Jombang

   Foto : Para pembina Nuansa Pertiwi dan panitia Baksos bersama  dr Dewi Erna Anindia (kerudung Putih) dan Ketua LKS-LU Nuansa Pertiwi Sri Astuti,S.Sos, SKM, M.Kes (kanan)

Jombang  (KoranTrnsparansi.com) – Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Lanjut Usia (LU) Nuansa Pertiwi Pucangsimo, Kecamatan Perak Jombang mengadakan bakti sosial (Baksos) berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian sembako dan pemberian sandang kepada 150 oarang lanjut usia kurang mampu pada Sabtu (25/8/2018).

Menurut Ketua LKS-LU Nuansa Pertiwi Sri Astuti, S.Sos,SKM,MKes, kegiatan tersebut selain ikut serta memperingati hari lanjut usia yang secara nasional telah dilaksanakan beberapa waktu lalu di DI Yogyakarta yang di hadiri Menteri Sosial, juga sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 73/2018.
 
Selain 150 orang lanjut usia penduduk desa Pucangsimo dan sekitarnya, perayaan HUT Kemerdekaan juga diikuti 50 anak balita kurang mampu yang selama ini menjadi binaan LKS-LU Nuansa Pertiwi. Mereka adalah murid murid LKS Nuansa Pertiwi, setelah itu diteruskan ke Taman Anak Sejahtera (TAS) atau TK Nuansa Pertiwi.
 
"Jadi mereka  sekolahnya mulai Balita dibawah LKS, lalu TKnya di TAS sebelum ke SD,” tandas Sri Astuti, pensiunan Perawat RSUD Dr Soetomo Surabaya itu.
 
LKS Nuansa Pertiwi Perak Jombang merupakan lembaga mitra Kementerian Sosial yang berdiri sejak 2010, dengan membina anak balita terlantar dan Lansia berbasis keluarga kondisi lansia yang badridden yaitu lansia yang tidak produktive atau dirumah saja dan lansia potensial, memiliki kemampuan berusaha.
 
Menurut Sri Astuti pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh dr Dewi Erna Anindia. Beliau adalah dokter umum, namun memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi terutama lansia atau balita yang kurang mampu. Dia datang bersama timnya dari Jakarta.
 
Selama ini dr Dewi banyak bergerak dibidang sosial. Pernah tampil diacara TC Kick Andy dan mendapat penghargaan dari Kemenkes RI. Alhamdulillah acara ini berjalan lancar dan sesuai target. (fir)
Wakil Bupati Jombang Hj Munjidah saat memberikan sambutan pada Hahal Bi Halal paguyuban Ringin Comtong, Rabu (25/7/2018)

 

Jombang (KoranTransparnsi.com)- Silaturahmi yang bertajuk Halal Bihalal “Paguyupan Ringin Contong” yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (25/7/18) berlangsung meriah. Selain dihadiri sekitar dua ribu anggotanya yang terdiri dari para pensiunan acara rutin tahunan ini juga dihadiri empat mantan bupati.

Diantaranya H.Soewoto Adiwibowo Bupati Jombang Periode 1993-1998, H.Suyanto Bupati Jombang dua periode yakni Tahun 2003-2013, H.Ali Fikri Bupati Jombang Tahun 2018 dan  mantan Bupati Bondowoso dua periode 1998-2008 H.Mashoed. Mantan Wakil Bupati Jombang H.Widjono Soeparno dan para mantan Sekda Jombang juga tampak hadir.

H.Suwoto Adiwibowo saat memberikan sambutan mewakili para undangan menyampaikan selamat kepada Hj.Mundjidah Wahab selaku bupati terpilih.

“Semoga Bu Mundjidah diberi kekuatan lahir batin dalam memimpin masyarakat Jombang,”ucapnya.

H.Suwoto melanjutkan memimpin masyarakat saat ini sangat berat, apalagi dalam hal penganggaran. “kalo dulu ringan anggaran Jombang hanya  3,2 Miliar. Sekarang ratusan miliar sampai triliunan jadi harus hati hati dalamm pengawasan terutama pengendalian diri,”pesannya.

Wakil Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab menyampaikan terima kasih kepada para senior yang hadir di halal bihalal ini. Tanpa mereka lanjutnya pembangunan di Kabupaten Jombang tak akan berjalan.

“Ini adalah silaturahmi yang rutin digelar setiap tahun. Mari kesempatan ini kita manfaatkan sebaik baiknya,”ungkap Hj.Mundjidah saat memberikan sambutan

Dihadapan para senior yang telah mewarnai Kabupaten Jombang, tak lupa Hj.Mundjidah Wahab selaku Plt Bupati Jombang sekaligus Bupati terpilih untuk periode 2018-2023 meminta kritik dan masukan.

“Saya pribadi kedepan akan terus meminta kritik maupun masukan dalam membangun Kabupaten Jombang ini. Karena kita semua ingin kedepan Jombang ini lebih baik,”ungkapnya.

H.Mastur Baidlowi Ketua Paguyupan Ringin Contong mengatakan silaturahmi ini rutin digelar setiap tahun. “Hari ini yang hadir adalah para perwakilan sekitar dua ribuan. Kalau kita undang semua bisa ratusan ribu orang,’ungkapnya. (fir)

Cagub Saifullah Yusuf tanpa henti besosialisasi agar masyarakat betul betul program yang ditawakan sehingga di pilgub tidak salah pilih

JOMBANG (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut berbagai potensi yang dimilki sentra kerajinan di Jawa Timur.

Menrut kandidat yang berpasangan dengan Calon Wakil Gubernur, Puti Guntur Soekarno ini, sentra kerajinan nantinya juga bisa berpotensi mendatangkan wisatawan. 

Hal ini ia ungkapkan ketika bertemu pengerajin manik-manik di Desa Pelumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Jombang. Kawasan ini juga dikenal sebagai kampung manik-manik. 

Gudo dikenal memiliki sentra industri kerajinan manik-manik bertaraf internasional. Kerajinan ini berasal dari limbah kaca. Total, ada sekitar 149 pengerajin manik-manik di kawasan ini. 

Industri tersebut berpusat di Desa Plumbon Gambang, serta desa-desa lain seperti Mejoyo Losari, Pesanggrahan, Legundi, Siwalan, Krembangan, Godong dan Wangkal Kepuh.

"Kedepan, manik-manik harus harus naik kelas. Bukan hanya bisa mendatangkan keuntungan melalui jual beli, namun juga bisa meningkatkan potensi desa melalui wisata," ujarnya. 

Pada penjelasannya, Gus Ipul mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membuat seribu desa wisata atau yang dikenal dngan program Seribu Dewi. 

Diharapkan, melalui program ini, wisata di desa-desa bisa menggeliat. Utamanya yang berbasis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Di antaranya desa manik-manik ini. 

Ia mencontohkan, para wisatawan yang hadir bisa diajak melihat berbagai koleksi manik-manik di kawasan ini melalui sebuah galeri. 

Lebih dari itu, wisatawan yang hadir bisa diajak untuk melihat langsung proses produksi manik-manik. "Nantinya wisatawan ini juga bisa merasakan sendiri proses membuatnya," kata Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini.

Gus Ipul pada kunjungan tersebut juga sempat menyaksikan langsung proses pembuatannya. Mulai dari memilah beling bekas sebagai bahan utama manik, membentuk butiran melalui panas api, hingga membuat pola di masing-masing manik. 

Semua proses itu dilakukan secara manual menggunakan tangan dengan bantuan alat seadanya. "Setelah tahu sulitnya membuat manik ini, wisatawan akan tahu alasan harga kerajinan ini menjadi bersaing," ujar mantan Ketua Umum GP Ansor dua periode ini. 

Target Gus Ipul tersebut bukan sekadar harapan mengawang. Sebab, hal ini telah dibuktikan mulai maraknya pengunjung yang datang ke kawasan ini.

Bukan hanya dari wisatawan dalam negeri, namun juga luar negeri. "Desa ini telah memiliki potensi melalui manik ini. Tinggal bagaimana potensi ini dikemas dengan sentuhan yang menarik," urai mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini.

"Misalnya, di dalam kawasan ini juga disiapkan spot foto. Anak-anak muda pasti sangat tertarik untuk melihat kawasan ini," ujarnya mengakhiri. 

Sebagai buah tangan, Gus Ipul juga sempat membeli sejumlah produk manik-manik. Mulai dari beberapa kalung hingga gelang. (eka/med)

BMH Jatim Gelar Buka Bersama & Khataman  Al Quran

JOMBANG (KoranTransparansi.com) - Dalam rangka mengisi bulan suci ramadhan 1439 H Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Jawa Timur menyelenggarakan berbagai rangkaian acara postifi. 

Diantaranya buka bersama setiap hari selama bulan ramadhan dan khataman al Quran. Acara buka bersama di adakan di kampus Hidayatullah Jombang yang beralamatkan di dsn. Semanding rt/rw 01/05 ds. Sumbermulyo kec. Jogoroto kab. Jombang. 

Sedangkan di tempat terpisah, di Pesantren Tahfidz Darul Hijrah Surabaya, BMH mengadakan acara Khataman al Quran tahap pertama. (22/5)

Acara buka bersama tersebut terlebih dahulu diisi dengan mengaji al-quran bersama mulai pukul 16:30 sampai waktu buka puasa. Tidak kurang dari 30 anak pada setiap harinya yang mengikuti buka bersama ini. 

Anak-anak sangat antusias dalam mengikuti acara buka bersama ini, Karena ada kegiatan yang positif yaitu ngaji bareng sambil menunggu datangnya waktu magrib.

Kata salah seorang alumnus STKIP PGRI Jombang sidiq Muwafiq S.Pd, donatur BMH yang ikut dalam program buka puasa tersebut mengungkapkan,"Saya sangat setuju dan senang dengan kegiatan ini. Karena ini merupakan kegiatan positif yang harus dilakukan, selain untuk melatih rasa sosial kepada sesama dengan berbuka bersama, juga bisa menjadikan pesantren terasa hidup, dan menjadi daya tarik tersendiri terutama dalam kegiatan bulan ramadhan",ungkapnya.

Manager operasional BMH jatim di Jombang, Aminur Rohim S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini diadakan atas dasar peran serta masyarakat luas serta para donatur dan simpatisan Baitul Maal Hidayatullah (BMH).

Sebagaimana release yang diterima koran ini disebutkan bahwa khataman al quran yang diadakan di Surabaya tersebut dimaksudkan untuk meraih keberkahan ramadhan. sekaligus untuk mendoakan kebaikan untuk para donatur yang selama ini telah setia membersamai program-program BMH.

Dengan acara buka bersama ini diharapkan mampu mengajak sesama dalam mengisi kebaikan dibulan suci ramadhan ini dan saling berbagi kebaikan. (den)

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto berbincang dengan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) diatas pnggung. Sementara Khofifah dan Emil Dardah ikut mendapongi dalam kampanye akbar di Jombang, Minggu (1/4/2018)

Jombang (Korantransparansi.com) - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Raja Dangdut Rhoma Irama turun mengkampanyekan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilkada Provinsi Jawa Timur 2018. Selain Airlangga, hadir juga Sekjen DPP Lodewijk Freidrick Paulus dan Idrus Marham.

Airlangga Hartarto dan Bang Haji Rhoima Irama yang juga ketua umum Partai Idaman sepakat bahwa Khofifah Indar Parawansa- Emil Dardah Gubernut Jawa Timur harga mati. Sebab itu simpatisan Rhoma dan Partai Idaman serta kader Golkar bersepakat berjuang maksimal memperjuangkan Khofifah.

Dalam kampanye akbar di alun alun Jombang Ahad (1/4/2018) puluhan ribu massa datang dari berbagai penjuru desa tumplek di alun alun. Apalagi Bang Haji Rhoma datang bersama groupnya Sonetha. Agaknya ada kerinduan penggemar Rhoma Jombang setelah sekian lama tidak manggung di Jombang. 

Tidak saja rindu dengan raja dangdut idamannya. Namun mereka juga siap mrmenangkan pasangan nomor urut 1 Khififah - Emil Dardak (min)

Paslon nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa saat bertemu dengan para buruh pabrik di Jombang, Jawa Timur

Jombang (Korantransparansi.com) - Calon Gubernur No.1 Jatim Khofifah Indar Parawansa seusai blusukan dari Pasar Perak, Jombang, Kamis (22/3) mendatangi pabrik PT Anugerah Mutiara Luhur Indonesia Jaya.

Meski sudah diwanti-wanti tanpa kampanye karena para karyawan yang sedang bekerja memproduksi rokok setiap batangnya, tetap saja suasana riuh jeritan para ibu karyawan tak dapat dicegah.

Setelah berbaris dan kembali bekerja, mereka seakan menanti Khofifah melintasi jejeran wilayah tempat dia bekerja.

Jemari mereka tetap cekatan melinting rokok dengan alat khusus, tetapi begitu Khofifah mendekati jejeran mereka, para ibu berlari menyalami tokoh ini. 

Sampai tulisan ini diturunkan, dari ujung ke ujung para karyawan menanti "Bude Khofifah" melewati barisan duduk tempat mereka bekerja. (min)

 

  •  Start 
  •  1 
  •  End 
banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...