Kota Batu

Published in Kota Batu

Gubernur Jatim:Hal Pertama yang Harus Diurus Pemerintah adalah Keadila

Jan 09, 2018 Publish by 
Gubernur Jatim dan Walikota Batu Dewanti Rumpoko
Gubernur Jatim dan Walikota Batu Dewanti Rumpoko (Foto/Hms)

Batu (Koran Transpatansi) - " Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengingatkan bahwa tugas pemerintah  yang  utama adalah  mengurusi   keadilan," .kata orang nomor satu di Jawa Timur itu saat memberi sambutan pada acara Serah Terima Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Batu di Gedung DPRD Kota Batu, Senin (8/1).

Masalah keadilan menjadi tugas pemerintah, sedangkan keamanan dan kriminal menjadi tugas TNI dan Polri.  "Jangan dibiarkan yang kecil kalah dalam bertarung dengan yang besar, ya pasti kalah. Untuk itu, yang kecil harus diurus pemerintah dan yang besar difasilitasi,” tegas Pakde Karwo.

Yang kecil harus diutamakan dan diberdayakan serta dibantu agar mereka bisa dan mampu  berkarya.  Kalau sudah bisa berkarya, dipastikan mereka bisa hidup dan berkembang. Sementara itu, yang besar difasilitasi. Dengan demikian, mereka sama-sama bisa hidup berdampingan dan berkembang  dengan baik.

Dalam kesempatan sama, Pakde Karwo  minta Pemerintah Kota Batu  harus mempunyai komitmen  terhadap proses pembangunan  berkelanjutan  yaitu yang baik  harus dilanjutkan. Jangan sampai program pembangunan  dibongkar semua dan membuat  program baru  semua, tidak mengindahkan  program pembangunan yang lama meskipun itu bagus.  “Jadi harus ada kesinambungan, yaitu yang baik dilanjutkan dan yang kurang baik diganti dengan program pembangunan yang baru,” tegas Pakde Karwo.

Gubernur juga mengingatkan bahwa  pemegang otoritas keuangan itu ada  pada walikota bukan di wakil walikota. Untuk itu harus segera dibicarakan  dengan DPR mengenai rencana program pembangunan dengan baik dan transparan.

Menyinggung, komitmen RPJMD Kota Batu dengan Nawa Bhakti ( Pembangunan berkelanjutan) yaitu membangun  Batu dari pinggiranyaitu dengan Desa Berdaya  dan Kota Berjaya , Pakde Karwo menyarankan,  selain membangun daerah  menggunakan budaya,  satu hal paling penting lainnya dan menjadi dasar dalam keberhasilan pembangunan yakni  spiritual. 

Dengan landasan agama yang kuat, diyakininya semua akan menjadi baik dan jalannya lancar. Selain tokoh agama, tokoh masyarakat juga hendaknya dilibatkan dan diajak ngomong atau rembukan. 

Dengan  ngumpul bareng  membicarakan rencana program, hasilnya akan jauh lebih baik dan bagus dari pada  hasil yang dipikirkan sendiri, sebab, hasil pikiran sendiri belum tentu bisa diterima oleh orang lain. "Baik menurut kita belum tentu baik menurut orang lain," ujarnya.

Dalam pidatonya, Walikota Batu Dewanti Rumpoko memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kota Batu tumbuh signifikan yang topang tiga sektor  utama,  yakni perdagangan sebesar 18 %, pertanian sebesar 16 % dan sektor pariwisata sebesar 15 %.

Dewanti mengatakan, saat ini perjalanan pemerintahan Kota Batu sudah memasuki usia yang ke-16 atau usia yang relatif masih muda untuk ukuran berdirinya sebuah kota. Selama kurun waktu tersebut telah terjadi pergantian kepemimpinan daerah selama 4 (empat) periode. 

Meski usianya relatif masih muda, namun masyarakat Kota Batu sangat  dewasa dalam masalah proses politik. Hal itu dibuktikan dengan pelaksanaan pemilukada yang lalu.

"Alhamdulillah selama pelaksanakaan Pemilukada  dapat berjalan lancar, tertib, aman dan damai serta tidak tidak gejolak ataupun gangguan. Sehingga pelaksanaannya  sangat rapi dan masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya sesuai dengan pilihan hati nurani," ujarnya.  

Juga tingginya tingkat partisipasi masyakat yang menggunakan hak suaranya mencapai hampir 81,2 % dari total 149.248 daftar pemilih tetap. Angka ini melebihi dari target nasional sebesar 77 %. Serta lebih baik dibanding Pilkada Tahun 2012 yang mencapai 74,8%. (kho/min)

banner

> BERITA TERKINI lainnya ...