Kediri

Foto : Para peserta saat berlaga di Skatecross, rangkaian HUT Kabupaten Kediri Ke-1214

KEDIRI (Korantransparansi) - Under, set, go !!! Sekuat tenaga para peserta Skatecross berlari melewati rintangan pada lintasan yang menikung dan pastinya memacu adrenalin. Terbentur, terpeleset, terjungkir, hingga kram kaki sudah menjadi hal lumrah bagi para Saktecross hebat. Tanpa putus asa, hentakan kaki mampu taklukkan rintangan hingga garisfinish.

Foto : Persiapan Seminar " Jangan Ngawur di Medsos" di kantor AJI Kediri

KEDIRI (Korantransparansi.com) - Sebagai wujud penolakan berita hoax yang kian marak, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri, menggelar seminar bertema " Jangan Ngawur di Medsos " . Acara berlangsung, Selasa (20/3/2018), bertempat di kantor Sekretariat AJI Kediri, Jalan Adi Sucipto, Kota Kediri.

Hadir dalam acara itu, dua narasumber,  yakni, Ika Ningtyas, Korwil AJI Jatim yang memiliki keahlian di bidang analisa informasi palsu atau hoax. Lalu, Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi, yang akan bicara perihal hukum pidana.

“ Hari ini, memang ada diskusi bertema " Jangan Ngawur di Medsos ". Tujuan kami, adalah edukasi kepada masyarakat dan sebagai bentuk penolakan Hoax,” jelas Ketua Aguk Fauzul, Ketua AJI Kediri.

Sekedar diketahui, acara tersebut erbuka untuk umum dengan mengundang Komunitas Nitizen, Pers,  kalangan Akademisi dan semua Wartawan di Kediri.(bud)

Puluhan sopir wilayah Kabupaten Kediri saat menggelar aksi.

FotoKEDIRI ( Koran transparansi.com) - Puluhan sopir Angkot di Kabupaten Kediri melakukan aksi di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, Senin (19/3/2018). Mereka, menuntut angkutan online yang dirasa sampai saat ini tak mempunyai izin operasi, agar tidak beroperasi di wilayah Kabupaten Kediri.

Tim KPU Kota Kediri yang ikut berbaur berjalan kaki di Pawai Ogoh-ogoh.

KEDIRI  (Korantansparansi.com) - Dalam rangka memberikan pemahaman yang maksimal terhadap masyarakat, akan pentingnya moment Pilwali Kediri 2018 ini, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kota Kediri gencar melakukan sosialisasi.

Salah satu yang dilakukan, dengan mewarnai pawai ogoh-ogoh, yang merupakan rangkaian Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1940.

Menurut Moch Wahyudi, Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Keuangan, Umum dan Logisitik, dipilihnya pawai ogoh-ogoh sebagai ajang sosialiasi Pilwali Kediri, lantaran terdapat ribuan massa didalamnya.

" Pola yang kami terapkan sederhana, Tim dari KPU Kota Kediri mengenakan T shirt ajakan ' Jangan Lupa Pilwali Kediri 27 Juni 2018 Datang Ke TPS, Menyuarakan Hak Pilih'. Disisi lain, pembagian brosur juga kami lakukan" kata Moch Wahyudi, Sabtu (17/3/2018).

Dijabarkanya, harapan KPU Kota Kediri yang selalu hadir dan muncul dalam setiap event apapun, bisa memberikan edukasi akan Pilwali Kediri dan juga Pilkada Serentak yang tinggal beberapa bulan lagi.

" Bisa berjalan maksimal dan berjalan sukses, hingga angka Golput bisa diminimalisir. Ini harapan Kami ( KPU Kota Kediri) yang selalu hadir dalam setiap event apapun, guna mensukseskan Pilwali Kediri " pungkasnya.

Sekedar diketahui, hasil penetapan Daftar Pemiluh Sementara di Pilwali Kediri maupun Pulgub, wilayah Kecamatan Pesantren, 61.096 pemilih, Kecamatan Kota, 8.727 pemilih dan Kecamatan Mojoroto, 5.147 pemilih.

Hingga, dari total DPS di Kota Kediri sebanyak 201.465 yang memiliki hak pilih merupakan hasil kinerja Petugas Pemutakhiran Data Pemilih. Sementara 39.493 pemilih belum memenuhi syarat.(adv/bud)

 Spanduk pengurus baru DPC Hanura Kota Kediri dibentangkan.
KEDIRI ( koran transparansi) - Menjelang Pilwali Kota Kediri, Partai Hanura Kota Kediri kembali diterpa dualisme kepemimpinan. Dualisme ini, dari kubu DPC Pimpinan Budi Santoso dan DPC Pimpinan Lukman Gunadi yang dibentuk paska munaslub Hanura yang digelar beberapa waktu lalu.
 
Informasi yang dihimpun, Hanura Kota Kediri Pimpinan Lukman Gunadi ini telah menyiapkan berkas administrasi partai untuk diserahkan ke instansi terkait. Dan, hal ini dibenarkan oleh Sekertaris Hanura kubu ini Roy Kurnia Irawan.
 
Menurutnya, SK dari DPD telah menunjukkan Lukman Gunadi sebagai Ketua DPC Hanura Kota Kediri.
 
"Ini semua berkas sudah siap, kita tinggal mengirimkan ke instansi terkait, " kata Roy Kurnia, Jumat (16/3/2018)
 
Lebih lanjut, dia menjelaskan dengan adanya SK Ketua dari DPD yang ditanda tangani Ketua DPD Soedjatmiko, DPC Hanura kubu ini juga telah merapat dengan calon walikota Samsul Ashar. Bahkan, pihaknya juga mengaku membawa rekomendasi untuk calon Samsul.
 
" Ketua DPC Hanura yang lama sulit diajak koordinasi. Mungkin, selanjutnya yang menanda tangani segala sesuatu nya Ketua DPC yang baru Pak Lukman" imbuhnya
 
Ditambahkan Roy, surat pemecatan untuk Ketua DPC Hanura Kota Kediri Budi Santoso, juga telah keluar.
 
" Seperti DPC lainnya , Ketua DPC yang lama di berhentikan, dan surat pemecatan juga sudah turun" tandas nya.
 
Sementara itu, Ketua DPC  Hanura Kota Kediri Budi Santoso yang diketahui pro Hanura OSO hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi terkait adanya DPC Hanura tandingan dan SK pemberhentian dirinya dari jabatan Ketua DPC.
 
Sekedar diketahui, DPD Partai Hanura Jawa Timur terbelah. Beberapa pengurus dipecat oleh Ketua DPD Hanura Jatim Kelana Aprilianto. Kini, para pengurus tersebut bersatu dan mendirikan DPD baru di bawah naungan Hanura kubu Ketua Umum Daryatmo.
 
Untuk posisi Ketua DPD Jatim diduduki Soedjatmiko. Dan, Soedjatmiko mengklaim, kepengurusannya bukanlah DPD tandingan, melainkan DPD resmi hasil munaslub DPP Partai Hanura pada 18 Januari lalu.
 
Bahkan, diketahui juga DPC Hanura Kota Kediri dengan Ketua Budi Santoso masuk dalam kubu Ketua DPD Kelana Aprilianto.(bud)
Pembahasan internal saat berlangsung di gedung DPRD Kota Kediri

KEDIRI (Korantransparansi.com) - Pasca pengunduran diri salah satu anggota DPRD Kota Kediri, Sudjono Teguh Wijaya dari Partai Golkar membuat kinerja di gedung DPRD Kota Kediri tidak maksimal. Lantaran, Pergantian Antar Waktu (PAW) Sudjono belum dilakukan yang saat ini mengikuti kontestan di Pilwali Kota Kediri 2018.

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...