Banyuwangi

Published in Banyuwangi

Aksi Setengah Jam Sukses Tangkap Dua Pengedar Trek

May 17, 2017 Publish by 
Dua Tersangka beserta barang bukti yang berhasil diamankan
Dua Tersangka beserta barang bukti yang berhasil diamankan

BANYUWANGI (KT)– Sebanyak 1.066 butir obat sediaan farmasi berhasil diamankan jajaran Satnarkoba Polres Banyuwangi dari peredaran illegal. Dua pengedar yang terkait dalam satu jaringan ditangkap petugas dalam kurun waktu setengah jam.

Obat ketegori daftar G yang disita aparat adalah pil Trihexyphenidil atau yang di pasaran lebih dikenal dengan sebutan pil Trek. Rinciannya, 266 butir diamankan dari tangan Agus Fauzi (22), warga Jalan Ikan Hiu, Lingkungan Krajan, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi.

 Lelaki ini dibekuk petugas sekitar pukul 21.00 WIB, Selasa (16/5/2017), di warung lalapan Jalan Jaksa Agung Suprapto Kelurahan Penganjuran, Banyuwangi.

Selain itu, personil Satnarkoba juga membawa ke Mapolres Banyuwangi sejumlah alat bukti lain. Diantaranya 1 unit HP Samsung, uang tunai Rp 240 ribu, 3 bekas bungkus rokok dan sepeda motor Yamaha Mio Soul nopol P 2286 VF yang dikendarai pelaku.

Tambahan bukti pil Trek didapat aparat saat menangkap Fajar Rian Ramadan (22), warga Jalan Bengawan No. 29 Kelurahan Singonegaran, Banyuwangi. Sebanyak 800 pil Trek yang dikemas dalam 10 tik (pastik klip), 1 unit HP Samsung, uang tunai Rp 300 ribu, sepeda motor Honda Scoopy nopol P 2592 U, 7 bekas bungkus rokok serta 4 bendel plastik klip resmi dilakukan penyitaan.

Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Ambuka Yudha Hardi Putra memaparkan, Fajar diringkus polisi di Perumahan Villa  Bukit Mas Kelurahan/Kecamatan Giri sekitar pukul 21.30 WIB. Dia diringkus Unit Opsnal Satnarkoba berdasarkan bocoran dan Agus yang lebih dulu tertangkap. “Obat yang dikuasai Agus berasal dari Fajar. Maka anggota kemudian bergerak untuk menangkapnya,” papar Kasatnarkoba, Rabu (17/5/2017).
Pil Trek milik Fajar itu ternyata dipasok dari wilayah Jember. Transaksi obat kesehatan yang sekarang marak disalahgunakan berlangsung di Gunung Gumitir, perbatasan antara Banyuwangi wilayah barat dan Jember bagian timur. “Ketika didalami, Fajar mengaku tidak mengetahui nama lengkap pemasok barangnya. Namun kita tak percaya begitu saja,” urai AKP Ambuka.

Dua pengedar Trek ini akhirnya sama-sama menjalani penyidikan di Mapolres Banyuwangi. Keduanya bahkan tinggal satu lokasi sel. Aparat sedang mengembangkan kasus ini untuk memburu pelaku lain yang terkait. (jam)

banner