Lamongan

Published in Lamongan

Hari Pertama Masuk, Siswa MAN 1 Lamongan Ditantang Jadi Anak Hebat Bermartabat

Jul 16, 2018 Publish by 
Sebanyak 1200 siswa baru MAN l Lamongan mengikuti upacara masa ta'aruf di hari petama masuk sekolah
Sebanyak 1200 siswa baru MAN l Lamongan mengikuti upacara masa ta'aruf di hari petama masuk sekolah (kt/min)

Lamongan (KoranTansparansi.com) - Seluruh siswa di tanah air serentak masuk sekolah hari ini, Senin (16/07/2018) setelah libur panjang. Begitu juga dengan siswa MAN 1 Lamongan. Bahkan sejak pukul 06.30 WIB, seluruh siswa MAN 1 Lamongan berjumlah 1.210 anak sudah mulai berkumpul di halaman madrasah untuk lebih dahulu mengikuti upacara pembinaan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) tahun ajaran 2018/2019.

Bukan hanya siswa, seluruh civitas akademika madrasah juga ikut dikumpulkan untuk sekaligus mendapat arahan dari Kepala MAN 1 Lamongan Akhmad Najikh. Seluruh siswa membentuk baris berigade di halaman madrasah berdasarkan kelas masing-masing, sementara para guru dan karyawan berjajar di seberang depan siswa. 

“Saya ucapkan selamat datang di kampus hijau,” ucap Akhmad Najikh mengawali sambutan pembinaanya, Senin (16/07/2018).

Akhmad Najikh mengaku senang melihat wajah-wajah para civitas akademika yang berseri-seri penuh ceriah datang ke madrasah mengawali tahun ajaran baru.Dirinya yakin ke depan madrasah akan lebih baik lagi karena dirinya melihat adanya potensi itu, baik dari siswa maupun dari para guru. 

“Karena untuk menjadikan madrasah hebat, faktor utama bukan kepala madrasah. Saya ini tidak ada apa-apanya. Yang bisa membuat madrasah hebat adalah karena adanya sinergitas siswa dan guru. Kalau siswa dan guru saling terintegrasi, semuanya akan tercapai,” tegas dia.

Untuk itu, dirinya perlu menyampaikan tiga pesan untuk mewujudkan semua itu. Pertama, lanjut dia, seluruh civitas akademika diharapkan masuk ke madrasah secara totalitas jiwa dan raga, baik untuk siswa maupun guru. 

Diharapkan ke depan, tidak ada lagi siswa datang ke madrasah hanya fisiknya semata, sementara jiwa dan pikirannya di rumah atau di tempat main. “Bapak-ibu guru juga demikian, mengajar dengan hati, dengan jiwa jasmani dan rohani. Anak-anak juga harus begitu, mengikuti pelajaran dengan hatinya,” ujar dia.

Kedua, kata dia, dirinya berharap siswa berniat ke madrasah untuk belajar mencari ilmu, bukan berniat ingin bertemu siapa atau kepentingan lain, apalagi datang karena dipaksa orang tua. Bagi dia, niat tersebut akan sangat menentukan hasil. “Kalau niatnya sudah salah, maka hasilnya juga akan tidak maksimal,” tutur dia.

Ketiga, kata dia, disiplin. Menurut dia, disiplin akan menjadi faktor penting dalam proses belajar mengajar di madasah. Disiplin bukan hanya menjadi keharusan bagi siswa, tetapi juga semua dewan guru. “Mari kita sama-sama berdoa supaya anak-anak madrasah ini menjadi anak hebat bermartabat. Belajar dengan baik untuk menjadi ilmu yang bermanfaat,” kata dia.

Sementara  itu, Waka Kurikulum MAN 1 Lamongan Suminto menambahkan kegiatan matsama siswa baru kelas X akan dilasnakan selama empat hari, mulai Senin (16/07/2018) hingga Kamis (19/07/2018). 

Dikatakan, kegiatan matsama ini penting untuk mengenalkan madrasah pada para siswa baru. Diharapkan, mereka tahu jati diri madrasah, mulai dari visi-misinya hingga program yang dimiliki madrasah. “Madrasah kita ini punya ciri khas dan keunggulan, berbeda dengan sekolah lain,” tutur Sumino.

Selain memang memberikan porsi konten agama sebagaimana madrasah lain, lanjut dia, MAN 1 Lamongan memiliki program unggulan di bidang ketrampilan. Bahkan, madrasah juga menjalin kerjasama dengan ITS Surabaya untuk membuka Program Pendidikan Terapan dalam Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Prodistik), sebuah program serata diploma. Jadi, siswa lulus dari madrasah sekaligus mendapat ijazah diploma dari ITS.

Selain prodistik, lanjut dia, materi lain yang juga akan disampaikan pada siswa baru adalah mengenai adiwiyata, ICT, kegiatan-kegiatan ektrakurikuler mulai kegiatan drumband hingga jurnalistik. 

“Dan tidak kalah penyingnya adalah mengenai absensi karena kita sudah bertekad untuk menjadikan MAN 1 Lamongan sebagai madrasah digital. Jadi, semua siswa yang masuk atau tidak akan otomatis muncul laporan yang langsung terbaca oleh orang tua masing-masing,” ucap dia. (min)

 

banner

> BERITA TERKINI lainnya ...