Gresik

Published in Gresik

Muslimat NU Gresik Juga Doakan Gus Ipul Jadi Gubernur Jatim

Mar 25, 2018 Publish by 
Muslimat NU Gresik Juga Doakan Gus Ipul Jadi Gubernur Jatim
((kt/tek/min)

GRESIK (Korantrnsparansi.com) – Muslimat NU  Kabupaten Gresik mendoakan calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bisa menjadi Gubernur dalam pemilihan gubernur 2018 mendatang.

Doa ini mereka ucapkan saat silaturahmi Kubro Muslimat NU yang digelar di Desa Tambak Beras, Cerme, Gresik Minggu (25/3/2018).

Muslimat menilai, Gus Ipul merupakan  calon gubernur Jawa Timur yang mendapatkan mandat dari para Ulama dan Kiai sepuh di Jawa Timur. Gus Ipul tidak mencalonkan diri melainkan dicalonkan oleh para Kiai Sepuh NU se Jawa Timur.

“Muslimat NU Gresik nderek Dawuh poro Kiai mendukung dan menenangkan Gus Ipul,” kata Siti Juwariyah Ketua Muslimat Cerme.

Mengenakan baju dan sarung putih, keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini tampak akrab dan bersedia melayani para Muslimat yang ingin berfoto bersamanya.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul mengungkapkan Terimakasihnya atas dukungan yang diberikan. “Dukungan ini akan menambah mudah jalan kita semua untuk segera mewujudkan Jawa Timr makmur karena semuanya adalah kabeh Sedulur,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga berkomitmen terus memperkuat Madrasah Diniyah (Madin). Madrasah Diniyah adalah pilar dunia pendidikan, sehingga keberadaannya harus terus diperkuat.

Menurutnya, keberadaan Madin ini harus diperkuat karena terbukti mampu menggabungkan pendidikan formal terutama pendidikan akhlak sehingga melahirkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkarakter.

“Nantinya, kami ingin ada ahli matematika atau sains yang cerdas tapi juga pandai dalam membaca Al Qur’an. Profesi lainnya, seperti polisi dan tentara bekerja dengan ikhlas karena mengimplementasikan Al Qur’an. Diharapkan generasi cerdas yang dibekali akhlak lahir dari Jatim ,” tegasnya.

Di hadapan undangan yang hadir, Gus Ipul akan terus bekerja dan berupaya meningkatkan serta memberdayakan ekonomi perempuan melalui program maupun pelatihan dan keterampilan. “Terbukti di Jatim, jika perempuan bekerja akan memberikan nilai tambah bagi keluarga. Sehingga dapat menggerakkan ekonomi keluarga dan daerahnya,” tutupnya.(tek/min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...