Kota Batu

Published in Kota Batu

Jukir Menjerit,Ketua MPC PP Kota Batu Angkat Bicara

Jun 10, 2017 Publish by 
Salah satu Jukir Gor Ganesha merana meratapi lahan untuk menghidupi keluarganya yang bakal digusur
Salah satu Jukir Gor Ganesha merana meratapi lahan untuk menghidupi keluarganya yang bakal digusur KT/Agus
BATU ( KT ) – Puluhan Juru Parkir (Jukir) di halaman Gor Ganesha Kota Batu terancam digusur dari tempatnya mengais rezeki  di halaman Plaza Alun Alun Kota Batu.
Para Jukir di kawasan tersebut sejak Sabtu (10/6/2017) sudah mulai dirundung gelisah.Sebab, mereka bakal terancam kehilangan mata pencahariannya.
 
Itu terjadi karena sudah mendapat surat pemberitahuan dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.
 
Sesuai isi surat pemberitahuan itu menyebutkan bahwa pembangunan Food Court Kaki Lima di parkiran Plaza Batu bakal segera dimulai bulan Juni 2017 ini.
 
Surat pemberitahuan yang ditandatangani Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Pemkot Batu, Ir Iwan Guritno tersebut,bak ancaman teror bagi para Jukir yang ada.
 
“Kami tidak tahu kenapa pembangunan itu harus dilaksanakan Juni ini. Yang pasti jelang lebaran kami dipastikan terancam tak bakal punya penghasilan,” kata salah seorang Jukir.
 
Menyikapi kegalauan tersebut Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Batu, Endro Wahyu Wijoyo merasa prihatin. Dia pun angkat bicara.
 
“Untuk menyikapi hal ini, kami akan segera melakukan audiensi dengan dinas terkait. Sebab, ini momen pembangunan itu tidak pas. Ini jelang lebaran, para Jukir itu butuh untuk mengais rezeki di situ,” papar dia.
 
Makanya, Endro merasa geram dengan sikap aparat Pemkot Batu. Alasannya, tanpa ada kordinasi sebelumnya dengan para Jukir.
 
“Lantas mau dibawa kemana mereka semua itu. Tragisnya pemberitahuan pada mereka hanya lewat surat begitu saja,” kata Endro Wahyu Wijoyo.
 
Yang perlu diketahui,kata Endro, “Para Jukir tersebut adalah orang – orang Batu semua. Jadi seyogyanya dari dinas terkait kalau mengambil kebijakan juga perlu mempertimbangkan dampaknya,” kata Endro.
 
Sampai berita ini diturunkan,Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Pemkot Batu, M Chory belum berhasil di konfirmasi.Saat korantransparansi.com mencoba menghubungi selullernya tak terdengar nada sambung.(Agus.S).
banner

> BERITA TERKINI lainnya ...