Gresik

Gerakan olahraga bersama sekaligus pre-launching ''Bangga Atung Kita” Rusa Bawean sebagai maskot Asian Games 2019 .

GRESIK (Korantransparansi.com) - Gerakan olahraga bersama sekaligus pre-launching ''Bangga Atung Kita” Rusa Bawean sebagai maskot Asian Games 2019 kemarin (15/3) berlangsung sangat meriah. Ribuan orang dari berbagai instansi memenuhi Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik.

Kegiatan tersebut diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkab Gresik bekerja sama dengan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Jatim serta Gresik. Rangkaian acara diawali dengan apel bersama dipimpin Wabup M. Qosim. Tampak hadir antara lain Wakapolres Kompol Wahyu Prishta Utama, Ketua KONI Gresik Singgrih Priyanto, dan pejabat Forkopimda lainnya.

Dalam sambutannya, Qosim mengatakan, olahraga harus terus menjadi budaya masyarakat. Dengan rajin berolahgara, maka tubuh dan pikiran akan sehat. Karena itu, pihaknya mengapresiasi kampanye olahrga bersama yang dilaksanakan Dispora. ''Kalau saya teriak olahraga, maka jawabanya masuk surga,'' kata Qosim memimpin yel-yel peserta.

Qosim menambahkan, warga Gresik dan Jawa Timur patut ikut berbangga lantaran pada perhelatan Asian Games 2018, Rusa Bawean menjadi salah satu maskot di event olahraga tingkat Asia. Pada 2019 nanti, Gresik juga akan ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahrga Provinsi (Porprov) Jatim dan Rusa Bawean juga sebagai maskotnya.

''Dengan demikian, Rusa Bawean sebagai salah satu potensi fauna di Pulau Bawean akan semakin mendunia. Karena itu harus terus dilestarikan jangan sampai punah. Selain itu, potensi Pulau Bawean tentu juga akan makin dikenal luas,'' kata mantan kepala dinas pendidikan itu.

Setelah apel bersama, Wabup, Wakapolres, Kepala Dispora Jaeruddin, dan Ketua SIWO PWI Jatim Erwin Muhammad me-launching program Bangga Atung Kita. Kegiatan tersebut ditandai dengan pembukaan banner bergambar maskot Rusa Bawean. Lalu, ribuan peserta mengikuti senam bersama dan dilanjutkan dengan eksebisi bola voli antara tim SIWO PWI Jatim-Gresik melawan tim Forkopimda Gresik. Dalam pertandingan dua set tersebut pertandingan imbang 1-1.

Di tempat lain, yakni di Gelora Joko Samudro Gresik, tim SIWO PWI Jatim tanding persahabatan melawan tim Jago Kapok Dispora Jatim. Pertandingan berjalan sangat seru. Skor akhir dimenangkan kesebelasan SIWO PWI Jatim dengan 3-2.

Menurut Kadispora Pemkab Gresik Jaerudin, program ini merupakan salah satu upaya untuk menggiatkan lahi semangat olahraga. Baik di lingkungan intansi pemerintahan maupun swasta. ''Realita zaman sekarang, semangat olahraga di kalangan masyarakat semakin menurun. Orang lebih suka bermain gadget. Nah, Dispora ingin menjadi pelopor untuk mengembalikan dan mengajak seluruh elemen masyarakat agar olahraga menjadi lifstyle, ajang silaturrahmi, ajang edukasi,'' katanya.

Olahraga, lanjut dia, juga akan didorong sebagai faktor muliplayer effect peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. ''Terima kasih kepada SIWO Jatim dan semua pihak yang bersama-sama ikut berpartisipasi dalam gerakan ini,'' ungkap mantan Camat Manyar itu. (nov)

Arus Lalin Sembayat dialihkan akibat jalan tergenang

Gresik (KoranTransparansi.com) - Luapan sungai Bengawan Solo yang mengakibatkan genangan di Jembatan Sembayat, Bungah, Gresik menyebabkan arus lalu lintas dari arah Tuban dan Lamongan yang mengarah ke Gresik dan Surabaya menjadi macet.

Kondisi saat ini di jalur menuju ke Jembatan Sembayat dari arah Tuban menuju Gresik masih terdapat genangan setinggi 20-40 cm, begitu juga sebaliknya dari arah Gresik menuju Tuban.

"Karena pagi ini mulai hari aktif orang bekerja, untuk sementara arus lalu lintas kita buka tutup satu arah karena terjadi penyempitan jalur," kata Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Wikha Ardilestanto kepada awak media, Senin (26/2/2018).

Wikha menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Polres Tuban dan Polres Lamongan untuk memberikan himbauan kepada kendaraan-kendaraan besar supaya tidak melewati jalur pantura untuk sementara waktu.

"Kita sudah lalukan koordinasi dengan Polres Tuban dan Polres Lamongan untuk menghimbau agar kendaraan Besar melewati Jalur Pantura tengah," ujarnya.

Sedangkan untuk kendaraan besar yang melaju dari arah Tuban untuk sementara dialihkan melewati ke jalur tengah yang terkoneksi dengan Pantura, yakni melewati Duduk Sampeyan, Gresik

"Sebab kalau dipaksakan melewati Jalur Pantura maka akan terjadi kemacetan panjang, oleh karena itu, pagi ini kita berlakukan buka tutup jalur, tapi tetap upaya untuk bisa digunakan dua-duanya, asalkan tidak ada mobil besar," lanjutnya

Wikha sendiri turun langsung bersama timnya anggota Lantas Polres Gresik untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Ada dua belas personil diturunkan disana untuk mengatur arus lalu lintas. Karena hari ini situasinya berbeda kayak kemarin, banyak orang berangkat kerja kemacetanya luar biasa," pungkasnya.(tek)

Dandim 0817  Melepas tugas jabatan Kasdim untuk selanjutnya bertugas Kodim Jember

Gresik (KoranTransparansi.com) - Dandim resik, Letkol Kav. Widodo Pujianto, S.H. menggelar acara pengantar Tugas Kasdim Mayor Inf. Sampak, S,Ag yang akan berpindah tugas ke Kota Jember, Kamis (15/02/18). Kegiatan ini adalah bentuk perhatian dari Dandim 0817 kepada Mayor Inf. Sampak S,Ag. yang kurang lebih 3 tahun telah mengawaki sebagai Kepala Staf Kodim Gresik.

Dalam sambutannya Dandim 0817 Letkol Kav Widodo Pujianto, S.H. memberikan arahan, bahwa perpindahan tugas di TNI AD merupakan kebutuhan dan keharusan. Guna, mencipatakan kinerja dan kreatifitas dilingkungan yang baru, agar dapat memelihara performa organisasi dalam mengemban tugas pokoknya.

“Hal ini perlu dipahami sebagai upaya untuk memelihara dan optimalkan kinerja organisasi dalam rangka tugas pokok TNI AD, khususnya di wilayah Gresik” ujarnya.

” Selain itu, merupakan bagian dari pembinaan personil dalam rangka meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan kualitas kinerja satuan sesuai peran, tugas pokok serta sesuai fungsi organisasi, sekaligus mengembangkan dan memantapkan kemampuan kepemimpinan perwira yang bersangkutan, ” tambahnya.

Selama bertugas sebagai Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf. Sampak S,Ag telah melakukan tugasnya dengan sangat baik. Tidak cuma itu, beliau juga banyak melakukan pembinaan terutama di bidang mental dan rohani. (tek)

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, bersama Forkopimda Gresik,

GRESIK ( Koran Tran sparansi) - Banyak cara yang dilakukan oleh TNI-AD di wilayah Kodam V/Brawijaya dalam memperkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat. Seperti yang berlangsung kali ini, tidak hanya olahraga saja, dalam kesempatan itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, bersama Forkopimda Gresik, juga membagikan dua ratus paket sembako kepada warga sekitar. 

Pangdam menjelaskan, selain pembagian sembako, dirinya bersama pihak terkait juga menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) yang ditujukan kepada seluruh warga di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

"Ini sarana dalam rangka pendekatan kepada masyarakat," jelas Pangdam Brawijaya, Jumat (9/2/2018).

Selain itu, ujar Mayjen Arif, tak hanya Forkopimda setempat saja yang ikut terlibat dalam kegiatan baksos dan olahraga bersama kali ini. Namun, terdapat BUMN maupun BUMD setempat yang ikut serta mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Mudah-mudahan kegiatan yang berlangsung saat ini, bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya. 

Saat ini, program Swasembada Pangan Nasional di wilayah teritorialnya, seakan menjadi pantauan tersendiri. Ia menilai, pencapaian target tersebut, Jawa Timur berada di posisi yang sangat baik. 

"Jawa Timur ini bagus sekali dalam penyerapan gabah. Saat ini juga masih berada di tahap surplus. Ini sangat baik sekali," ungkapnya.

Dirinya menambahkan, pencapaian target tersebut, juga tak luput dari peran Petrokimia Gresik yang selama ini dinilai berperan aktif dalam ikut serta meningkatkan serap gabah, maupun swasembada pangan di wilayah teritorialnya. 

"Petrokimia ini sejalan sama TNI Angkatan Darat dalam meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia. Mudah-mudahan ke depannya, lebih bagus lagi," pinta Mayjen TNI Arif Rahman.

Usai memantau pelaksanaan baksos dan pembagian paket sembako, orang nomor satu di Kodam V/Brawijaya itu, juga menyempatkan diri untuk melakukan sholat jum’at bersama para ulama, maupun tokoh masyarakat setempat. (tek)

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto meminta agar pejabat Gresik tidak sekedar menyerahkan pekerjaan pada bawahanya

GRESIK (Koran Transparansi) –  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Gresik, menurut rencana, pada 20 Januari 2018. dilaksanakan penandatanganan perjanjian kinerja.

“Dalam seminggu terakhir ini kita telah membuka seluruh program dan anggaran dari seluruh OPD. Selanjutnya kepada seluruh Kepala OPD untuk mempresentasikan dihadapan saya beserta tim. Nantinya kami bersama tim akan memutuskan, setelah terlebih dahulu merevisi segala sesuatunya untuk perbaikan” tegas Sambari dihadapan pejabat dan PNS Pemkab Gresik, Senin (8/1).

Bupati juga mengingatkan agar seluruh pejabat dan bawahannya, untuk bekerja lebih hati-hati.  Sebab nantinya, semua kesalahan yang timbul maka otomatis Kepala OPD yang bersangkutan harus ikut bertanggungjawab.

.“Untuk itu pimpinan jangan hanya pasrah saja atas kinerja bawahannya. Tolong apabila ada pengajuan anggaran yang tidak pantas untuk dilaksanakan, agar jangan ditandatangani. Saya tidak mungkin membaca satu persatu,” tandas Sambari seakan gak mau kecolongan.

Bupati Sambari juga menyebutkan, jumlah Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah sampai tanggal 31 Desember 2017 pukul 24.00 yang mencapai Rp 153 miliar. Jumlah ini lebih besar dari perkiraan bupati yang hanya Rp 100 miliar.

“Jumlah Silpa ini murni dari penghematan setelah semua program dilaksanakan. Perhitungannya, dari total Anggaran 2017. Dikurangi total belanja langsung dan belanja tidak langsung. Jadi ada nilai SILPA sebesar Rp. 153 miliar. Prinsipnya semua sudah dilaksanakan” tandas Sambari.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Suyono mengatakan, pada tahun 2017 bupati mengawal langsung sejak mulai perencanaan, penganggaran maupun saat pelaksanaan.

“Bupati banyak mengevaluasi anggaran yang tidak masuk akal, tak mungkin bisa dilaksanakan, atau bahkan ada anggaran yang terlampau besar,” tandas Suyono. (kh)

Mengawali tahun 2018 Bupati Gresik Sambari Halim mengajak wrarga Istighotsah Qubro agar Gresik lebih damai.

 GRESIK (Koran Transparansi) – Membuka langkah baru di Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Gresik melaksanakan doa dan Istighotsah Qubro, Selasa (2/1/2018). Ribuan orang jamaah membanjiri halaman Pemkab Gresik dengan semangat membaca sholawat nabi dan khusyuk berdoa.

Hadir pada doa bersama dan Istighotsah Qubro seluruh Forkopimda Gresik, para Kiai dan tokoh masyarakat perwakilan dari berbagai Kecamatan Muspika di Kabupaten Gresik, Kepala OPD Pemkab Gresik. PNS Pemkab Gresik, Pelajar dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan bangga kepada semua jamaah yang semangat hadir pada Istighotsah Qubro yang dilaksanakan di halaman Kntor Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Ini sebuah tradisi yang harus dilestarikan di Gresik sebagai kota santri. Hampir semua kegiatan, kami selalu melaksanakan kegiatan Istighotsah seperti saat ini," kata Sambari..

Sambari juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh ulama dan masyarakat Gresik yang banyak membantu dan mendukung program pemerintah sehingga Gresik dapat banyak penghargaan pada 2017 dan aman, tenteram.

“Gresik sebagai kota santri, tentu saja kegiatan keagamaan harus dikedepankan. Kami siap membangun berbagai pusat kegiatan Islam di seluruh Wilayah Pembantu Bupati. Bahkan saya diberi masukan agar pusat kegiatan Islam juga harus dibangun di setiap kecamatan. Untuk itu saya mohon dukungan kiai dan semua masyarakat. Saya berharap, Gresik kota Santri tak hanya slogan tapi realita kehidupan yang tergambar pada semua wilayah di Gresik," imbuhnya.

Sedang Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim menyebut beberapa event yang diselenggarakan dengan Istighotsah, yaitu pada awal masuk Tahun baru, saat HUT Pemkab Gresik dan hari jadi kota Gresik, Hari Buruh.

“Selain itu, setiap peresmian proyek ataupun bangunan pasti dilaksanakan istighotsah. Bahkan setiap Kamis malam, di Rumah Dinas Wakil Bupati Gresik selalu dilaksanakan Istighotsah dan pembacaan sholawat nabi,” kata Qosim.

Pada kesempatan itu Bupati dan Wakil Bupati serta Anggota Forkopimda Gresik menyerahkan santunan untuk anak yatim piatu dan janda miskin.(kh)

 

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...