Madiun

Gubernur Jatim Soekarwo menghadiri arfa Harganas di Madiun, Jumat (13/7/2018)

Madiun (KoranTransparnsi.com) - Seorang ibu dalam sebuah keluarga mempunyai peran sangat penting. Peran Ibu identik dengan sifat kasih sayang kepada anak-anaknya. Karena itu, tak berlebihan bila pembentukan karakter anak sangat bergantung pada sosok ibunya. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur saat memberikan sambutan di acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasinal (Harganas) XXV Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Alun-alun Mejayan Caruban, Kabupaten Madiun, Jum’at (13/7).

Peran penting tersebut, ujar pria yang lekat dengan sapaan Pakde Karwo itu,  termasuk peran sebagai guru utama bagi keberhasilan keluarga. "Rasulullah SAW bahkan menyebutnya sampai tiga kali, karena memang peran seorang ibu sangat besar bagi pembentukan karakter dan keberhasilan anak-anak serta keluarganya,” tuturnya. 

Selain peran di dalam keluarga, banyak pula peran yang dijalankan oleh para wanita hingga beberapa diantaranya meraih penghargaan. Diantaranya adalah penghargaan di bidang koperasi dan keberhasilan keluarga berencana (KB). 

“Semua keberhasilan tersebut ditangani oleh ibu-ibu,” terangnya.  

Karena itu, Pakde Karwo minta agar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bisa  menambah anggaran untuk pemberdayaan ekonomi keluarga.

Di akhir sambutannya, Pakde Karwo  minta kepada para bupati, walikota serta Ketua Tim Penggerak PKK agar menambah program-program produktif bagi ibu-ibu sebagai pengendalian reproduksi.

Sebelumnya, pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo dan Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Jatim, Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi  menyerahkan berbagai penghargaan kepada para pemenang lomba dalam rangk memperingati Harganas XXV Yahun 2018 Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diantaranya Lomba Pelaksanaan Hidup Keluarga Bersih dan Sehat Dalam Rumah Tangga dengan kategori Kota diraih Kota Surabaya (Juara  I), Lomba Posyandu (Kota Surabaya) dan Juara I KB Kesehatan (Kota Pasuruan) serta Lomba Hidup Sehat dan Bersih untuk Rumah tangga Juara I (Kota Madiun).

Disamping itu diserahkan penghargaan antara lain; Juara Pertama sebagai Motivator KB Pria (Vasektomi) di Bojonegoro, Sersan Satu Supandi (TNI), Juara kedua diraih Subari dari Ponorogo, dan Juara ketiga diraih Mustakim dari Kota Madiun. Juga penghargaan Lomba KB lestari 10 Tahun  Juara pertama oleh Kab. Mojokerto, KB Lestari 15 Tahun Juara pertama diraih Kab. Ponorogo dan KB Lestari 20 tahun Juara pertama diraih oleh Kab. Madiun. Penghagaraan Lomba Kader Institusi Lomba Penyuluh KB, Lomba Karya Tulis serta Lomba Puskesmas. 

Sementara itu, Plt. Kepala BKKBN Pusat, dr. Sigit Priyo Utomo, M.Kes mengatakan, keberhasilan pembangunan semuanya dimulai dari keluarga. Kalau di keluarga kecil berjalan baik dan berhasil, maka otomatis lingkungan sekitarnya pasti baik dan begus, karena dampak dari keberhasilan para keluarga yang terdapat pada lingkungan terdekat. Untuk itu, peran keluarga dalam pembangunan sangat besar dan dibutuhkan sampai kapanpun.

Selain keluarga, peran Generasi Berencana (Ganre) juga sangat dibutuhkan untuk keberhasilan pembangunan ke depan. Sebab, peran Genre sangat penting untuk menyosialisasikan generasi berencara dalam memberikan informasi kesehatan generasi muda. 

“Ganre bisa memberikan keterangan bahayanya kawin usia muda, pentingnya hidup sehat bagi kaum remaja. Untuk itu, para remaja  dihimbau oleh duta Ganre agar terus menjauhi narkoba atau barang-barang terlarang lainnya. Generasi muda lebih baik membangun image dengan berkarya dan meraih prestasi positif yang lebih baik, seperti prestasi dalam pendidikan atau prestasi dibidang enterprenuer.

Ikut hadir dalam acara tersebut selain para Bupati dan Walikota se Jatim  dan Kepala OPD Prov. Jatim serta Forpimda Kab./Kota Madiun serta kepala OPD Kab/Kota Madiun dan Kepala BKKBN Kab/Kota se jatim.(min)

Lima Fraksi di DPRD Kota Madiun akhirnya setujuhi LKPj tahun 2017 meski dalam pandangan umum fraksi banyak menyorot soal Silpa anggran yang mencapai Rp 308 miliari

MADIUN (KoranTransparansi.com) – Usulan eksekutif soal laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 akhirnya disetujuhi DPRD dan diteken melalui sidang papripurna  dewan. Lima fraksi di DPRD Kota Madiun menyetujui LKPj yang disodorkan pemerintah setempat.

 Polisi memadamkan kebakaran hutan milik Perum Perhutani di Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur,

Ponorogo (KoranTransparansi.com) - Kawasan hutan milik Perum Perhutani di wilayah Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur terbakar pada Sabtu (30/6).

Kapolsek Sampung AKP Sugeng Sukamto di Ponorogo, Minggu, menuturkan, areal hutan yang terbakar berada di petak 107C wilayah Kesatuan Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Pagerukir Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sumoroto.

"Pada hari Sabtu (30/6) sore kami menerima laporan dari Pak Suyitno, Kepala Resort Pemangkuan Hutan Pagerukir, bahwa telah terjadi kebakaran wilayah KRPH Pagerukir, BKPH Sumoroto," jelas Sugeng Sukamto.

Ia mengatakan, bagian yang terbakar adalah semak belukar di areal yang terdapat tanaman pohon jati.

"Yang terbakar semak semak dan rumput kering yang di atasnya ada tanaman pohon jati di kawasan hutan petak 107C seluas sekitar dua hektare," ujarnya.

Anggota Polsek sampung, kata dia, bersama petugas Perum Perhutani segera melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya.

"Anggota Polsek Sampung bersama Petugas Perhutani melakukan pemadaman dengan menggunakan alat seadanya. Dan akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan," ucapnya.(eka/med)

Pramono Hadiri Kampanye Gus Ipul-Puti, Pengamat: Wujud Nyata Dukungan Jokowi

MADIUN (KoranTransparansi.com) - Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung ikut hadir dalam kampanye akbar Calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno yang dihadiri puluhan ribu massa di Lapangan Gulun, Kota Madiun, Kamis (21/6/2018). 

Menteri yang dikenal dekat dengan Jokowi itu hadir berbatik merah dengan motif cokelat. Dia tampak semringah dan terus bertepuk tangan di atas panggung kampanye di hadapan puluhan ribu massa yang menyemut.

Saat sesi foto bersama, Pramono ada di barisan terdepan tepat di samping Ketua Tim Pemenangan Internal PDIP untuk Pilgub Jatim Ahmad Basarah dan Puti Soekarno. Di samping Puti berdiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Kehadiran Pramono dibaca oleh pengamat politik Universitas Brawijaya Dr Romy Hermawan sebagai bentuk dukungan Joko Widodo kepada duet Gus Ipul-Puti.

“Kehadiran Pramono semakin menguatkan kabar yang berembus kuat bahwa Pak Jokowi lebih nyaman dengan kemenangan Gus Ipul dan Puti di Jatim dibanding jika yang menang Khofifah,” ujar doktor lulusan Universitas Potsdam Jerman tersebut.

Menurut Romy, kehadiran Pramono tersebut bukan hanya karena dia merupakan kader PDI Perjuangan, salah satu partai yang mengusung Gus Ipul-Puti. Kehadiran Pramono bisa diartikan sebagai wujud dukungan Jokowi untuk Gus Ipul-Puti.

“Sebagai salah satu menteri yang dikenal dekat dengan Pak Jokowi, kehadiran Pak Pramono pasti membawa pesan khusus. Dalam ilmu komunikasi politik, kita bisa membaca kedatangan Pramono di kampanye Gus Ipul-Puti ini pada komponen komunikasinya, terutama siapa komunikatornya, apa pesannya, dan bagaimana efeknya,” jelas Romy.

Dari aspek komunikator atau pembawa pesan, lanjut dia, yang memainkan peran tergolong “berkelas”, yaitu menteri “ring utama” yang dikenal dekat dengan Jokowi.

Pramono juga kerap dijadikan rujukan tentang sikap presiden terhadap suatu isu di ruang publik.

Kemudian dari aspek pesan yang dibawa, tentu saja adalah penguatan dukungan Jokowi untuk Gus Ipul-Puti. “Jadi kita harus membaca ini sebagai suatu rangkaian narasi politik. Sebelumnya Pak Jokowi menunjukkan keakraban dengan Puti di depan publik saat peringatan Hari Lahir Pancasila, dan sekarang Pak Pramono hadir. Pak Pramono datang kan pasti seizin presiden,” ujarnya.

Adapun dari aspek dampak yang ditimbulkan dari paduan pembawa pesan dan konten pesannya, menurut Romy, adalah pembentukan persepsi publik tentang dukungan Jokowi untuk Gus Ipul-Puti. “Artinya, dukungan Pak Jokowi yang dinarasikan dalam serangkaian aktivitas sebelumnya, yang dipuncaki dengan kedatangan Pramono, akan menyatukan kekuatan pendukung Jokowi untuk memenangkan Gus Ipul-Puti,” jelasnya. (den)

 

 Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Machfud Arifin (keempat kanan) memberikan penjelasan saat inspeksi dan merilis sitaan balon udara di Mapolres Ponorogo, Jawa Timur, Senin (18/6). (Foto: Istimewa)

Ponorogo (KoranTransparansi.com) - Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Machfud Arifin memerintahkan anggotanya untuk melakukan tindakan tegas melalui proses hukum bagi penerbang balon udara tanpa awak.

"Masyarakat sudah diberi edukasi. Kalau tidak mempan, mau tidak mau ya harus dilakukan proses hukum sampai persidangan di pengadilan," tegas Kapolda Machfud Arifin saat mengumumkan sitaan balon udara di Mapolres Ponorogo, Jawa Timur, Senin.

Menurut dia, menerbangkan balon udara yang menggunakan tenaga asap dan api yang selama ini dilakukan masyarakat Ponorogo berbahaya bagi penerbangan.

"Menerbangkan balon udara sangat membahayakan penerbangan. Sangat mempengaruhi penilaian Indonesia terhadap penilaian penerbangan sipil internasional," ujarnya.

Dikutip dari Antara Jatim , Kapolda Machfud Arifin mengungkapkan banyaknya balon udara berukuran besar dengan api yang besar pula terbang hingga mencapai ketinggian 35 ribu kaki.

"Balon berukuran besar dengan api yang besar terbangnya bisa mencapai ketinggian 35 ribu hingga 40 ribu kaki. Ini sangat membahayakan, karena terbangnya bisa sampai tiga hari," jelasnya

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Radiant menyebutkan tim gabungan Polri dan TNI telah melakukan patroli kewilayahan. Dalam patroli tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan 43 balon udara.

Setiap merayakan Hari Raya Idul Fitri masyarakat Ponorogo memiliki tradisi menerbangkan balon udara. Sebagian lagi, balon udara tersebut ditambah petasan yang akan meledak ketika di udara.(jon)

Sambil Terisak, Guru Madin Ini Berikan Testimoni Keberhasilan Gus Ipul

MAGETAN (KoranTransparansi.com) - Ada kejadian menarik kala Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf bertemu relawannya di Magetan, Selasa (29/5/2018). 

Di forum bertajuk "Konsolidasi Relawan Pemuda Nahdliyin Kabupaten Magetan untuk Kemenangan Gus Ipul dan Mbak Puti" ini, Gus Ipul mendapat testimoni dari seorang guru madrasah diniyah (madin). 

Yang mana, guru tersebut merupakan satu di antara penerima beasiswa pendidikan S1 yang digagas oleh Gus Ipul ketika masih menjabat Wakil Gubernur. 

Di hadapan Gus Ipul dan peserta pertemuan yang juga dihadiri oleh ribuan guru madin yang tergabung di Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Magetan, guru perempuan tersebut lantas bercerita. 

"Mohon izin. Kami ingin menyampaikan kegembiraan saya bisa bertemu kembali dengan Gus Ipul," ujar Siti Fariningsih, seorang penerima beasiswa program S1 dengan terisak yang lantas terdiam.

"Saya mengalami sendiri dampak positif program madin yang digagas oleh Gus Ipul. Alhamdulillah, berkat Gus Ipul, saya bisa kuliah S1," kata Siti melanjutkan. 

Ia bercerita, bahwa sejak program madin diluncurkan pada 2010 silam, ia antusias untuk ikut mendaftar sebagai salah satu penerima program beasiswa. Baru pada 2013 silam ia akhirnya menjadi salah satu penerima di antara ribuan guru madin penerima beasiswa di tahun yang sama. 

"Akhirnya saya lulus sarjana tepat waktu pada 2017 lalu," cerita Siti yang merupakan guru madin Baitul Ulum, Karangsono ini. 

Ia menjelaskan, sulit baginya untuk melanjutkan jenjang sarjana andai tanpa program beasiswa. Salah satu kendalanya adalah biaya. "Oleh karenanya, saya berterimakasih. Insya Allah, program ini memberikan kebaikan terhadap pendidikan di Jawa Timur," kata alumnus jurusan Tarbiyah di salah satu perguruan tinggi Islam di Magetan ini. 

Dengan semangat ini pula, ia bersama rekan-rekannya masuk dalam tim pemenangan pasangan Gus Ipul dan Puti. 

"Program ini harus dilanjutkan. Banyak teman saya yang kini bisa menempuh pendidikan S1. Kami juga masih punya cita-cita untuk melanjutkan program ke S2," kata perempuan yang telah 15 tahun menjadi guru madin ini. 

Mendengar cerita Siti, Gus Ipul pun membenarkan bahwa pemerintah provinsi selama ini telah mengalokasikan anggaran khusus pengembangan madin. Yang mana, jumlahnya mencapai ratusan miliar tiap tahunnya. 

"Bahkan, Jatim menjadi satu-satunya provinsi yang memberikan anggaran khusus bagi madin Di indonesia," kata Gus Ipul pada sambutannya. 

Satu di antara program pengembangan madin ini menyasar guru melalui pemberian beasiswa. Tercatat, ribuan guru madin mendapat beasiswa ini, baik untuk jenjang S1 maupun S2. 

"Inilah yang nantinya kami lanjutkan melalui program madin plus. Kami akan perluas cangkupan penerimanya," kata Gus Ipul. 

Tak hanya melalui beasiswa, pihaknya juga akan memberikan kepastian upah guru melalui Upah Minimum Guru (UMG). 

Menanggapi dukungan kalangan Nahdliyin dan juga para guru madin, Gus Ipul pun kian optimistis meraih hasil positif di Magetan. 

"Kalau semuanya bekerja, maka Insya Allah kita akan membuat sejarah. Kita lanjutkan program pro kesejahteraan rakyat agar terwujud "Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur," kata Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini. (den)

  •  Start 
  •  1 
  •  End 
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...