Kediri

Published in Kediri

Tumpukan Sampah ' Hiasi' Jantung Kota Kediri

Dec 13, 2017 Publish by 
 Terlihat tumpukkan sampah yang berada di Jalan Pemuda, Kota Kediri
Terlihat tumpukkan sampah yang berada di Jalan Pemuda, Kota Kediri (kt/bud)
KEDIRI (KT)  -  Dalam beberapa pekan ini, pungguna yang melintas di Jalan Pemuda, Kota Kediri atau tepatnya dekat simpang empat Kediri Mall, merasa risih, akan tumpukan sampah berbau menyengat dilahan bekas bengkel sepeda motor.
 
Kondisi itu bertambah parah, lantaran keberadaan sampah mulai meluber ke trotoar. Padahal, lokasi ini merupakan jantung Kota Kediri yang padat akan pengguna jalan dan menjadi pusat perbelanjaan di Kediri.
 
" Baunya yang menyengat, apalagi dibarengi dengan intensitas hujan tinggi. Sayangnya, kondisi ini belum disikapi oleh pihak terkait " ungkap Astutik, salah satu warga Kota Kediri, Selasa (12/12/2017).
 
Terpisah, Roni Yusiantoro Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri mengaku, jika pihaknya  sudah berulang kali memperingatkan pemilik lahan supaya diberik penutup atau pagar. Namun, sampai sekarang tidak dihiraukan.
 
"Sudah sering kita  peringatkan pada pemilik. lahan" ungkap.
 
Menurutnya, pihaknya menduga, pembuang sampah adalah penjual keliling yang melintas dijalan tersebut, sementara bilamana pemilik. Lahan. Untuk itu, DLHKP akan melakukan penutupan lahan kosong tersebut, apabila tidak ada respon dari pemilik lahan.
 
" Kalau pihak pemilik lahan tidak mau menutup otomatis kita tutup sendiri  menggunakan pagar dari bambu, agar tidak kelihatan dari luar " imbuhnya.
 
Roni juga menguraikan, saat ini, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan Satpol PP untuk menenggakan Perda sampah, dengan memberikan sanksi apabila masyarakat membuang sampah masyarakat yang seenaknya.
 
Sementara, Nurkhamid Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, membenarkan adanya tumpukan sampah dilokasi lahan kosong yang diketahui milik  Dealee Aries Motor. Bahkan, pihaknya juga sudah memanggil pemilik lahan.Namun, yang bersangkutan masih berada diluar kota, 
 
" Mungkin minggu depan pemilik lahan akan datang ke kantor Sat Pol PP untuk lakukan berkordinasi. Dan, kita minta lahan kosong ditutup agar tidak digunakkan sebagai sarana membuang sampah" jelasnya.(bud)
banner