Madura

Published in Madura

Pelayanan Tidak Profesional : Puskesmas Legung Sumenep Rugikan Warga.

Feb 19, 2018 Publish by 
Warga Desa Legung Sumenep menyesalkan pelayanan Puskesmas Legung yang dinilainya tidak profesional sehingga pasien banyak dirugikan.
Warga Desa Legung Sumenep menyesalkan pelayanan Puskesmas Legung yang dinilainya tidak profesional sehingga pasien banyak dirugikan. (kt/fid)

Sumenep (KoranTransparansi.com) - Masriyanto juru bicara Gerakan pemuda peduli (GP2) Dapenda kecamatan Batang-Batang Sumenep mengeluhkan dan bahkan meragukan pelayanan UPT. Puskesmas Legung Senin, 19/2/2018 pagi.

"Masyarakat disini banyak mengeluh, karena pelayanan dan penangananya kurang sehat dan kurang hati-hati sehingga masyarakat enggan untuk periksa di UPT. Puskesmas Legung ini"  paparnya saat ditemui korantransparansi.com dirumahnya.

Masriyanto menambahkan, beberapa  bulan lalu sekitar tanggal 21 Agustus 2017 ada pasien bernama Nabil Hidayat, umur 12 tahun, setatus masih pelajar, asal Dusun Dapende Timur Desa Dapende Kecamatan Batang batang mengeluhkan rasa sakit dibagian kakinya sampai saat ini.

"Nabil tersebut mengalami luka tidak seberapa, setelah diperiksa dan dijahit di UPT Puskesmas Legung seharusnya semakin sembuh namun ini mengalami pembengkakan, akhirnya pihak keluarga membawa Nabil ke Kota" tuturnya 

Kata Masriyanto ini menunjukkan bahwa UPT. Puskesmas Legung kurang profesional dan masih banyak keluhan warga yang lain

"Kalau sampai masalah ini belum terselesaikan dan warga masih banyak mengeluh, maka kami semua masyarakat mulai dari pemuda hingga tokoh agama akan melaporkan kepada anggota DPRD sumenep di komisi IV nanti dan kepada pihak-pihak yang berwajib" lanjutnya pada koran transparansi.com saat melakukan investigasi. 

Sementara H. Syamsuri sebagai kepala UPT. Puskesmas Legung saat dikonfirmasi sangat merespon apa yang menjadi keluhan warga setempat.

"Ya benar mas, saudara Nabil Hidayat tersebut dulu memang periksa disini, tapi pihak keluarga meminta dirawat dirumahnya, bahkan kami sudah memaksa untuk tetap dirawat dirumah sakit tapi tetap tidak mau" tuturnya saat dikonfirmasi melalui telepon korantransparansi.com.

"Mengenai masalah tersebut kami sudah komunikasi baik dengan pihak keluarganya" jelasnya

Sementara Moh. Subaidi ketua komisi IV  DPRD sumenep saat mau dikonfirmasi di kantor parlemen tersebut tidak ada, bahkan dikonfirmasi melalui telpon pun sampai saat ini sangat sulit (fid).

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...