Berita Utama

Published in Berita Utama

Kominfo Pontianak Manjakan Masyarakat Dengan Aplikasi Gensil

Mar 02, 2018 Publish by 
Kominfo Pontianak Manjakan Masyarakat Dengan Aplikasi Gensil
(kt/jt)

Pontianak (KoranTransparansi.com) - Kominfo Pontianak sebagai Ketua PPID Utama Pemerintah Kota Pontianak, memanjakan masyarakat untuk memperoleh informasi dengan aplikasi Gencil. 

          Rudhy Pirngadi, bidang statistik sektoral Kominfo Kota Pontianak, saat menerima perwakilan PPID Jatim mengatakan, bahwa melalui aplikasi Gencil hasil kerja (Pontianak Digital Stream Komunitas IT) berhasil memanjakan informasi publik kepada masyarakat. 

            Aplikasi Gencil ( kecil, bahasa daerah Pontianak ), sekarang sedang mengembangkan informasi satu data dengan jumlah informasi sudah mencapai 800 ribu lebih, dengan memgandalkan layanan Laporan Pengaduan Masyarakat, dan Harga Pangan, serta ramalan cuaca melalui kerja sama dengan BMKG. 

            “Alhamdulillah program ini sudah memasang 72 titik dari target 300 di seluruh penjuru kota Pontianak, dengan harapan semua laporan masyarakat dapat diterima dengan baik dan segera ditindaklanjuti atau diselesaikan dengan cepat,” kata Rudhy, Jum’at (2/2/2018) di ruang operasional kantor Walikota Pontianak.

          Menurut dia, untuk sementara yang dikembangkan ialah laporan masyarakat dan harga pangan. “Khusus harga pangan, selalu update di 5 pasar di Pontianak, dan waktu bukan Mei 2017 saat kelangkaan bawang putih dan harga mencapai rata-rata 80 ribu, maka walikota langsung bersama tim turun tangan hingga harga stabil 35 ribu,” kata Syamsul Akbar, bidang Pelayanan Elektronik dan Telematika di tempat yang sama dengan dibantu Sri Wulani Rezeki Elida, Kasi Pusat Layanan Pengaduan.

            Rudhy menjelaskan, ada 5 pasar besar dengan dipasang video layar besar selalu mengumumkan harga pangan atau kebutuhan pokok, yaitu pasar Teratai, pasar Flamboyan,pasar Dahlia, pasar Kemuning, dan pasar Puring.

           Akbar juga menegaskan, di 5 pasar itu bidang pasar Disperindagkot Pontianak memantau harga di pasar kemudian melaporkan ke operator dengan diberi tanda biru di layar menunjukkan harga saat itu. Sedangkan garis warna merah hal itu peringatan dari Bank Indonesia bahwa harga sudah melampai ketentuan.

          Tetapi khusus harga pangan ini, lanjutnya, harga tiket tidak bisa distabilkan kalau mengalami inflasi harga yang hampir dapat diperkirakan terjadi 4 kali dalam setahun.

          Sedangkan mengenai menembangkan aplikasi Gencil ditangani oleh teman-teman komunitas sesuai dengan dalam perjanjian kerjasama operasional, misalnya, konten kuliner menjadi hak Pontianak Digital Stream Komunitas IT.

           Namun program ini, kata Akbar, juga sudah koneksi dengan Polda, Polresta, dan BMKG untuk memantau berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat dan terus dikoordinasikan juga diumumkan kebaruannya. 

           “Melalui aplikasi Saweda masyarakat bisa melihat perkembangan cuaca di kota Pontianak, paling tidak selama 3 hari,” kata Akbar.

           Mengenai penanganan PPID melalui permohonan konveansional, kata Rudhy, ditangani bidangnya. Sedangkan publikasi pasal 9 dan 10 atau secara berkala dan serta merta, masih sedang diproses melalui satu data yang sudah tersedia. (JT)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...