Blitar

Calon gubernur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa terus dapat dukungan sari berbagai kelompok masyarakat. Sabtu (31/3/2018) pedagang Kademangan Blitar malah menganggap Khofifah sangat cocok jadu Gubernur pengganti pakde Karwo

Blitar - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa nomor urut 1 memiliki program khusus untuk membenahi infrastruktur pasar. Khofifah ingin pasar tradisional nyaman bagi semua kalangan masyarakat. 

Tak ayal, tekad Khofifah tersebut disambut baik dengan dukungan dari pedagang kecil pasar tradisional Blitar. Dukungan itu dinyatakan oleh pedagang pasar tradisional yang tergabung dalam Persatuan Pasar Kademangan Blitar, Jawa Timur, Sabtu (31/3/2018).

"Kita yakin, pilihan nomor satu pilihan yang tepat. Kita dan pedagang pasar semuanya solid memenangkan ibu Kofifah," kata Ketua Persatuan Pedagang Pasar Kademangan Blitar, Suwondo.

Suwondo berharap komitmen untuk membenahi pasar tradisional bisa terealisasi dengan dipilihnya Khofifah menjadi Gubernur nanti. Pasar tradisional, dikatakan Suwondo perlu perhatian pemerintah agar nyaman dan bisa bersaing dengan pasar modern.

"Kita berharap program buat pasar tradisional diwujudkan. Pasar sini diperhatikan kalau nanti terpilih. Kita pedagang pasar Blitar sepakat dukung bu Khofifah jadi Gubernur," ucapnya.

Kemudian, dia juga meminta Khofifah membenahi infrastruktur pasar tradisional. Terutama drainase pasar hingga penertiban pedagang pasar.

"Infrastrukturnya, lalu gorong-gorongnya tolong dibeneri. Supaya bisa mengalir salurannya. Banyak yang perlu dibeneri. Pedagang juga minta dikasih meja, supaya bedeknya ini rapih. Enggak kaya di lantai ini. Biar nyaman dagangnya," tutur Suwondo.

Dukungan dari pedagang pasar tersebut disambut Khofifah dengan program khusus revitalisasi pasar tradisional. "Saya memperkenalkan diri, saya Khofifah Indar Parawansa, calon Gubernur Jawa Timur. Nyuwun pangestu kepada masyarakat Blitar," tutur Menteri Sosial 2014-2018 ini.

"Hari ini perlindungan pasar tradisional harus diseiringkan dengan upaya pembangunan infrastruktur. Kualitas barang dagangannya yang kompetitif dengan pasar modern," lanjutnya.

Khofifah mengatakan, program revitalisasi infrastruktur pasar tradisional pasangan nomor satu ini didesain demi melindungi para pedagang tradisional. Menurutnya pasar tradisional bisa memberi dampak nyata terhadap perputaran ekonomi di masyarakat.

"Kalau memberi perlindungan kepada pasar tradisional infrastrukturnya dibangun, harganya kompetitif. Sehingga akan bersama-sama mengajak ayo belanja di pasar tradisional," pungkasnya.

Komitmen pasangan Khofifah-Emil ini termaktub dalam Jatim Akses, Nawa Bhakti Satya kedua ini menyebutkan Khofifah-Emil memprioritaskan pembangunan infrastruktur, khususnya pasar tradisional demi kenyamanan pedagang dan masyarakat yang berbelanja ke pasar tradisional. (bud/min)

Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2018, Pengurus PWI Jatim dan PWI Blitar Raya tidak hanya melakukan Bahkti Sosial  melainkan juga ziarah ke makam Bung Karno.

 

BLITAR (Korantransparansi.com)  - Selama berada di Blitar, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim dan PWI Blitar Raya tidak hanya melakukan Bhakti Sosial, namun juga berziarah ke Makam Bung Karno (MBK) di Kota Blitar, Sabtu (17/3/2018) sore.

Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) , PWI Jawa Timur menggelar Baksos di Blitar selama tiga hari. PWI Jawa Timur menggandeng IDI dan Pemkab/Pemkot Blitar dalam kegiatan tersebut menemukan banyak warga yang mengalami ISPA dan pegel linu.

BLITAR (Korantransparansi.com) - Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) dan pegal linu, menjadi temuan tertinggi, dalam pelaksanaan bakti sosial berupa pengobatan umum, gigi dan pemberian obat-obatan gratis di Kota dan Kabupaten Blitar, 15-17 Maret.

Antusiasme warga Desa Kebonagung, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, mengikuti bakti sosial berupa pengobatan umum dan gigi, di balai desa setempat, Jumat (16/3)

BLITAR (Korantransparansi.com) - Antusiasme warga Desa Kebonagung, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, mengikuti bakti sosial berupa pengobatan umum dan gigi, di balai desa setempat, Jumat (16/3), begitu tinggi.

Acara yang seharusnya dibuka pukul 08.00 wib. Tetapi pukul 07.00 warga sudah memenuhi Balai Desa Wonodadi.

Baksos dilaksanakan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Jawa Timur 2018 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Pendidikan, Ainur Rohim mengatakan, melalui baksos ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. 

Bupati Blitar, Rijanto yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggarana pengobatan umum dan gigi. Bagi masyarakat Kebonagung, dengan adanya baksos merupakan anugerah, karena baru pertama dilakukan pengobatan massal. Kita berharap kesehatan warga semakin meningkat.

Desa Wonodadi menurut Kepala Desa Zaenal, merupakan peraih juara I Nasional Kelompok Asuhan Mandiri Tahun 2017. Penghargaan diterima karena Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang ditanam warga, selanjutnya diolah oleh Kelompok Turi Putih, sebagai jamu tradisional.

Ketua Panitia HPN Blitar, Maladi Usman, didampingi Kordinator Baksos PWI Jatim, Bondet Hardjito, menyatakan bangga terhadap antusiasme warga, disertai harapan baksos ini menjadi pendidikan kesehatan, untuk meningkatkan hidup sehat. 

Bakti sosial merupakan kerjasama antara PWI Jatim dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Blitar, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Blitar, PWI Blitar Raya dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih SCTV-Indosiar. (min)

Dalam rangka HPN tIngkat Jawa Timur, PWI Jawa Timur beesama pemwrintah Kabupaten dan Kota mengadakan bhakti sosial berupa pengobatan gratis yaitu pemeriksaan gigi dan  pemberian obat obaran secara gratis.

BLITAR (Korantranspaeansi.com) - Persatuan Wartawan (PWI) Provinsi Jawa Timur,  mengadakan bakti sosial, berupa pengobatan umum, gigi, dan pemberian obat-obatan secara gratis di tujuh kelurahan di Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar,  Kamis (15/3).

Kegiatan ini bekerjasama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih PT Surya Citra Televisi (SCTV) - Indosiar,  Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Blitar serta  PWI Blitar Raya.  

Tujuh kelurahan yang mengikuti bakti sosial masing-masing Kepanjen Lor, Kepanjen Kidul, Kauman, Tanggung, Bendo, Ngadirejo dan Kelurahan Sentul.

Baksos dilaksanakan tiga hari, mulai tanggal 15-17 Maret 2018.

Dua lokasi baksos lainnya berada di wilayah kabupaten, masing-masing Desa Kebonagung, Kecamatan Wonodadi dan Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.  

"Pengobatan  dan  pemberian obat-obatan secara gratis ini,  merupakan wujud kepedulian PWI Jatim, terhadap peningkatan kesehatan masyarakat,” kata Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Kesra, Teguh L. Rachmadi, di Blitar.   Bakti sosial dilaksanakan dalam rangka Hari Pers Nasional Tingkat Jawa Timur 2018 dan HUT ke 72  PWI. 

Dalam kesempatan tersebut Walikota Blitar, Samanhudi Anwar, menyambut baik dilaksankannya  pengobatan dan pemberian obat-obatan secara cuma-cuma ini. Apalagi dalam baksos ada edukasi tentang bagaimana menjaga kesehatan. Langkah nyata ini diharapkan   warganya menjadi lebih sehat. Karena itu atas nama Pemerintah Kota  dan warga Blitar,  pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih.

Sementara itu, Head Of CSR SCTV, Abbas Yahya mengatakan, Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih, akan terus ikut serta dalam peningkatan kesehatan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

Ketua HPN Jatim, Syaiful Anam didampingi Sekretaris PWI Blitar Raya, Arif Juli Prabowo,  bangga melihat antusias masyarakat demikian tinggi, untuk memeriksakan kesehatannya. Sejak pukul 07.00 mereka berbondong-bondong memadati Kantor Kecamatan Kepanjen Kidul. Mereka dengan sabar menunggu giliran untuk diperiksa kesehatannya. 

Dalam baksos tersebut, target pemeriksaan kesehatan umum dan gigi sebanyak 500 pasien. Dokter dan para medis lainnya dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dinas Kesehatan Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Blitar. (min)

Gubernur Jatim Soerkarwo, Menteri Puan Maharani dan Menpora Imam Nahrowi saat penutupan kir pemuda di Blitar, Kamis (7/12/2017)

BLITAR (KT) - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengajak para pemuda untuk mengamalkan nilai-nilai dalam konsep Trisakti seperti yang diajarkan Proklamator RI Bung Karno yakni berdaulat di bidang politik, mandiri di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang kebudayaan.

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...