Gresik

Published in Gresik

1.020 Mahasiswa Unair KKN di Gresik

Jul 04, 2018 Publish by 
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim, sejumlah Kepala OPD terkait serta para camat di masing-masing wilayah pengabdian mahasiswa dan berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Selasa (03/07/2018).
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim, sejumlah Kepala OPD terkait serta para camat di masing-masing wilayah pengabdian mahasiswa dan berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Selasa (03/07/2018). (kt/min)

GRESIK (KoranTransparansi.com) - Sebanyak 1.020 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melakukan Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) di Kabupaten Gresik.

Kedatangan mahasiswa KKN tematik ke-58 tersebut diterima oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim, sejumlah Kepala OPD terkait serta para camat di masing-masing wilayah pengabdian mahasiswa dan berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Selasa (03/07/2018).

Mahasiswa KKN Unair Surabaya tersebut akan melakukan pengabdian selama satu bulan di Kabupaten Gresik dan akan disebar di lima Kecamatan, yakni Kecamatan Cerme, Kecamatan Menganti, Kecamatan Benjeng, Kecamatan Driyorejo dan Kecamatan Manyar.

Sementara itu, Bupati Gresik Dr. H. Smabari Halim Radianto pada kesmepatan tersebut memberi pemaparan singkat terkait dengan kondisi pembangunan di daerahnya.

Selain itu, Bupati Sambari juga mengatakan bahwa setiap daerah di Kabupaten Gresik memiliki kultur yang berbeda. Namun, masih menjunjung tinggi nilai-nilai islam di tiap daerahnya.

“Pelaksanaan KKN ini merupakan salah satu upaya mewujudkan revolusi mental. Serta menjadi komitmen untuk belajar kepada masyarakat terkait dengan culture di masing-masing tempat pengabdian yang hingga kini menjunjung tinggi nilai-nilai islam,” ujar Bupati Sambari.

Ia juga menghimbau kepada para Camat setempat untuk tidak segan-segan membantu para mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam pelaksanaan KKN.

Masih menurut Bupati, ia menyebutkan bahwa selama ini, Kabupaten Gresik menjadi Kabupaten favorit para mahasiswa untuk melaksanakan KKN.

“Gresik membangun birokrasi yang melayani, maka dari itu setiap mahasiswa yang KKN di sini pasti merasa betah dan kadang tidak ingin pulang,” kata Bupati yang disambut dengan aplous para mahasiswa.

Sementara itu, Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim berharap, agar para mahasiswa peserta KKN dapat mengikuti kegiatan hingga tuntas.

“Kami juga ikut mendoakan para mahasiswa peserta KKN agar betah dan kerasan, sehingga dpaat melaksanakan kegiatan KKN dari awal hingga selesai. Selain itu, pengabdian yang dilakukan diharapkan meninggalkan jejak positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat di tempat pengabdian masing-masing,” pinta Wabup.

Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unair, Jusuf Irianto mengaku difasilitasi dengan baik oleh pemerintah setempat.

“Ini adalah kali pertama kami mendapatkan sambutan yang luar biasa. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyambut baik anak-anak kami. Saya yakin program yang akan dilakukan oleh para mahasiswa sesuai dengan program yang ditonjolkan oleh Kabupaten Gresik,” ujarnya.(hms/min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...