl. Raya Darmo-Jl. Basuki Rahmat-Jl. Embong Malang-Jl. Blauran-Jl. Bubutan hingga Jl. Pahlawan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, istri Wagub Jatim, Arumi Bachsin, para relawan dan simpatisan, masyarakat sekitar, dan para wartawan dari berbagai media. (min)

 

SURABAY (KoranTransparansi.com) - Setibanya di Surabaya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak langsung bersilaturahmi dengan para Kyai dan Bu Nyai di kediaman KH. Asep Saifuddin Chalim, Pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah Jl. Siwalankerto Utara Surabaya, Kamis (14/2) siang.

Silaturahmi ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukannya setelah dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim masa jabatan 2019-2024 di Istana Negara Jakarta oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Dalam sambutannya, Khofifah meminta kepada para Kyai dan Bu Nyai untuk mengawal dan membimbing dalam menjalankan tugas sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. 

“Kami mohon dikawal, dibimbing para Kyai dan Bu Nyai. Seluruh ikhtiar, kerja keras dan profesionalisme yang kami miliki tentu akan berseiring dengan ridho Allah. Sukses juga seiring dengan ridho dan izin dari Allah,” ujar orang nomor satu di Jatim.

Ia mengatakan, janji-janji kampanye Nawa Bhakti Satya bersama Emil Elestianto Dardak akan segera mewujudkan program tersebut dalam 99 hari kerja pertama. Salah satunya, ia akan membangun komunikasi dengan ulama dan umat, forkopimda, seluruh bupati dan walikota se-Jatim. 

“Kita harus bersama-sama merasakan bahwa kita memang harus bergandengan tangan. Diikuti dengan terus menghadap kepada Allah SWT,” jelasnya.

Setelah 99 hari kerja pertama dilaksanakan, Khofifah bersama Wagub Jatim akan memasukkan berbagai program yang ditawarkan oleh Gus Ipul dan Puti ke dalam satu kesatuan program untuk membangun Jatim. 

Sementara itu, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan terima kasih kepada para Kyai dan Bu Nyai yang mempercayakannya untuk menjadi Wagub Jatim membantu Khofifah membangun Jatim. 

“Terima kasih pada tempat ini yang telah banyak mengawali ikhtiar kami bersama. Mempercayakan kami sebagai pemuda yang bisa mendukung Khofifah sebagai Gubernur Jatim,” ujar Emil.

Ia juga berharap kepada para Kyai dan Bu Nyai untuk selalu mengingatkan dirinya agar bisa menjadi wakil yang baik bagi Gubernur Jatim. 

Seusai bersilaturahmi dengan para Kyai dan Bu Nyai, Gubernur dan Wagub Jatim melanjutkan kegiatannya ke Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Tugu Pahlawan, Hotel Majapahit dan Gedung Negara Grahadi Surabaya. (min)

SURABAYA (KoranTranspransi.com) – AWAL tahun 2019, warga Kota Surabaya mendadak di kagetkan dengan artis Vennesa Angel. Bukan karena raihan prestasinya didunia keartisan atau prestasi akademiknya melainkan keterlibatan Vennea dalam kasus bisnis prostitusi online. Dia jual diri senilai Rp 80 juta.

Adalah Ditreskrimsus (Direktorat Kriminal Khusus) Polda Jawa Timur yang membongkar bisnis asek esek itu pada Sabtu (5/1/2019) pekan lalu. Cukup fantastis mucikari Vennesa Angel yakni, Endang Suhartii alias Siska (37) dan Tantri  (28) memiliki stok yang lumyan banyak hingga  45 artis dan 100 model yang setiap saat bisa di call. Dan kasus prostitusi online di Polda Jawa Timur inipun terus menggelinding.

Tidak hanya  artis melenial Vennesa Angel dan murcikarinya, kasus ini diduga melibatkan beberapa artis, termasuk inisial Avrilliya Shaqqila alias AS, dan  bintang top lainnya. Hasil penyidikan sementara , Polda Jawa Timur yang mengungkap bisnis lendir itu menengarahi harganya sangat variatif mulai dari Rp 25 juta sampai Rp 100 juta. Untuk master “V” Vennesa Angel, dibanrol Rp 80.000.000 sekali kencan (short time).

Kasus prostitusi online sering terjadi dan melibatkan artis artis papan atas. Vennesa Angel  dan Avrillya Shaqqill. Vennsa Angel diringkus usai bertransaksi dan bahkan saat bercumbu ria disebuah kamar hotel tempat dia menginap, Surabaya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, mengatakan, saat ini jajarannya tengah melakukan penyelidikan dan mengembangkannya. Sebab besar kemungkinan memilki jaringan trans provinsi. Soal siapa saja penggunanya, penyidik masih terus memeriksa. “Dua artis ini diamankan dari kamar berbeda. Tapi satu hotel.

Ihwal terungkapnya prostitusi online ini, setelah Polda Jawa Timur memantau suatu kegiatan di medsos yang mencurigakan yang melibatkan artis artis. Pemantauan dilakukan dalam waktu hampir sebulan. Vennesa Angel dan Avrillya  Shaqqilla  diketahui selama ini bolak-balik Jakarta-Surabaya. Hasil pemeriksaan mucikari  Endang Suharti alias Siska (37) dan Tanti  (28) terus di lakukan.

“Kita sudah punya foto-fotonya dan nama-namanya, sudah punya transaksinya. Ada yang Rp 100 juta, ada yang Rp 80 juta, yang paling kecil Rp 25 juta,” kata Luki Hermawan kepada wartawan di Polda Jawa Timur.

Harga seorang artis itu dipatok tergantung kecantikan dan ketenaran artis. Jaringan prostitusi online jasa seks artis Endang Suharti alias Siska (37) dan Tantri (28) cukup besar. “Jaringan cukup besar, kami akan panggil satu persatu orang-orang terlibat jaringan ini,” tutur Kapolda JawaTimur Irjen Luki Hermawan.

SETAHUN 15 KALI

DATA rekapan transaksi antara Vennesa Angel dengan muncikari Endang Suharti terus didalami oleh Ke polisian. Sebab, penyidik meyakini, 15 kali transaksi keuangan yang dilakukan, diduga terkait dengan prostitusi online.

Upaya membongkar transaksi keuangan ini dibenarkan oleh Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, Kombes Akhamad Yusep Gunawan. Saat ini pihaknya menelusuri transaksi keuangan antara Endang Suharti alias Siska dengan artis Vanessa Angel. Sebab, meski ada 15 kali transaksi keuangan, namun nilainya tidak utuh seperti tarif Rp 80 juta yang dipatok saat transaksi prostitusi.

Dikonfirmasi mengenai jumlah pertransaksi, Yusep mengaku tidak hafal. Namun ia memastikan jika nilainya cukup bervariatif. Jumlahnya bervariatif, tidak sama antara satu transaksi dengan transaksi lainnya. “Saya tidak hafal," ujarnya.

Sebelumnya, dari data digital ponsel muncikari Endang Suharti, polisi memperoleh rekapan transaksi keuangan antara ES dengan artis Vanessa Angel  sebanyak 15 kali.

Dari jejak digital tersebut, transaksi antara Vanessa dan Endang Suharti terjadi dalam periode selama satu tahun terakhir, yakni dari 1 Januari hingga 5 Desember 2018. Satu artis pernah menjadi model majalah dewasa popular, dan satunya artis FTV.

Namun, dalam perkembangan penyidikan, polisi mendapati data 5 dari 45 artis lainnya yang diduga kuat masuk dalam jaringan prostitusi. Untuk artis dalam naungan muncikari TN antara lain berinisial AC, TP, dan BS. Serta untuk artis ML, serta RF diketahui merupakan asuhan muncikari ES.

Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan dua orang muncikari sebagai tersangka. Selama Setahun, Vanessa Angel 15 Kali Lakukan Transaksi dengan Mucikari Endang Suharti alias Siska.

Dikonfirmasi apakah status VA yang awalnya saksi korban dapat meningkat menjadi tersangka berdasarkan hasil temuan tersebut, Yusep menyatakan pihaknya masih terus mempertimbangkannya. "Status VA akan dikonstruksikan kembali. Saat ini masih tetap saksi korban," tambahnya.

Dia Itu Minta Tolong, Kok Malah Aku Ditahan

INILAH pengakuan dua mucikri artis jual diri Vennesa angel yaitu Endang Suhartini alias Siska (ES) dan Tantri (T). Kasus ini dinilainya menjadi aneh sebab hubunganya dengan Vennesa Angel hanya sebatas teman biasa. Lagi pula, aku nggak pernah menjual Vennesa Angel. Malah sebaliknya Vennesa Angel yang meminta tolong ke aku.

Lalu mengapa kok saya yang ditahan. Sedangkan dia bisa bebas. Saya betul betul di pojokan. Bahkan menjadi orang yang dianggap paling bersalah. Sdangkan komitmennya sesungguhnya Vennesa yang meminta bantuan mencarikan job diluar panggung. "Ini memang aneh,". ungkap ES dalam kesempatan memberikan keterangan persnya.

ES dan T merasa tidak pernak merekrut. Bahkan tidak punya anak buah. Justru, mereka mengatakan Vanessa Angel dan Selebgram lah yang menawarkan diri. "Tidak mengajak, ya, tetapi mereka (artis dan model) yang menawarkan diri,".

Siska dan Tantri hanya sebagai penghubung antara para artis dan pengguna jasa."Ya mereka memang mau. Aku hanya sekedar penghubung saja. Tidak lebih dari itu. Saat ditanya mengenai iming-iming, mereka kompak menjawab tidak ada iming-iming yang diberikan pada artis-artis tersebut.

Selain membeberkan VA, para mucikari artis itu juga menuntut agar para artis yang terlibat untuk dikenakan pasal yang sama.

Para mucikari itu menyesalkan kejadian yang kini menimpanya lantaran dari awal hanya menolong VA. Namun, setelah kejadian ini terungkap, Vanessa Angel dibebaskan. Tak hanya itu, ia juga mengatakan, kalau prostitusi online yang terungkap di Surabaya itu tak akan terjadi jika keduanya tak dimintai tolong.

"Kalau awalnya nggak ada kata tolong juga gak tidak akan terjadi seperti ini, kalau begini kami yang merasa dijebak," katanya lagi.

VA saat memberikan keterangan di Polda Jatim, beberapa hari lalu. Vanessa Angel akhirnya mengaku bersalah. Apalagi, kata dia, fee yang didapat dari prostitusi yang dilakukan Vanessa Angel, dirinya sebagai perantara hanya mendapat bagian kecil, 10 persn.

Sangatlah tidak adil mucirikasi ditahan,sedangkan Vennesa Angel bebas. "Kalau bisa sih diknakan pasal yang sama sehingga lebih adil. ES dan T juga tidak terima jika dicap sebagai mucikari artis. ES dan T hanya sebagai perantara yang bermaksud ingin menolong teman. (tim)

 

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Kerjasama antar daerah yang dibangun pemerintah setidaknya mampu mengoptimalkan potensi daerah dalam peningkatan daya saing perekonomian Indonesia. Apalagi captive market ASEAN sebanyak 40 persen berada di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo saat menjadi narasumber Talkshow Outlook Perekonomian Indonesia 2019 dengan tema

 “Meningkatkan Daya Saing Untuk Mendorong Ekspor” yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Selasa (8/1). 

Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim itu menjelaskan, sebagai langkah peningkatan kerjasama antar daerah dapat dilakukan dengan cara memperkuat pasar domestik, memperkuat basis industri pengolahan di berbagai pulau serta dukungan SDM ke daerah lain. 

“Kerjasama antar daerah bisa mengurangi beban. Jatim sendiri memiliki 26 kantor perwakilan dagang (KPD) pada 26 provinsi yang sangat membantu meningkatkan kerjasama antar daerah,” ujarnya.

 

Dicontohkan, Jatim bekerjasama dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Kerjasama tersebut melalui misi dagang pada tahun 2016 dengan mengimpor bawang dari Jatim senilai Rp. 980 juta per bulan. Selain itu, Jatim juga mengirim tenaga kerja petani ke kabupaten tersebut.

Selain kerjasama antar daerah, Pakde Karwo juga menekankan soal pentingnya tiga aspek ekonomi utama yang harus dilakukan untuk meningkatkan daya saing. 

Ketiga aspek tersebut yakni tentang produksi, pembiayaan, dan pemasaran. “Produksi ini sebagai langkah awal, sedangkan pembiayaan masih berat,” ujarnya.

Pakde Karwo mencontohkan, soal produksi sendiri di Jatim, memfokuskan pada aspek pengembangan sumber daya manusia (SDM). 

Selain itu, dilakukan standardisasi produk, peningkatan nilai tambah produk, serta ketersediaan infrastruktur darat, laut, dan udara. 

"Juga terdapat ketersediaan infrastruktur kawasan industri dengan total kawasan 36.344,28 Hektar," katanya.

Untuk pembiayaannya, dilakukan cara fiscal engineering dan creative engineering. Fiscal engineering melalui pembentukan BUMD baru utamanya bidang farmasi, pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) kesehatan dan non kesehatan. 

Termasuk penyertaan modal kredit dana bergulir penunjang ekspor dan hulu hilir agro maritim, serta loan agreement dengan Bank Jatim.

Sedangkan creative engineering dilakukan melalui pinjaman bank dan non bank seperti RSUD Pemprov ke Bank Jatim, obligasi daerah, dan public private partnership (PPP) SPAM Umbulan. 

Untuk aspek pemasaran, Pakde Karwo menjelaskan, kalau Pemprov Jatim melakukan penguatan pasar domestik melalui kerjasama antar daerah, yakni melalui KPD dan penguatan supply chain atau substitusi impor.

Tiga Komponen Penting Hadapi Persaingan

Pada saat membuka Talkshow Outlook Perekonomian Indonesia 2019 tersebut, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyampaikan tiga komponen penting yang harus dipenuhi dalam hal persaingan global.

Ketiga komponen tersebut yakni tentang kecepatan, hal murah serta hasil yang lebih baik dalam membuat produk. Dan salah satu negara yang memenuhi semua persyaratan tersebut adalah Cina. 

“Ketiga komponen daya saing tersebut telah dipenuhi Cina. Lebih baik, lebih cepat dan lebih murah,” kata Wapres Jusuf Kalla.

Menurutnya, kalau ingin maju harus selalu mengevaluasi apa yang sudah dan akan dikerjakan. Termasuk pemikiran para akademisi dalam memberikan pandangannya yang obyektif tentang apa yang harus dilakukan di negara ini.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan gambaran atau prospek satu tahun ke depan. 

Selain itu juga  menginformasikan pandangan maupun tanggapan dari stakeholder, sehingga bisa merumuskan daya saing Indonesia.

Dalam hal ini, lanjutnya, daya saing bisa dalam jangka menengah dan panjang. Namun perlu diingat juga penting jangka pendek meningkatkan daya saing. Apalagi melihat kondisi Import meningkat dengan pesat. 

“Dalam diskusi bisa dirumuskan langkah jangkah pendek dalam meningkatkan daya saing,” jelasnya.

Menko Perekonomian RI mengatakan, pada tahun 2019 pemerintah akan fokus dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

"Tahun 2019 akan dilengkapi supply side kalau tadinya fokus betul infrastruktur, tahun 2019 kita akan fokus peningkatan kualitas manusia. Terutama namanya pendidikan vokasi," kata Darmin.

Darmin mengatakan, peningkatan kualitas SDM penting mengingat sebagian besar pekerja di Indonesia lulusan SMP. Untuk itu, perlu jalan pintas untuk meningkatkan daya saing.(min)

Page 1 of 1825
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...