Kediri

Published in Kediri

Pilwali Kediri mulai menggeliat , sejumlah Parpol mulai jajaki Koalisi

Dec 06, 2017 Publish by 
Beberapa Parpol saat menyerahkan verifikasi di KPU Kota Kediri, waktu lalu.
Beberapa Parpol saat menyerahkan verifikasi di KPU Kota Kediri, waktu lalu. (kt/bud)
KEDIRI (KT) - Peta politik dalam Pilwali Kota Kediri semakin dinamis, PKS yang sejak awal melakukan komunikasi dengan Partai Amanat Nasional selaku pengusung calon dari Incumbent, mulai melakukan penjajakan koalisi dengan Partai Gerindra. Hal ini diakui oleh Ketua DPD PKS Kota Kediri  Baru Rahman.
Dia mengatakan,adanya komunikasi politik dengan Partai Gerindra yang santer dikabarkan telah mencabut dukunganya dari partai pengusung incumbent, sembari menunggu komunikasi yang lebih intens dengan PAN, PKS melakukan kerja politiknya dengan melakukan komunikasi politik dengan Partai Gerindra yang arahnya ke koalisi baru.
 
. “Kalau Pembicaraan dengan partai Gerindra iya, karena dengan enam kursi kan sudah cukup mengusung wali kota, namun untuk kesepakatan belum fiks. PKS hingga saat ini menunggu komunikasi lebih intens dengan PAN , karena sejak awal kita dengan PAN.” Kata Baru Rahman.
 
Dia juga mengakui jika saat ini juga ada salahsatu calon yang telah melakukan komunikasi dengan PKS yakni Samsul Ashar, menurutnya sebenarnya sejak awal Samsul Ashar melakukan Komunikasi dengan PKS, namun ditengah perjalan justru Samsul Ashar merapat ke PDIP.
 
“Memang ada , namun sek angin-anginan, akhir kahir ini muncul lagi, nmaun belum ketemu dengan saya, by phone aja. Tadi malem pak samsul telfon  saya” kata Baru Rahman.
 
Terpisah, saat dikonfirmasi Ketua DPC Partai Gerindra Huda Salim belum mau berkomentar terkait adanya poros baru tersebut.” Nanti saja kalu sudah saatnya kita akan memberikan kabar pada media, tunggu tanggal mainnya.” ujarnya saat dikonfirmasi.
 
Sementara, disisi lain Jubir Samsul Ashar yakni  Ahhmad khodiron mengungkapkan sejauh ini PDIP Kota Kediri dinilai  tetap serius untuk mendukung Samsul Ashar. Dan hingga saat ini masih mencari partai kolaisi untuk pendukung pencalonannya sebagai Wali Kota Kediri periode 2018-2023, sebab PDIP ntidak dapat memberangkatkan sendiri calonnya tanpa koalisi.
 
“Sampai detik ini PDIP tetap mendukung pak samsul. Dan masih mencari koalisi untuk mengikuti pilkada kedepan. Sedangka untuk rekom yang hingga saat ini belum karena masih menunggu kepastian pak adi Suwono , Pak Adi juga masih belum fiks, Kita memprediksi akan jatuh pada tanggal 10 desember besok” kata Ahmad Khodiron yang akrab di panggil Odi ini.
 
Lebih lanjut dia juga tidak membantah jika saat ini melakukan komunikasi dengan partai Gerindra yang dkabarkan telah mencabut dukunganya ke calon incumbent, tak hanya itu komunikasi politik juga dilakukan dengan Partai   Keadilan Sejahtera, Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa serta partai Hanura.
 
“Untuk PKS kemarin kita melakukan komunikasi dengan beberapa pengurus, Kita Optimis pada partai non incumbent tetap mendukung paksamsul.”terangnya.(bud)
banner