Kediri

Published in Kediri

Kasus DBD Di Kota Kediri Belum Dalam Kategori KLB

Dec 05, 2017 Publish by 
Fauzan Adhima
Fauzan Adhima (kt/bud)

KEDIRI (KT) - Meningkatnya penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) tahun 2017 yang terjadi dikota kediri, belum dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Karena, angka kematian pada penderita DB belum menunjukan kenaikan yang signifikan hingga mencapai 50 persen dibanding tahun sebelumnya

Keterangan Dr. Fauzan Adhima, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, jika kenaikan penderita DBD di Kota Kediri dimusim penghujan, mengalami kenaikan sejak bulan November hingga Desember 2017.Namun, hal ini belum bisa dikategorikan KLB.

" Status KLB harus ditetapkan oleh Kepala Daerah" ungkap Fauzan Adhima, Senin ( 04/12/2017)

Menurutnya, kategori KLB  jika ada peningkatan dua kali lipat pada bulan yang sama, dengan angka kematian DBD naik 50 % dibanding periode sebelumnya.

Dan, untuk menyikapi hal itu, pihaknya melakukan pengasapan dengan mengacu hasil penyelidikan epidemologis pasien DBD. Jadi, saat ini belum belum ada istilah titik rawan yg perlu dilakukan fogging.

" Kami juga meminta masyarakat pada musim hujan, untuk menerapkan pola 3 M,yakni, Menguras, Mengubur, Menutup " tutupnya.

Sekedar diketahui, data Dinas Kesehatan Kota Kediri menyebutkan,wilayah Kecamatan Mojoroto paling endemik serangan DB. Dari total 140 kasus, 63 diantaranya berada di Kecamatan Mojoroto, disusul Kecamatan Pesantren 39 kasus dan sisanya 38 kasus di Kecamatan Kota.

Data ini dipastikan akan terus bergerak naik pada bulan Desember 2017 ini. Karena, musim penghujan sedang berlangsung hingga memasuki 2018 mendatang.(bud)

banner