Madura

Published in Madura

GMNI Sumenep Melakukan Aksi Turun Jalan Kutuk Bom Gereja & Polrestabes Surabaya

May 16, 2018 Publish by 
GMNI Sumenep melakukan aksi turun jalan mengutuk bom tiga Gereja dan Polrestabes Surabaya
GMNI Sumenep melakukan aksi turun jalan mengutuk bom tiga Gereja dan Polrestabes Surabaya (kt/fidz)

SUMENEP (KoranTransparansi.com) - Sejumlah aktivis dari berbagai kalangan kembali mengecam aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. Tepatnya aksi bom bunuh diri yang terjadi di tiga gereja di Surabay, pada hari mimggu, 13/05/2018 dan aksi serupa menyusul yang terjadi di Mapolrestabes Surabaya pada Senin (14/5/2018).

Kesamaan kedua aksi bom bunuh diri tersebut adalah dilakukan oleh keluarga. Hal ini menjadi sorotan sejumlah aktivis yang menyatakan sikap tidak takut pada terorisme.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumenep melakukan aksi solidaritas di depan Gereja Pantekosta dan membagi-bagikan pita ‘merah putih’ kepada para pengendara di Jl.Trunojoyo.

Mansur ketua DPC GMNI Sumenep mengatakan bahwa melakukan bentuk aksi solidaritas dan bagi-bagi pita tersebut  mengecam keras aksi teror bom di Surabaya.

"tujuan aksi ini memberikan pemahaman kepada masyarakat, supayavtidak takut pada aksi teror bom di surabaya” kata Mansur, Selasa, 15/05/2018.

Merasa kurang puas melakukan aksi solidaritas tersebut hingga dilanjutkan ke gedung DPRD Sumenep, dengan maksud ada desakan penekanan Pemerintah melalui DPRD sumenep.

Kata Mansur, agar ada ancang-ancang untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme atau Perpu Antiterorisme.

“Iya tujuan kita ke gedung DPRD ini untuk menemui Ketua ataupun Anggota DPRD untuk bagaimana kita menegaskan Perpu itu dan agar disegerakan, sehingga masyarakat tidak diresahkan dengan kejadian itu" katanya.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada atas tindakan teror dan tindak kekerasan, serta tidak terpancing untuk membalas tindakan tersebut dengan ujaran atau aksi.

“sebagai warga Indonesia bersama sama memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun dan saling menjaga NKRI sehingga ideologi kebencian dan terorisme tidak mendapat pendukungnya" ungkapnya (fidz).

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...