Kediri

Published in Kediri

Respon Keluhan Masyarakat Akan Limbah, DLHKP Kota Kediri Terjunkan Tim

Jul 28, 2018 Publish by 
Foto : Dari kanan, Kepala DLHKP Kota Kediri, Didik Catur mendampingi stafnya usai mengambil sample air dialiran Sungai Kanal.
Foto : Dari kanan, Kepala DLHKP Kota Kediri, Didik Catur mendampingi stafnya usai mengambil sample air dialiran Sungai Kanal. (kt/bud)

Foto : Dari kanan, Kepala DLHKP Kota Kediri, Didik Catur mendampingi stafnya usai mengambil sample air dialiran Sungai Kanal.

 

 

 

KEDIRI (KoranTransparansi) - Munculnya keluhan masyarakat  akan keberadaan limbah dan bau menyengat di aliran sungai Kanal, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, yang berimbas air warga setempat tidak bisa dikonsumsi, Sabtu ( 28/7/2018), petugas 

Dinas lingkungan Hidup Kebersihan dan pertamanan ( DLHKP ) Kota Kediri, diterjunkan ke lokasi.

Didik Catur Kepala DLHKP Kota Kediri mengatakan, pola yang diterapkan akan penanganan limbah tersebut, pihaknya membawa sample air sungai di pusat laboratorium Surabaya, guna dilakukan penelitian terkait kandungan air didalamnya.

" Untuk sample air sumur warga, kita melakukan uji penelitian di laboratorium Dinas Kesehatan Kota Kediri, supaya tidak memakan waktu lama. Dan, dari penelitian kadar air sumur ini bisa diketahui hasilnya minggu depan.Apakah, air sumur layak dikonsumsi ataukah tidak" ungkap Didik Catur, Sabtu (28/7/2018)

Dia juga menguraikan, langkah cepat yang dilakukan DLHKP, supaya menjawab keluhan warga dilingkungan Kelurahan Dermo, yang khususnya bertempat tinggal didekat sepanjang aliran sungai Kanal.

" Semoga, dengan langkah kami yang sudah menerjunkan petugas dilokasi, dengan berkoordinasi bersama perangkat Kelurahan setempat serta beberapa warga, bisa segera merampungkan permasalahan ini "imbuhnya.

Didik Catur juga menjabarkan, dari hasil terakhir uji Laboratorium pihak Perusahaan PG Mrijtan, yang diduga sebagai penyebab limbah aliran sungai Kanal, dalam catatanya sudah sesuai baku mutu yang tertuang di Permen LH no 56.

" Meski pihak Perusahaan sudah melakukan uji Lab dan sudah sesuai standarisasi. Namun, kami dari DLHKP tetap akan lakukan uji Lab ulang, guna menjawab kekuatiran masyarakat akan keberadaan limbah itu dan kandungan air yang sebenarnya " pungkasnya.

Sekedar diketahui, keluhan warga berawal akan aliran Sungai Kanal di Kelurahan Dermo,Kecamatan Mojoroto,Kota Kediri , diduga meresap ke sumur warga RT 01 RW 02.Akibatnya, puluhan sumur warga tidak bisa dikonsumsi, lantaran airnya berbau.

Disamping itu, warga juga mengeluhkan akan bau sungai yang menyengat apabila aliran sungai tidak begitu deras. Dan, kondisi ini diduga sudah berlangsung lama.(adu/bud)

 

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...