DAERAH

 Sigit Saat Menerima Kunker DPRD dari Bali

BANYUWANGI (KoranTransparansi.com) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi memang memiliki berbagai program kerja yang cukup baik, sehingga wajar kalau beberapa DPRD kabupaten/kota lain di Indonesia banyak yang mendatangi DPRD Kabupaten Banyuwangi. Jum’at (25/5/2018), tiga DPRD dari Provinsi Bali mengunjungi DPRD Banyuwangi untuk belajar program kerja Badan Pembentuk Peraturan Daerah (Bapemperda).

Meski tidak ada anggota DPRD Banyuwangi, karena berada di Jakarta, tapi niat DPRD dari Bali itu tetap belajar tentang program kerja Bapemperda DPRD Banyuwangi. Mereka diterima Sekretaris DPRD Banyuwangi, Suprayogi, SH yang diwakili Kepala Bagian Keuangan DPRD Banyuwangi, Sigit Harijanto. 

Sedangkan DPRD dari Provinsi Bali, yakni DPRD Kabupaten Gianyar dan DPRD Denpasar Kota. Datang ke Banyuwangi, DPRD dari Bali itu melakukan study banding terkait dengan program kerja Bapemperda di DPRD Banyuwangi.. 

Sekretaris DPRD Kabupaten Banyuwangi, Suprayogi.SH melalui Kepala Bagian Keuangan, Drs. Sigit Harijanto menyampaikan, kedatangan wakil rakyat dari dua kabupaten di Propinsi Bali, tidak bisa bertatap muka langsung dengan anggota DPRD Banyuwangi. Karena saat ini empat Pansus di DPRD  Banyuwangi sedang melakukan konsultasi ke Kementerian di Jakarta terkait dengan pembahasan empat Raperda.

“Tamu dari DPRD Kabupaten Gianyar dan DPRD Denpasar kota tidak bisa bertemu langsung  dengan anggota DPRD Banyuwangi, karena saat ini masih berada di Jakarta dalam rangka konsultasi Raperda, “ ujar Sigit Harijanto saat dikonfirmasi wartawan usai menerima DPRD dari Bali itu.

Menurut Sigit, anggota DPRD Kabupaten Gianyar igin mengetahui, bagaimana proses penyusunan Raperda, baik inisiatif maupun usulan dari eksekutif, termasuk peran DPRD setelah disusunya Perda. 

Sedangkan anggota DPRD Denpasar Kota, dalam rangka mencari masukan atau informasi mengenai system pengawasan Perusahaan Daerah dan Penyelenggaraan Pendidikan di Banyuwangi. “Hari ini, kita menerima kunker anggota DPRD dari tiga kabupaten yang berasal dari Propinsi Bali,” papar Sigit Harijanto. (ari/adv)

Sofiandi Susiadi

BANYUWANGI (KoranTransparansi.com) - Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi tampaknya terus mencermati draf-draf yang ada di Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Ijin Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IPPT). Bahkan, Pansus terus melanjutkan pembahasan Raperda IPPT tersebut.

 H Eko Susilo Nurhidayat, SE, MM

BANYUWANGI (KoranTransparansi.com) - Menjamurnya pasar modern atau toko swalayan seperti minimarket di Kabupaten Banyuwangi dikhawatirkan akan menganggu keberadaan pasar tradisional atau pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

Foto : Warga saat mendatangi pembagian sembako murah diarea pasar murah

KEDIRI (KoranTransparansi.com) - Pembagian paket sembako gratis dan pasar murah kembali digelar di wilayah Kecamatan Tarokan. Setelah sebelumnya, dilaksanakan di Desa Cengkok dan Desa Sumberduren, Rabu (23/5/2018), kegiatan rutin Pemkab Kediri tiap bulan Ramadhan ini digelar di Desa Jati.

Kepala Bagian Perekonomian Drs. D. Sampurno, MM mengungkapkan, kegiatan ini adalah untuk meminimalisir kenaikan harga dan membantu meringankan beban masyarakat. Terlebih lagi, bulan puasa dan menjelang lebaran, harga-harga bahan pokok cenderung naik. Pembagian 500 paket sembako gratis pun melalui perencanaan yang cermat agar benar-benar tepat sasaran.

“Paket sembako ini berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, 1 liter minyak, abon dan kue kering. Beras yang diberikan berkualitas baik, bebas dari kandungan residu kimia. Diperkenalkan kepada masyarakat agar kedepan ketika kita sudah memakai bahan pokok pangan organik, semua bisa sehat sampai tua,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kades Jati, Ali Masduki, mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut di desanya. 

" Terhitung, sudah dua kali ini diadakan pasar murah dan pambagian sembako gratis. Alhamdulillah bisa membantu mereka yang membutuhkan, terutama janda-janda lansia,” terang Ali Masduki.

Sekedar diketahui, saat pembagian sembako gratis diarea pasar murah juga tampak ratusan warga dengan antusias memadati area pasar untuk berbelanja beragam kebutuhan pokok, seperti beras, gula, minyak, telur, bawang merah dan bawang putih. 

Dan, aneka produk menyambut lebaran pun diperdagangkan, diantaranya kue kering dan pakaian untuk anak-anak hingga dewasa. (kominfo/adv/bud)

Foto : Terlihat Taman Hutan Kota Joyoboyo yang akan bersolek kedepanya.

KEDIRI (koran transparansi) - Taman Hutan Kota Joyoboyo yang bertempat di Jalan Ahmad Yani, Kota Kediri atau tepatnya depan Stadion Brawijaya, 2018 ini akan lebih dipercantik oleh Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan  ( DLHKP ) Kota Kediri, dengan menambah beberapa Spot  untuk hiburan wisata keluarga.

Keterangan Didik Catur Kepala DLHKP Kota Kediri, tahun 2018 ini memang akan ditambah beberapa Spot wisata keluarga.

" Kita akan menambah beberapa spot untuk tahun anggaran 2018 ini " ungkap Didik saat dihubungi Kamis (24/05/2018)

Menurutnya, untuk tahapan 2018 ini masih dalam taraf proses Detail Enginering Design ( DED ).

" Mungkin bulan Juni ini DED sudah selesai dikerjakan "imbuhnya.

Selanjutnya, usai DED dikerjakan pihaknya tinggal menunggu proses lelang pengerjaan dan dalam DED nanti beberapa item penambahan sudah dimasukan.

" Meliputi penambahan Sky Walk didalam taman, toilet umum bagi pengunjung, tempat duduk santai bagi pengunjung dan Rumah Pohon" urai Didik.

Dan, untuk wisata edukasi ke anak anak ditaman Hutan Kota nanti akan diberi Patung Panji yang ada keterangan dibawahnya, agar anak anak bisa mengenali kebudayaan yang ada.

Untuk anggaran pembangunan tahap II Taman Hutan Kota Joyoboyo nanti, berkisar  3 milyar lebih dengan luasan taman sekitar 2 hektar.

" Yang pasti 2018 ini dilakukan Pembangunan lanjutan Taman Joyoboyo " pungkas Didik

Sekedar diketahui, ada beberapa taman kota telah dibangun oleh Pemkot Kediri di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Mojoroto terdapat Taman Sekartaji , Kecamatan Kota, ada Hutan Kota atau Taman Joyoboyo , dan juga Taman Ngronggo serta Taman Brantas.

Sementara, untuk Wilayah Kecamatan Pesantren, juga sudah berdiri Taman Tempurejo yang ada dilahan Kelurahan Tempurejo.(adu/bud)

SPSI Tjiwi Kimia Dukung Khofifah : Saatnya yang Bersih Korupsi Pimpin Jatim

Sidoarjo (KoranTransparansi.com) - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dinilai mumpuni untuk memimpin Jawa Timur ke depan. Khofifah dinilai sosok yang bersih dari korupsi.

Hal ini diungkapkan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Tjiwi Kimia, Artyan Yunianto saat menyapa ribuan buruh PT Tjiwi Kimia di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (24/5/2018). Masyarakat Jawa Timur disebut membutuhkan sosok yang memiliki komitmen berantas korupsi.

"Di Tjiwi Kimia one instruction. Secara pribadi, saya mendukung yang bersih dari korupsi. Kita SPSI Tjiwi Kimia membutuhkan figur yang clear, bersih dari korupsi seperti bu Khofifah. Objektifnya, waktunya perempuan memimpin dan bersih dari korupsi," kata Artyan.

Artyan juga menilai program yang digagas Khofifah dan Emil sudah mewakili keinginan masyarakat. Dia mendoakan Khofifah dan Emil bisa mendapat mayoritas suara masyarakat Jawa Timur di 27 Juni nanti.

"Menurut kita bagus, memang misinya bagus bu Khofifah. Semoga saja bu Khofifah bisa menang," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan General Affair Tjiwi Kimia, Sugianto. Dia bersama karyawan mendoakan agar Khofifah  memimpin Jawa Timur, 

"Begini bedanya bu Khofifah ciri khasnya memimpin, perasaannya dalem.Semoga bu Khofifah menjadi Gubernur. Doa orang berpuasa kan mustajab ya," ucap 

Dengan dipilihnya Khofifah-Emil, Sugianto berharap nantinya kesejahteraan di Jawa Timur bisa lebih merata.

"Kami berharap pimpinan Jawa Timur bisa menciptakan Jawa Timur lebih aman. Sehingga pembangunan lebih cepat sehingga pemerataan kesejahteraan khususnya pekerja," pungkasnya. (den)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...