Berita Utama

 Ketua Bawaslu Abhan

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan menekankan bahwa politik uang merupakan kejahatan dalam demokrasi, sehingga sudah sepatutnya masyarakat menolak segala praktik pemberian uang yang dimaksudkan untuk mendongkrak suara dalam pemilu.

"Politik uang adalah kejahatan yang menciderai demokrasi, sedangkan masyarakat merupakan salah satu elemen yang menyukseskan proses demokrasi. Harapan kami, masyarakat ini berpartisipasi (menyukseskan pemilu) dan tidak tergoda, harus berani menolak politik uang," ujar Abhan di Jakarta, Selasa.

Tidak hanya menolak uangnya, masyarakat yang menemukan indikasi tindakan tidak jujur tersebut juga diharapkan segera melapor kepada pengawas pemilu.

"Untuk pengawas, laporan soal pelanggaran itu harus segera ditindaklanjuti, mengingat hanya ada lima hari kerja untuk memeriksanya," ucap dia.

Menurut dia, menjelang dilakukannya pemungutan suara pada Rabu, pihaknya terus menggelar patroli di daerah yang akan dilaksanakan pilkada, guna menyisir dan meminimalisir munculnya pelanggaran.

"Tentu juga mencegah `serangan fajar`. Potensi munculnya pelanggaran itu tinggi pada hari pemungutan suara," tutur Abhan sbagai diberitakan Antara

Ia juga mengimbau pengawas tempat pemungutan suara (TPS) untuk meminta pemilih tidak membawa telepon genggam ke bilik suara, karena dapat memicu praktik politik uang.

"Pemilih bisa mengambil gambar bukti coblosannya dan itu berpeluang untuk terjadi `money politic` pascabayar. Jadi nyoblos dulu, ditunjukkan, lalu dibayar," terang dia.(min)

Anggota DPR RI yang juga Sekjen Ormas MKGR (Partai Golkar)  Dr It Adies Kadir SH,M.Hum

JAKARTA (KoranTransparansi.com) - Anggota DPR RI Dari Partai Golkar Dr Ir Adies Kadir, SH. M.Hum meyakini jika Khofifah Emil menang di Jawa Timur maka Jokowi pada Pilpres 2019 akan memenangkan suara masyarakat Jatim dengan telak.

"Kalkulasinya sangat sederhana dari berbagai hasil riset bisa dilihat bahwa mayoritas pemilih Khofifah Emil di Jawa Timur merupakan pemilih loyal Jokowi. Ini bisa jadi disebabkan variabel parpol mayoritas pendukung Khofifah Emil linier dengan parpol pengusung Jokowi" Jelas Pria yang hobi kuliner masakan tradisional ini.

"Sedangkan dikubu Gus Ipul Puti walaupun ada PDIP dan PKB, tapi disana ada dua parpol yang selama ini menolak untuk mendukung Jokowi yaitu PKS dan Gerindra," Kata mantan ketua Golkar Kota Surabaya ini.

Adies menyatakan bahwa "Faktor kemenangan Khofifah di Jawa Timur akan berperan strategis pada peta pemilih perempuan pada usia 45 tahun keatas, karena selain memiliki basis massa yang loyal dan solid di muslimat, persepsi masyarakat terhadap Khofifah adalah jujur, cerdas dan pekerja keras," ujar legislator dari Dapil Jatim I.

Adies lebih lanjut menjelaskan, "Kelompok millenial saat ini tengah gandrung dengan icon seperti Emil Dardak, selain cerdas dan kreatif Emil dipandang merupakan representasi millenial sukses yang berorientasi kerja, kreatif dan inovatif," paparnya.

Selain itu juga pria yang juga sekjen DPP Ormas MKGR mengatakan, " Saat ini ormas MKGR di Jatim memiliki 40.000 kader. Seluruh anggota Ormas MKGR  sudah diinstruksikan untuk memenangkan Khofifah-Emil di Pilkada Jatim 2018," ujarnya. 

"Beberapa variabel tersebut yang akan memudahkan Jokowi menang telak di Jawa Timur jika Khofifah Emil menang," pungkasnya.(min)

Cenderung Menang Pilgub, Khofifah-Emil 48,5% dan Gus Ipul-Puti 40%

JAKARTA (KoranTransparansi.com) - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis survei terbaru Pemilihan Gubernur Jatim 2018. Hasilnya menunjukan elektabilitas pasangan calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak melesat jauh meninggalkan Gus Ipul - Puti. 

Melalui simulasi kertas suara, responden yang memilih Khofifah-Emil sebanyak 48,5 persen. Sementara Gus Ipul-Puti tertinggal dan hanya memperoleh 40,8%. Sedangkan yang tidak menjawab sebanyak 10,7%.

Survei yang dilaksanakan sejak 21 - 29 Mei 2018 tersebut mengambil sample responden sebanyak 820 orang dengan metode multistage random sampling dengan jumlah proporsional. 

Sedangkan toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan ±3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling. Adapun Populasi survei ini adalah seluruh warga Jawa Timur yang punya hak pilih dan responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka.

Peneliti SMRC Sirajuddin Abbas mengatakan,  elektabilitas Khofifah terus melesat dibandingkan hasil survey Februari 2018 yang lalu. Sedangkan Gus Ipul - Puti terus mengalami penurunan. 

“Dukungan pada Khofifah naik dari 40 persen pada Februari menjadi 48 persen pada Mei. Sedangkan, dukungan terhadap Saifullah menurun menjadi hanya 40,8 persen pada Mei," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua tim sukses Khofifah-Emil M Roziqi mengaku gembira dengan hasil survey SMRC tersebut. Menurutnya, hasil survey tersebut bisa menjadi potret keinginan masyarakat akan pemimpin yang mereka idam-idamkan. 

Roziqi mengungkapkan dirinya dan seluruh tim yakin jika Khofifah - Emil akan memenangkan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Sebelumnya Populi Center, CSIS (Centre for Strategic and International Studies), dan Alvara Research Center merilis hasil survey yang juga menunjukan kedigdayaan Khofifah - Emil dibandingkan Gus Ipul - Puti. 

"Insya Allah menang, wes wayahe," imbuhnya. (den)

Presiden Joko Widodo

Bogor (KoranTransparansi.com) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, Rabu malam, meminta adanya pengecekan berkala terhadap kelayakan kapal berpenumpang.

"Saya juga minta ke Kemenhub dan dinas perhubungan di daerah untuk selalu rutin melakukan pengecekan berkala demi keamanan dan keselamatan penumpang," kata Presiden Joko Widodo.

Presiden menyampaikan pernyataan resmi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi.

Kapal Kayu KM Sinar Bangun yang berkapasitas 43 penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada Senin (18/6) sekira pukul 17.30 WIB.

"Bagi semua pemilik kapal agar mematuhi semua peraturan yang ada, utamakan keselamatan penumpang dan ikuti petunjuk dan arahan dari BMKG mengenai prakiraan dan potensi adanya cuaca buruk," tambah Presiden.

Menurut Presiden, pemerintah akan memberikan santunan kepada para korban yang sampai saat ini masih terus dicari.

"Pemerintah akan memberikan santuan kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan menjadi biaya perawatan untuk mereka yang memerlukan perawatan," ucap Presiden.

Presiden pun meminta agar musibah yang sama tidak terulang kembali. "Saya minta kasus sepeti ini tidak terulang lagi dan saya telah memerintahkan Menhub untuk mengevaluasii seluruh standar keselamatan untuk angkutan penyebarangan," tegas Presiden.

KM Sinar Bangun telah berlayar sekitar 30 menit dari Pelabuhan Simanindo di Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tigaras di Kabupaten Simalungun saat kejadian.

Ketika itu dilaporkan angin bertiup sangat kencang dan ombak di perairan Danau Toba cukup tinggi, sedangkan kapal mengangkut penumpang yang diperkirakan lebih dari 200 orang termasuk sepeda motor yang cukup banyak.

Hingga saat ini jumlah korban yang ditemukan adalah 21 orang dengan rincian 19 orang ditemukan hidup dan 3 orang telah meninggal.

Namun, tidak ada manifes kapal yang hanya mampu bermuatan 43 penumpang itu, hingga saat ini total diperkirakan ada 192 orang yang berada dalam kapal tersebut.(sam)

Kapal Sina Mas mengalami musibah diterjang ombah dan angn kencang. Kapal tersebut membawa sekiatar 80 orang dan 60 kendaraan roda dua,R-2

SIMALUNGUN, MEDAN (KoranTransparansi.com)  - Kapal Penumpang KM Sinar Bangun dari Pulau Samosir tepatnya Simanindo, Kabupaten Samosir,  menuju Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumut, dikabarkan terbalik, Senin (18/6/2018). 

Berdasarkan informasi kapal  tersebut membawa 80 orang penumpang. Namun Informasi warga menyebut kapal berangkat dari Simanindo pukul 18.00 WIB dan setelah belayar sekitar 15 menit meninggalkan dermaga Simanindo mengalami musibah.

Kapal tenggelam dihantam ombak Danau Toba dan angin. Padahal kapal baru bertolak dari Simanindo dan masih berada di perairan sekitar Pulau Tao, Simanindo. 

Belum diketahui berapa penumpang yang selamat. Selain membawa 80 orang penumpang, Kapal tersebut membawa 60 unit kendaran roda dua,R-2.

Informasi yang berhasil dikumpulkan dari sejumlah penumpang baru 3 orang yang berhasil di evakuasi dengan selamat. Selebihnya masih dalam pencarian.(min)

Kapal KM Sinar Bangun dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/06/2018), sekitar pukul 17.30 WIB. Tiga korban berhasil diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Sipintuangin

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sekitar 37 korban tenggelam KM Sinar Bangun telah dievakuasi sejumlah kapal perahu di sekitar lokasi terdekat perairan Danau Toba Sumatera Utara.     

Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui situs resmi "www.bnpb.go.id" di Jakarta Senin, menyebutkan kondisi korban yang dievakuasi belum diketahui.   

"Korban sementara sudah berhasil dievakuasi," kata Sutopo sebagaimana ditulis Antara   

Situs resmi BNPB itu mengungkapkan KM Sinar Bangun hendak menyeberang dari Pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tigaras Parapat pada Senin (18/6)    

Sekitar pukul 17.30 WIB, kapal motor yang diperkirakan mengangkut 80 orang itu tenggelam di perairan Danau Toba atau sekitar satu mil dari Pelabuhan Tigaras diduga akibat cuaca buruk.

Sebuah kapal ferry yang melintasi sekitar lokasi kejadian menyelamatkan tiga korban yang dibawa ke Puskesmas Sipintuangin namun korban lainnya belum ditemukan karena jarak tempat kapal tenggelam jauh dari perlintasan kapal ferry    

Petugas gabungan berupaya mencari korban lainnya dengan melibatkan Basarnas, TNI Angkatan Laut dan kepolisian.   

Korban lainnya yang berhasil dievakuasi KMP Sumut 2 sebanyak tiga orang selamat dan KMP Sumut 1 terdiri dari dua orang selamat, serta seorang meninggal dunia berjenis kelamin perempuan dibawa ke Puskesmas Simalungun.

Kapal kayu Sinta Damai juga menyelamatkan 14 orang namun belum diketahui kondisi terakhir dari para korban kapal tenggelam itu. BNPB juga menginformasikan korban selamat yang berada di Simamindo mencapai 15 orang.(kh)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...