Berita Utama

Kementerian PANRB akan membangun beribu Mall Pelayanan Publik

JAKARTA (KoranTransparansi.com) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menggagas dibangunnya ribuan Mall Pelayanan Publik (MAP) . Bahkan gagasan ini sudah mulai direalisasi diantaanya di Kabupaten Mojokerto dan Sidoarjo.

Dengan dibangunnya mall tesebut masyarakat didaerah itu akan mendapat banyak kemudahan. Ini adalah bentuk terobosan Kementerian PANRB. tegas Menteri PANRB dalam diskusi di kantor Sekretariat Negara di Jakarta Jumat.

Selain Mojokerto dan Sidoarjo, Kabupaten lainya  Kota Padang, Kota Pekanbaru, Kota Tangerang, Kota Banda Aceh, Kota Makassar, Kota Samarinda, , Kota Palembang, Kabupaten Bantul, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Kulon Progo. 

“Konsep mal ditawarkan sebagai solusi dari pelayanan terpadu yang saat ini belum terintegrasi antara pelayanan pusat dan daerah sekaligus pelayanan bisnis dalam satu tempat, dimana kita hanya datang ke satu tempat untuk memenuhi semua keperluan kita,” ujar Menteri Asman saat Leader’s Talk Sesi 2 di Kantor Sekretariat Negara, Jumat (13/07).

Dalam release yang diterima wartatranparansi.com, kemeneian Tidak main-main, pemerintah membangun Mal Pelayanan Publik yang didalamnya tersedia berbagai jenis pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat bahkan nantinya akan mengintegrasikan sistemnya. 

Dengan demikian masyarakat tidak direpotkan lagi dengan birokrasi yang selama ini dianggap berbelit.

Inovasi pelayanan ini sebagai salah satu solusi untuk mempermudah segala pelayanan yang dibutuhkan warga. “Semuanya akan terus dikembangkan,” ujar Menteri Asman.

Konsep MPP ini mengadopsi dari Public Service Hall (PSH) milik Georgia. PSH di Georgia adalah pusat pelayanan yang melayani pelayanan secara terpadu dan terintegrasi, baik antar kementerian maupun dengan pemerintah lokal di sana. 

“Konsep dan prinsip tersebut tersebut kemudian kita adopsi dengan pembentukan Mal Pelayanan Publik,” imbuh Asman.

Sejalan dengan program prioritas Presiden Joko Widodo bahwa pelayanan publik harus diperbaiki dan perizinan dipermudah. “Diharapkan Indonesia juga bisa meningkatkan ranking Ease of Doing Business (EoDB) seperti Georgia,” ujarnya.

PSH Georgia mampu meningkatkan ranking EoDB, tahun 2017 dari ranking ke-16 ke posisi 9 pada tahun 2018. MPP di Indonesia juga diharapkan memiliki daya gedor EODB seperti di Georgia, sehingga target Presiden Joko Widodo dapat tercapai, yakni menduduki ranking 40 dimana saat ini masih di urutan 72. “Kehadiran MPP di Indonesia juga diharapkan membuat perubahan seperti itu,”

Hingga tahun 2018, telah terbentuk MPP di beberapa daerah di Indonesia, yaitu Kota Tomohon, Kota Batam, Provinsi DKI Jakarta, Kota Surabaya, Kabupaten Banyuwangi, Kota Denpasar, Kota Bekasi, Kota Bitung, dan Kabupaten Karangasem.

"Dengan adanya Leader’s Talk tentang MPP ini diharapkan pentingnya peningkatan pelayanan publik dapat semakin menjadi kesadaran bersama di kalangan aparatur negara,” imbuhnya.

Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota di Indonesia mulai berlomba-lomba untuk membuat MPP di daerahnya masing-masing. “Hal ini menunjukkan niat serta usaha yang baik dari pemerintah untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat,” imbuhnya.

Dikatakan, tantangan di masing-masing daerah dapat sangat berbeda dalam proses pembangunan MPP, untuk itu Menteri berharap pada kesempatan ini dapat menjadi waktu yang sangat bermanfaat untuk berdiskusi, berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai MPP.

Leader’s Talk ini dihadiri Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Walikota Tomohon (Provinsi Sulawesi Utara) Jimmy F. Eman, Wakil Walikota Batam (Provinsi Kepulauan Riau) Amsakar Achmad, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia, dan CEO Good News From Indonesia. (rom)

Wakil Presisden Yusuf Kalla meresmikan rumah sakit islam Surabaya, Kamis (12/7/2018)

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla memberikan apresiasi terhadap kemajuan pembangunan fisik dan peningkatan layanan rumah sakit yang berada dibawah pengelolaan Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis).

“Ini RS yang memiliki sejarah panjang dan terus mengalami kemajuan. Karena itu, kami harapkan dengan pembangunan Graha RSIS ini akan melengkapi niat baik dan upaya kita memiliki layanan kesehatan yang islami,” pujinya meresmikan rumah akit tersebut di Surabaya, Kamis (12/7/2018).

Wapres Jusuf Kalla menjelaskan, selain kemajuan pendidikan, untuk menjadi bangsa yang besar, salah satu yang menentukan adalah kemajuan pembangunan di bidang kesehatan. “Jika bangsa ini ingin besar, tentu masyarakatnya harus produktif, agar bisa produktif, tentu harus sehat. Jadi kita harus bangun kesehatan” katanya.

Rumah Sakit, lanjut Wapres Jusuf Kalla, merupakan salah satu faktor penentu kemajuan kesehatan. Karena itu, pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini meminta RS untuk terus meningkatkan SDM tenaga kesehatan, teknologi, hingga keramahan atau hospitality-nya . 

Ditambahkan Wapres Jusuf Kalla, perbaikan fasilitas rumah sakit tersebut tetap harus dibarengi dengan kesehatan lingkungan serta perilaku masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan bisa menjaga kebersihan lingkungan serta pola hidup yang sehat agar terhindar dari masalah kesehatan. 

Setelah memberikan sambutan dan meresmikan gedung Graha RSIS, Wapres Jusuf Kalla berkesempatan meninjau beberapa ruangan yang ada di gedung ini. Mulai dari poli umum, disusul dengan hemo dialis ruang cuci darah, kemudian menuju lantai empat di ruang Mekah rawat inap. 

Hadir mendampingi Wapres dalam kesempatan ini, a.l. Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menristek Dikti Mohammad Nasir, Kepala Sekretariat Wapres, Mohamad Oemar dan Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah, Syahrul Udjud, dan Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA.  (min)

 

Susilo Bambang Yudhoyono berencana membuta memorial 10 tahun memerintah.
JAKARTA (KoranTransparansi.com) - Presiden keenam Indonesia, Susilo B Yudhoyono (SBY), berencana membuat memoar tentang pengalaman menjadi orang nomor satu di Indonesia untuk diluncurkan tahun depan saat genap berusia 70 tahun.
 
"Yang jelas Ibu Ani meluncurkan buku kedua, 'menantang' saya. Bahasa 'menantang' kalau diperhalus menginspirasi untuk menerbitkan buku yang kurang lebih sama," tutur dia dalam peluncuran buku Ani Yudhoyono: 10 Tahun Perjalanan Hati, di Jakarta, Minggu.
 
Menurut Yudhoyono, biasanya mantan presiden atau perdana menteri menulis memoar atau biografi setelah dua hingga tiga tahun lengser dari posisinya.
 
Sementara dia sudah lebih dari empat tahun sejak meninggalkan pemerintahan sehingga dia nilai sekarang saat yang tepat mulai membuat memoar.
 
"Tahun depan tepat usia saya 70 tahun saya ingin mempersembahkan biografi atau memoar kepada para sahabat dan rakyat Indonesia," kata dia.
 
Ada pun terkait buku biografi istrinya, ia memberikan komentar, yakni untuk judul "Ani Yudhoyono: 10 Tahun Perjalanan Hati" sesungguhnya tidak hanya menunjukkan perjalanan hati, melainkan juga pikiran dan tindakan selama menjadi ibu negara.
 
Selanjutnya, dalam memulai tugas sebagai ibu negara, Ani Yudhoyono mencari tahu peran dan tugasnya, tetapi tidak menemukan satu sumber pun yang menentukan tugas dan peran ibu negara.
 
Yudhoyono sepakat pada hal itu karena memang tidak ada undang-undang yang mengatur peran dan tugas ibu negara, berbeda dengan presiden yang jelas merujuk konstitusi, undang-undang dan konvensi yang berlaku.
 
Ia berharap buku tersebut akan memberikan gambaran mengenai peran seorang ibu negara yang hingga kini tidak didefinisikan dalam berbagai sumber. (sam)
 
 
 
 
Area lampiran
 
 
 
 
 
Ketua Komisi lll DPR RI mulai bahas pengamanan Asian Game dengan Polri
JAKARTA (KoranTransparansi.com) - Komisi III DPR RI mengunjungi Polda Metro Jaya untuk mengetahui bagaimana persiapan dan strategi pengamanan menghadapi event internasional Asian Games 2018 yang akan dibuka pada 18 Agustus mendatang.
 
Demikian diungkapkan Ketua Komisi III DPR RI Kahar Muzakir saat menggelar pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya dan jajarannya serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (09/7/2018).
 
“Kami meminta penjelasan kepada Kapolda Metro Jaya secara komprehensif mengenai berbagai persiapan, kebijakan pengamanan, dan kendala yang dihadapi,” imbuh Kahar, saat memimpin pertemuan.
 
Politisi Partai Golkar ini juga menekankan perlunya berbagai operasi cipta kondisi sejak dini untuk menekan potensi gangguan keamanan jelang perhelatan akbar Asian Games di Ibu Kota Jakarta.
 
“Maraknya kasus jambret di Jakarta beberapa waktu lalu perlu direspon secara serius, agar tidak mencoreng citra keamanan Ibu Kota selaku tuan rumah Asian Games,” pinta legislator asal Dapil Sumatera Selatan I.
 
Menanggapi hal itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengatakan bahwa keamanan dan ketertiban di wilayah Polda Metro Jaya menjelang event Asian Games harus terjaga dengan baik dan  menjadi fokus utama jajarannya.
 
“Sejak 4 Juli sudah dilakukan operasi cipta kondisi  dan diamankan 387 pelaku kriminal seperti preman, jambret, begal dan lain-lain. Ini salah satu upaya serius kami mengamankan ibu kota,” jelas Kapolda Metro Jaya dalam paparannya.
 
Sementara terkait kelancaran lalu lintas, pihaknya juga tengah gencar melakukan sosialisasi penerapan ganjil-genap yang diperluas wilayahnya dan diperpanjang masa berlakunya.
 
“Untuk itu kami juga memohon pengertian masyarakat atas ketidaknyamanan terkait kebijakan ganjil-genap demi mensukseskan event Asian Games,” pungkas Kapolda.
 
Kunjungan kerja ini juga diikuti oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa, serta sejumlah Anggota Komisi III DPR RI diantaranya Masinton Pasaribu, Risa Mariska, Adies Kadir, Bambang Heri Purnama, Muhammad Syafei, Hinca I.P Panjaitan, Muslim Ayub, Mohammad Toha, Aboe Bakar Al Habsy, Aditya Mufti Arifin, Ahmad Sahroni, Sarifuddin Sudding. (nov)
 Peesiden Joko Widodo didampingKetua Umum HKTI Moeldoko mengunjungi pameran Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) 2018 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu siang. (Biro Pers Setpres)

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Presiden Joko Widodo mengunjungi pameran Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) 2018 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu siang.

Seperti yang dirilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, pameran ini merupakan bagian dari rangkaian ASAFF yang dihelat oleh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) pada 28 Juni - 1 Juli 2018. Tiba di JCC sekitar pukul 14.11 WIB,

Presiden yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam, disambut oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Ketiganya kemudian langsung masuk untuk meninjau pameran. Kedatangan Presiden membuat suasana pameran menjadi lebih ramai. Pengunjung pameran yang hadir saat itu tampak antusias untuk bersalaman dan berfoto bersama Presiden. Sambil menyapa dan bersalaman dengan pengunjung,

Presiden kemudian berkeliling meninjau stan produk-produk pertanian yang dipamerkan. Pertama, Presiden mengunjungi stan komoditas pertanian seperti bawang, cabai, paprika dan kentang. Setelah itu stan berikutnya yang dikunjungi Presiden adalah stan tanaman hidroponik. Di beberapa stan, Presiden pun sempat berbincang dengan pemilik produk. Tidak hanya komoditas pertanian, di pameran ASAFF yang mengusung tema “Transforming Challenges into Opprotunities: Agricultural

Innovation and Food Security” ini pun dipamerkan berbagai inovasi di bidang pertanian. Presiden pun meninjau stan alat-alat pertanian moderen mulai dari drone hingga Controlled Atmosphere Storage (CAS) atau mesin penyimpanan yang bisa menyimpan bahan pangan segar hingga enam bulan. Terkait inovasi ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebutkan bahwa inovasi bisa menjadi kunci sukses di bidang pertanian, misalnya tercapainya swasembada pangan.

"Swasembada pangan bisa terjadi, bahkan kedaulatan pangan akan terjadi manakala inovasi kita dorong dan kita kembangkan. Kata kunci untuk suksesnya suatu pertanian harus mendorong inovasi mulai dari bibit hingga pengolahan pascapanen," ujar Menteri Pertanian kepada awak media.

Senada dengan Menteri Pertanian, Kepala Staf Kepresidenan yang juga Ketua Umum HKTI Moeldoko menyampaikan bahwa negara-negara yang memiliki tingkat kemajuan di bidang pertanian pasti memiliki inovasi yang sangat tinggi. Menurutnya, pertanian Indonesia pun bisa lebih berkembang dengan pendekatan teknologi yang dibudidayakan.

"Masyarakat kita hampir sebagian masih menggunakan pendekatan tradisional. Berbagai inovasi di sini kita ambil, kita komunikasikan dengan para pengusaha sehingga nanti semua pengembangan produk itu bisa dikembangkan dan digunakan oleh petani," kata Moeldoko. Selesai berkeliling meninjau pameran, sekitar pukul 14.55 WIB Presiden meninggalkan JCC.(sam)

Jaja Ahmad Jayus.

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Komisioner Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus terpilih menjadi Ketua KY menggantikan Aidul Fitriciada Azhari, untuk periode Juli 2018 hingga Desember 2020.

Sementara itu untuk posisi Wakil Ketua KY terpilih Komisioner KY Maradaman Harahap menggantikan Sukma Violetta.

Jaja dan Maradaman berhasil mendapatkan suara terbanyak dalam `voting` Rapat Pemilihan Pimpinan KY Periode Juli 2018-Desember 2020 yang digelar di Gedung KY Jakarta, Jumat.

"KY memiliki tugas berat dalam menjaga peradilan bersih di Indonesia, untuk itu saya berharap kepada Anggota KY dan seluruh pegawai Sekretariat Jenderal KY untuk bekerja keras agar terwujud peradilan bersih," pesan Jaja ketika memberikan kata sambutan usai pemilihan Ketua KY.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari pada pukul 14.00 WIB.

Semua Anggota KY berhak mencalonkan diri sebagai Ketua atau sebagai Wakil Ketua melalui pemilihan yang dilakukan oleh Anggota KY secara langsung, bebas dan rahasia, serta dilaksanakan secara terbuka untuk umum.

Pemilihan dilakukan dalam dua tahap, yaitu dimulai dengan pemilihan Ketua dan dilanjutkan pemilihan Wakil Ketua.

Dari total tujuh Anggota KY yang memberikan suara, Jaja berhasil mengantongi lima suara, sementara satu suara untuk Aidul dan satu suara lainnya abstain.

Untuk Wakil Ketua KY, Maradaman memperoleh lima suara, dan dua suara lainnya memilih abstain.

"Kami memohon doa dan dukungan semua pihak agar amanah ini bisa diembannya dengan baik," ujar Maradaman dalam kata sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, juru bicara KY Farid Wajdi mengapresiasi proses pemilihan ini.

"Proses demokrasi ini diharapkan memberikan dampak positif dan energi baru bagi seluruh elemen KY ke depan," kata Farid.(sam)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...