Madura

Published in Madura

Disnakertrans Jatim Latih 50 Wirausaha Mandiri di Sumenep

Apr 12, 2018 Publish by 
Dinasnakertrans Provinsi Jatim melakukan prlatihan wirausaha yang diikuti 50 orang yang di pusatkan di Sumenep
Dinasnakertrans Provinsi Jatim melakukan prlatihan wirausaha yang diikuti 50 orang yang di pusatkan di Sumenep (kt/fidz)

Sumenep (KoranTransparansi.com) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur melakukan pelatihan kepada 50 wirausaha mandiri di Sumenep, Madura, jawa timur, sejak Rabu 11-13/04/2018 di Aula Hotel Utami Sumekar Sumenep. 

Pelatihan peningkatan penguatan keunggulan lokal bagi penduduk potensial melalui wirausaha mandiri di jawa timur angkatan II. UPT. Pelatihan ketransmigrasian dan kemasyarakatan dinas tenaga kerja dan transmigrasi provinsi jawa timur, yang ditempatkan di sumenep itu diikuti ibu dan bapak rumah tangga dan para pemuda yang berminat menggeluti dunia kewirausahaan. 

Kepala Disnakertrans Sumenep Mohammad Fadillah saat memberikan sambutan mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak terutama kepada Disnakertrans provinsi jawa timur yang telah dipercaya menjadi tuan rumah di kabupaten sumenep dalam kegiatan tersebut. 

“dari 50 peserta yang hadir  saat ini adalah bentuk keseriusan disnakertrans provinsi jatim  untuk membangkitkan perekonomian daerah dan mengurangi angka pengangguran" tuturnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan pelatihan keunggulan lokal wira usaha mandiri angkatan II.

Fadillah menambahkan bahwa kegiatan yang  dilakukan Disnakertrans sumenep dan provinsi jatim guna meningkatkan SDM dan adanya bekal, baik itu secara tehnis dalam pelatihan yang berlangsung. 

Kepala Disnakertrans provinsi Jatim melalui Syaiful, Plt. Kepala Upt. Pelatihan transmigrasi dan masyarakat disnaker jawa timur mengatakan ini adalah salah satu bagian untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di jawa timur.

"ini untuk meningkatkan kompetensi lokal wira usaha mandiri. Sebab angka pengangguran di jawa timur saat ini mencapai sekitar 800.000 angka penganggurannya" terangnya.

Syaiful melanjutkan semuga adanya pelatihan ini bisa bermanfaat bagi semua peserta bapak ibu dan pemuda yang jadi peserta pelatihan ini.

"Mengingat banyaknya tenaga migran di jatim itu sekitar tiga ribu enampuluh sembilan, sedangkan kuota atau alokasi yang diberikan pusat hanya sekitar enam puluh lima kk" katanya saat diminta keterangan korantransparansi.com.

Sehingga menurut keterangan Syaiful, masih banyak para pendaftar yang belom masuk tenaga migran, untuk itulah kami memberikan solusi sambil menunggu peluang yang lainnya.

Ia berharap dengan adanya pelatihan ini para peserta bisa memanfaatkannya dan supaya ada gairah wira usaha mandiri yang terus dikembangkan.

Subiyani, S. Sos. MM. Sebagai Ketua pelaksana menerangkan dalam pelatihan ini  Turut hadir kepala Disnakertran migrasi provinsi jatim yang diwakili bapak Syaiful, Plt. Kepala Upt. Pelatihan transmigrasi dan masyarakat disnaker jawa timur, Kadisnakertrans Sumenep, dan Suhardi ketua Upt. BLK Disnakertrans sumenep  (fidz).

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...