Berita Utama

Published in Berita Utama

Martono Inginkan Khofifah-Emil Menang 15 Persen

Mar 15, 2018 Publish by 
Hasil survey menunjukan bahwa Khofifah-Emil bisa menang. Koordinator budang kepartian partaipengusung paslon nomor urut 1 ingin kemenangan diatas 15 persen.
Hasil survey menunjukan bahwa Khofifah-Emil bisa menang. Koordinator budang kepartian partaipengusung paslon nomor urut 1 ingin kemenangan diatas 15 persen. (kt/min)

SURABAYA  – Koordinator bidang kepartaian pengusung paslon Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak nomor urut 1,  Dr Martono terang  terangan bahwa naiknya elektabilitas hasil survey litbang kompas hampir 80 persen kerja paslon dan relawannya.

Kalau di breakdown lagi, Mas Emil baru menyumbang 40 persen. Sebab itu  Emil yang mewakili generasi milinial perlu dipacu lagi. Emil harus berani turun ke pasar, stasiun, terminal dan tampil dialog publik  lintas generasi.

Kalau kerja partai pengusung sudah maksimal, maka hasilnya tentu akan berbeda. Martono mengatakan, yang perlu diamankan dulu adalah memastikan 2,5 persen sampai 3 persen agar aman dari gugatan.

"Kalau masih dibawah angka itu dianggap rentan gugatan. Tapi partai pengusung ingin menang diatas 15 persen dari jumlah penduduk Jawa Timur," jelasnya.

Menjawab petanyaan soal soliditas partai pengusung dosen UBAYA (Universitas Surabaya) ini memaparkan , saya pastikan bahwa  semua partai sudah bekerja. Mereka tetap soilid. Ini hanya soal momentum saja. Tapi secara keseluruhan partai pengusung sudah berjalan.

Partai bekerja berdasarkan tahapan dan   survey, lalu pembentukan saksi  dan pelatihan bagi para saksi. Kedua konsolidasi partai ini juga disinkronkan dengan pendukung yang lain.

Waktunya masih dua bulan lagi. Masih cukup waktu untuk menaikan elektabilitas Khofifah-Emil. Ada tahapan tahapannya. Cuma pendukunga ini sepertinya terlalu bersemangat. Partai pengusung, kata Martono masih tetap solid. ucapnya mempertegas.

Terpisah Sekretaris tim pemenangan Khofifah-Emil Renvil Antonio mengatakan, sosialisasi baik dari tim relawan maupun tim kampanye  partai pengusung alhamdulillah bejalan baik. Semuanya sudah bergerak dengan caranya sendiri. Muaranya tetap untuk pemenangan Khofifah-Emil.

Khusus untuk Demokrat, ketika raker di Tulungagung, Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) sudah mengintruksikan kepada DPD 2 se Jawa Timur untuk bekerja keras menyukseskan pilgub ini. Terutama mengamankan dapilnya masing masing.

Kami sangat optimis bahwa paslon Khofifah-Emil akan memenangi PIlgub ini. Hanya pergerakan masing masing partai yang perlu untuk di senergikan terutama soal koordinasi program.

Relawan, pendukung maupun simpatisan Khofifah-Emil menaruh optimis atas unggulnya pasangan yang didukungnya tersebut.

Seperti yang disampaikan Ketua Bara JP (Barisan Relawan Jokowi for Presiden) Jawa Timur, Giyanto Wijaya, menanggapi positif hasil survei dari Litbang Kompas tersebut. Giyanto, menyebut survei tersebut merupakan sinyal positif untuk pasangan Khofifah-Emil.

"Sangat memberi angin segar. Bu Khofifah mulai turun ke berbagai daerah Jawa Timur, baru melepas jabatan Mensos kan baru Januari lalu, sedangkan dari Gus Ipul sudah lama," ucap Giyanto.

Bara JP, Giyanto menjelaskan, sudah bergerak menyosialisasikan program Khofifah-Emil kepada semua elemen masyarakat. "Sekarang di akar rumput, banyak loyalis bu Khofifah enggak bisa digoyang," jelasnya.

Bersama relawan lainnya, loyalis pendukung Jokowi ini bertekad menyisir daerah-daerah zona merah Khofifah-Emil. Termasuk, dikatakan Giyanto, memberi pncerahan kepada masyarakat tentang prestasi Khofifah selama menjabat dua kali Menteri di era Presiden berbeda.

"Di tempat yang unggul kita perkuat lagi, yang lemah kita tingkatkan. Kita kerja mikro, yang benar-benar loyalis, menarik orang di sekitar kita 10-20 orang. Kita kasih tahu ini loh yang pernah dilakukan selama ini," pungkasnya.

Senada dengan Bara JP, relawan siber yang menamai diri Gokil (Generasi Optimis Khofifah-Emil) mengakui mendapat suntikan semangat. Koordinator Gokil, Bayu Anggara menilai ini merupakan sinyal positif untuk Khofifah-Emil.

"Hasil survei, bagi kita positif. Bahkan menjadi bahan kita untuk memviralkan info seperti itu," ucap Bayu

Bayu mengatakan, Gokil membidik pemilih milenial di Jawa Timur untuk target suara. Gokil memviralkan program Khofifah-Emil.

"Kita viralkan ke tetangga, ke teman-teman. Kita lewat media sosial, kita sampe grup kelurahan dan RT juga. Kita dorong, menyosialisasikan terus program-program Khofifah-Emil," tuturnya.

Hal itu juga diamini, Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair), Fahrul Muzaqqi, yang menilai elektabilitas pasangan Khofifah-Emil sangat berpotensi terus naik.

“Dari awal justru bu Khofifah potensi terus naiknya sangat besar. Itu perlu dipertahankan kalau bisa ditingkatkan,” kata Fahrul.

Kemudian, pasangan Khofifah, Emil bisa dimaksimalkan untuk menggenjot elektabilitas. Bupati Trenggalek nonaktif dinilai pasangan yang tepat untuk mendulang suara di sejumlah wilayah Jawa Timur.

“Sekarang yang perlu digenjot wakil dari pasangan calon. Celah itu bisa dimanfaatkan pak Emil untuk memaksimalkan elektabilitasnya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Litbang Kompas, Khofifah-Emil unggul  44,5 persen. Kemudian Khofifah-Emil unggul di empat wilayah Jawa Timur. Dengan rincian, Mataraman Pesisir (Bojonegoro, Lamongan, Tuban) 54,1%, Mataraman (Pacitan, Madiun, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Nganjuk, Blitar, Tulungagung) duo NU ini unggul di angka 47,2 %,

Madura (Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep) 50,7%, dan wilayah Osing (Banyuwangi) menjadi milik Khofifah-Emil dengan persentase 53,1%. (min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...