Berita Utama

 Polda Metro Jaya menetapkan 257 tersangka kerusuhan aksi unjuk rasa menolak hasil hitungan KPU dari beberapa lokasi di wilayah Jakarta pada aksi 21-22 Mei.

 

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Kondisi ibukota masih belum memperlihatkan tanda-tanda pemulihan setelah terjadinya kericuhan yang terjadi di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat, Rabu dini hari (22/5).

Sejumlah layanan transportasi umum seperti Moda Raya Terpadu serta bus Trans Jakarta yang melintas di sekitar Jalan MH Thamrin tidak dapat beroperasi optimal.

Pusat perbelanjaan di wilayah ini juga tidak bisa memberikan layanan yang baik kepada pengunjung karena hanya sebagian kecil toko yang buka dan beroperasi seperti biasa.

Kericuhan ini terus meluas hingga mengarah ke wilayah Petamburan dan Pasar Slipi, Jakarta Barat, yang sempat membuat aparat keamanan kewalahan dalam membubarkan massa.

Perlawanan massa tersebut membuat aparat keamanan bekerja ekstra keras, apalagi aksi itu ditandai dengan pembakaran ban dan sejumlah benda di jalan maupun blokade jalan.

Aparat keamanan bahkan menggunakan helikopter yang terpantau berlalu lalang membawa kantong air untuk dijatuhkan di beberapa titik lokasi kerusuhan yang terdapat pembakaran sejumlah benda di jalanan.

Berdasarkan pantauan di sekitar perempatan Jalan KS Tubun, Jalan Jati Baru Raya, dan Jalan Slipi I Jakarta Barat, Rabu siang, helikopter berulang kali menjatuhkan air di lokasi pembakaran pada perempatan jalan tersebut.

Sementara itu, aksi massa di depan Kantor Banwaslu masih berlangsung damai, hingga Rabu sore, usai waktu berbuka puasa.

Namun, kondisi berubah 180 derajat, ketika massa yang berada di perempatan Bawaslu dan Mandiri Tower, mulai melakukan provokasi tepat sebelum pasukan Brimob yang berjaga di depan Bawaslu, akan melakukan pergantian barisan depan sekitar Pukul 20.30 WIB.

Pelemparan batu, botol petasan, dan bom molotov diarahkan ke arah aparat keamanan. Massa juga menyalakan kembang api ke arah polisi sehingga asap memenuhi sekitar lokasi.

Kembang api diarahkan dari massa yang berada di perempatan Jalan Thamrin dan Jalan Wahid Hasyim serta massa yang berada di lantai atas Gedung Sarinah.

"Teman-teman di Sarinah untuk turun semua, keluar. Yang ada di Sarinah untuk segera turun," kata pihak kepolisian mengimbau massa.

Pihak kepolisian juga terus diingatkan untuk tidak terprovokasi oleh tindakan massa yang menyalakan kembang api tersebut, dan hanya memanfaatkan tameng yang ada untuk melindungi diri.

Penetapan tersangka

Hampir bersamaan dengan kericuhan yang mulai di depan Kantor Bawaslu, Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar jumpa pers terkait penangkapan 257 tersangka yang telah berbuat ricuh pada Rabu dini hari.

Sebanyak 257 tersangka terdiri dari 72 tersangka diamankan di depan Bawaslu, 156 orang di lokasi kerusuhan Petamburan, dan 29 tersangka di Gambir.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengungkapkan para pelaku kericuhan di Bawaslu RI, Petamburan, dan Gambir disuruh dan dibayar oleh seseorang.

"Pelaku datang dari Jawa Barat ke Sunda Kelapa, bertemu seseorang (yang menyuruh sebelum ke TKP) di sana, dan sekarang lagi kita gali," ujarnya.

Hal itu terbukti dengan adanya pembicaraan lewat grup WA menyebarkan ajakan penyerangan dan juga melaporkan situasi kerusuhan.

Di tempat kejadian perkara ditemukan sejumlah uang yang ada di dalam amplop yang sudah bertuliskan nama-nama yang diduga pelaku kerusuhan.

Kericuhan juga sudah terencana dengan matang, karena peralatan yang dipakai untuk menyerang petugas, disiapkan oleh yang merencanakan kerusuhan bukan orang-orang yang terlibat bentrok.

Selain mengamankan sejumlah uang, kepolisian juga mengamankan clurit, batu, mercon, petasan dan busur panah.

"Pelaku disangkakan melanggar pasal 170 KUHP dan 212, 214, 218, dan untuk Petamburan dikenakan juga pasal 187 terkait pembakaran," ujarnya.

Korban bentrok

Hingga Pukul 22.30 WIB, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan Jakarta telah merawat 161 korban bentrok di sekitar Jalan Thamrin, Tanah Abang maupun Petamburan, Jakarta Pusat.

Kepala Bagian Umum dan Pemasaran RSUD Tarakan Reggy S Sobari mengatakan beberapa korban bentrok antara massa dengan aparat keamanan mengalami luka akibat peluru karet.

"Ada beberapa korban yang membawa peluru karet itu saat dibawa ke RSUD Tarakan. Ada beberapa yang kami bantu mengeluarkan peluru karet itu dari tubuhnya," ungkapnya.

Reggy mengatakan tidak ada korban yang terluka akibat peluru tajam. Beberapa korban yang sudah diperbolehkan pulang malah meminta proyektil peluru karet yang mengenai tubuhnya untuk dibawa.

Dari jumlah tersebut, menurut Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang datang untuk menjenguk, sebanyak 140 korban di RSUD Tarakan sudah diperbolehkan pulang.

"Ada dua orang yang meninggal. Itu tadi pagi, bernama Adam (17) dan Widianto (18). Kemudian, ada 17 orang yang dirawat inap, perlu perhatian khusus. Yang 140 orang sudah pulang," jelasnya.

Kehadiran Fadli ke RSUD Tarakan itu merupakan bagian dari tugas pengawasan DPR untuk pendataan jumlah korban bentrok.

Sementara itu, korban bentrokan yang tercatat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mencapai 24 orang yang hampir semuanya mengalami sesak nafas karena menghirup gas air mata.

Beberapa korban bentrokan bahkan harus dibawa ke ruang dekontaminasi agar tidak membawa residu gas air mata ke dalam ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Sebagai antisipasi, pihak RSCM juga menyediakan sebuah tenda khusus untuk merawat korban bentrokan.

Pada saat yang sama, Rumah Sakit Budi Kemuliaan juga tercatat telah menerima sebanyak 177 korban terluka ringan maupun berat.

Terpantau aman

Meski massa bergerak mundur sambil membakar warung sate dan pos polisi di persimpangan Jalan Wahid Hasyim menuju Jalan H Agus Salim, suasana mulai terkendali pada Kamis (23/5) Pukul 01.00 WIB.

Kondisi mulai berangsur pulih di sekitar wilayah Thamrin seiring dengan upaya gigih aparat keamanan yang terus menerus menembakkan gas air mata.

Kepala Satuan (Kasat) Binmas Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Syarif Hidayat ikut memastikan situasi di depan bundaran Hotel Indonesia (HI) telah aman terkendali.

"Silahkan dilihat langsung sejak kemarin massa hanya terkonsentrasi di depan Gedung Bawaslu saja. Tidak sampai ke sini," ujarnya.

Puluhan personel polisi anti huru-hara yang dikerahkan di kawasan bundaran HI pun sudah tampak beristirahat setelah pembubaran massa aksi demonstrasi di depan Kantor Bawaslu.

Meski demikian, menurut Syarif, polisi tetap akan bersiaga di ruas jalan mengantisipasi adanya situasi tak diduga.

Lokasi lainnya di Jakarta juga terpantau aman, termasuk di berbagai tempat wisata, salah satunya kawasan Kota Tua yang selalu ramai dikunjungi masyarakat.

Kepala Unit Pelaksana Kerja (UPK) Kota Tua Jakarta Norviadi S Husodo memastikan lokasi wisata Kota Tua aman dikunjungi meski ricuh unjukrasa berlangsung.

"Kalau di area Taman Fatahillah bisa dikatakan cukup kondusif, karena malam hari masih ada yang datang ke sana, teman komunitas juga beraktivitas," ujar Norviadi.

Terkait pengamanan, Kota Tua mendapat dukungan keamanan 50 personel TNI dan 100 personel Polri khusus di area Taman Fatahillah.

Wilayah sekitar Glodok hingga Kota Tua telah mendapatkan penebalan personel keamanan sebanyak 1.100 orang untuk membatasi pendemo melewati kawasan Kota Tua.

Secara keseluruhan, wilayah lain di Jakarta sepanjang Rabu juga terpantau kondisi aman, meski kondisi lalu lintas di berbagai ruas utama tidak seramai biasanya. (jon)

Rakornas Timdu Penanganan Konflik Sosial Dalam Rangka Merekatkan Merekatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Pasca Pemilu Serentak 2019, di Hotel Grand Paragon, Jl. Gajah Mada No. 126, Jakarta Barat, Kamis (16/05).

Jakarta (KoranTransparansi) - Provinsi Jatim kembali menorehkan prestasi, dengan berhasil mendapatkan penghargaan sebagai provinsi terbaik tim terpadu (Timdu) tingkat nasional dalam penanganan konflik sosial tahun 2019. Penghargaan ini diperoleh Provinsi Jatim atas keberhasilannya mampu menjaga stabilitas dan keamanan yang kondusif pasca Pilkada Serentak 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, pada acara Rakornas Timdu Penanganan Konflik Sosial Dalam Rangka Merekatkan Merekatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Pasca Pemilu Serentak 2019, di Hotel Grand Paragon, Jl. Gajah Mada No. 126, Jakarta Barat, Kamis (16/05).

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan, penghargaan ini juga bentuk keberhasilan Timdu penanganan konflik sosial di Jatim. Timdu tersebut yaitu Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Kabinda, tokoh ulama, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, penghargaan ini juga merupakan wujud strong partnership dan harmonious partnership yang telah dibangun selama ini.

“Saya rasa ini adalah wujud keberseiringan antara doa para ulama dan kerja keras dari semua terutama forkopimda dan elemen strategis masyarakat yang bisa mengantarkan Jatim memperoleh penghargaan ini,” tutur orang nomor satu di jajaran Pemprov Jatim ini. 

Gubernur Khofifah menjelaskan, terkait Pilkada Serentak 2019 di Jatim proses penghitungannya telah selesai sejak dua hari lalu. Karenanya, seluruh hasil penghitungan baik untuk DPD tingkat I dan II, provinsi, DPR RI, hingga pilpres telah diketahui hasilnya.

“Proses penghitungan hasil Pilkada Serentak di Jatim juga telah disampaikan di KPU Pusat. Dalam menyikapinya saya percaya masyarakat Jatim bisa menghargai dan menerima hasil proses demokrasi yang sudah berjalan,” tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan, dalam penanganan konflik sosial di Jatim berbagai upaya telah dilakukan. Selain itu, sinergitas dan kolaborasi dengan Forkopimda terus diperkuat. Dicontohkannya, pada saat jelang Pilkada serentak lalu pihaknya bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya aktif melakukan dialog interaktif di beberapa media, tentang kesiapan pelaksanaan Pilkada. 

Selain itu, saat pelaksanaan may day pada awal Mei lalu melakukan komunikasi yang sangat intensif dengan Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia dengan dukungan penuh dari Kapolda Jatim.

“Kami membuat kopilaborasi sehingga sambil ngopi bareng kita berkolaborasi apa saja sebenarnya yang buruh inginkan. Sehingga pada tanggal 1 Mei kami bisa berorasi dengan sangat bersahabat,” terang gubernur perempuan pertama di Jatim ini sembari mengimbuhkan tidak semua tuntutan buruh terpenuhi, akan tetapi akan ditindaklanjuti melalui tim yang telah dibentuk.

Di akhir sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan, bahwa dalam penanganan konflik sosial tidak hanya bisa dilakukan dengan berdasar SOP dari tiap lembaga. Akan tetapi, action dengan ikut turun ke lapangan diperlukan sehingga akan tercipta mutual understanding. Lewat  mutual understanding maka ketika terjadi dinamika atas sesuatu akan memunculkan respect dan trust.

“Sekali lagi terimakasih atas apresiasi dari Kemendagri yang diberikan pada Provinsi Jatim ini, dan terimakasih bagi seluruh elemen masyarakat Jatim yang sudah ikut menjaga Jawa Timur aman dan damai,” pungkasnya.

Seluruh Pimpinan Nasional dan Daerah Harus Jaga Persatuan

Sementara itu, Menko Polhukam Wiranto saat membuka Rakornas tersebut mengajak mengajak seluruh pimpinan nasional hingga daerah untuk ikut merawat persatuan dan kesatuan bangsa agar tidak terjadi konflik sosial. Oleh sebab itu,konflik sosial harus diinisiasi sejak dini agar tidak mengganggu stabilitas nasional, khususnya pasca Pemilu 2019.

"Rapat hari ini merupakan satu sinergitas dari pusat dan daerah, semua kementrian dan lembaga, TNI dan pemerintah daerah. Ini merupakan bentuk sinergitas atas hal-hal negatif yang berujung konflik sosial,” ujarnya.

Selain itu, Polri dan TNI telah menunjukkan etikat yang luar biasa dengan bersatu padu untuk melakukan pengamanan secara maksimal. Pihaknya juga sangat berharap semua pihak dapat menerima hasil rekapitulasi Pemilu 2019 pada tanggl 22 Mei nanti dengan legowo.

Selain Provinsi Jatim, penghargaan timdu penanganan konflik sosial di tingkat provinsi secara nasional secara berturut-turut juga diperoleh Provinsi DIY, Provinsi Maluku Utara, Provinsi Lampung dan Provinsi Aceh. Sedangkan penghargaan timdu penanganan konflik sosial di tingkat kabupaten secara berturut-turut diberikan kepada Kab. Lamongan, Kab. Gunung Kidul, Kota Tidore, Kota Lampung Selatan, dan Kota Banda Aceh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Gubernur Aceh, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur DIY, Gubenur Maluku Utara, Gubernur Riau, serta beberapa bupati dan walikota di Indonesia. (min)

Penandatanganan kerjasama antara Mahaka Group dengan tiket.com digelar awal tahun 2019 lalu.(foto/istimewa)

Surabaya (KoranTransparansi) – Penolakan laporan keuangan Garuda Indonesia tahun 2018 oleh dua komisaris, masing-masing Chairal Tanjung dan Dony Oskaria (keduanya dari PT Trans Airways), berbuntut panjang.

Harga saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengalami penurunan yang signifikan. Di Bursa Efek Indonesia (BEI) per 16 Mei 2019 pukul 14.35 WIB, saham Garuda Indonesia tercatat sebesar Rp414 per lembar.

Kisruh laporan keuangan Garuda Indonesia ini membuat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melanjutkan pengusutan dengan meminta masukan dari berbagai pihak, salah satunya Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) dan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK).

Chairal Tanjung dan Dony Oskaria menolak menandatangani laporan keuangan tersebut dan melayangkan surat keberatan kepada perusahaan.

“Merujuk kepada Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2018 yang diajukan kepada kami, sesuai dengan Pasal 18 ayat 6 Anggaran Dasar Perseroan, bersama ini kami bersikap untuk tidak menandatangani laporan tahunan tersebut,” tulis keduanya dalam surat yang tersebar di kalangan media.

Keberatan Chairal Tanjung dan Dony Oskaria dipicu laporan keuangan Garuda Indonesia bertentangan dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Negara Nomor 23 lantaran telah mencatatkan pendapatan yang masih berbentuk piutang. Piutang tersebut berasal dari perjanjian kerjasama antara PT Garuda Indonesia Tbk dan PT Mahata Aero Teknologi serta PT Citilink Indonesia yang ditandatangani pada 31 Oktober 2018.

Total piutang tersebut sebesar US$239.940.000 dari PT Mahata Aero Teknologi dengan US$28.000.000 di antaranya merupakan bagi hasil yang seharusnya dibayarkan pihak Mahata kepada PT Sriwijaya Air.

Dari kerja sama itu Garuda Indonesia memiliki piutang sebesar US$239.940.000.

Namun, manajemen sudah mengakuinya sebagai pendapatan meski pihak Mahata belum membayar piutangnya kepada Garuda Indonesia. Hal itu membuat keuangan Garuda Indonesia berubah 180 derajat. Dari yang rugi sebesar US$216.580.000 juta pada 2017 menjadi laba pada 2018 sebesar US$809.840.

Chairal kepada wartawan seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Garuda Indonesia mengatakan pihaknya menolak laporan keuangan Garuda Indonesia karena akan menyesatkan publik dan dapat menimbulkan beban cash flow perseroan.

Dalam sebuah surat kepada OJK tertanggal 4 April 2019 yang ditandatangani oleh Direktur Human Capital Garuda Indonesia Heri Akhyar, pihak Garuda Indonesia membeberkan bahwa transaksi perjanjian dengan Mahata telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Independen Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan BDO.

Kejanggalan ini dimulai dari laporan keuangan Garuda Indonesia tahun 2018 yang membukukan laba bersih US$ 809.846 pada 2018 atau setara Rp 11,49 miliar (kurs Rp 14.200/US$). Padahal jika ditilik lebih detail, perusahaan yang resmi berdiri pada 21 Desember 1949 dengan nama Garuda Indonesia Airways ini semestinya merugi.

CEO tiket.com George Hendrata mengatakan pihaknya menjalin kerja sama dengan Mahata Group, startup yang menyediakan jasa wi-fi gratis di dalam pesawat Garuda Indonesia Group.

Nilai kesepakatan bisnis tersebut diperkirakan mencapai 500 juta dolar AS atau setara Rp7,25 triliun (kurs Rp14.500). Kendati demikian, bentuk dan skema kerjasama tersebut masih belum dipublikasikan, termasuk kapan mulai dijalankan.

Mahata Group mendapat kesempatan menjadi operator penyedia wi-fi di dalam pesawat yang dioperasikan Citilink Indonesia. Direktur Eksekutif Mahata Group Iwan Setiawan mengatakan kerja sama ini diharapkan mampu membantu Citilink menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi dengan baik.

“Kami akan melakukannya dengan perusahaan digital platform kami serta partner resmi kami tiket.com,” ucapnya kepada wartawan tanpa menjelaskan mengapa memilih berpartner dengan tiket.com

Layanan wi-fi tersebut akan diterapkan pada 50 pesawat milik Citilink sehingga penumpang tetap bisa mengakses internet di ketinggian 35.000 kaki. Sumber Citilink menyebut investasi tersebut mencapai US$40 juta.

Wi-fi gratis di pesawat Citiink tersebut akan diterapkan secara bertahap, yakni 20 pesawat hingga akhir 2019 dan 30 pesawat sisanya akan ditarget selesai pada tahun 2020.

Langkah ini selaras dengan visi Garuda Group yang ingin menjadi maskapai digital. Layanan wi-fi gratis ini nanti juga akan tersedia di 227 pesawat milik Garuda Group, termasuk maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air.

Direktur Niaga Citilink Indonesia, Benny Rustanto percaya, kerja sama yang telah dijalin dengan Mahata Group dan tiket.com makin meningkatkan pelayanan maskapai kepada pelangganya.

“Kami sangat bangga melihat keberanian startup lokal seperti Mahata Group dan Tiket.com dalam menjawab tantangan untuk meningkatkan standar kualitas dari penerbangan nasional” kata Benny. (mat)

 

Ilustrasi rekaman getaran gempa. (Megapolitan.Antaranews.Com/Foto: Internet/Ilustrasi).

Jakarta (KoranTransparansi) - Gempa bumi dengan kekuatan 4,5 Skala Richter melanda wilayah Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Minggu dini hari pukul 00.20 WIB.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, gempa terjadi pada kedalaman 21 kilometer (km) pada titik koordinat 1,84 LS dan 99,88 BT.

Pusat gempa berada di laut 38 km Timur Laut Tuapejat dan guncangan gempa dapat dirasakan di wilayah Tuapejat (skala II-III MMI), Painan (II-III), Padang (II-III), Pariaman (I-II), Padang Panjang (I-II).(kh)

Desy Ratnasari. (Foto: Instagram/Desy Ratnasari Fansclub)

 

Jakarta - Nama-nama populer dari Jawa Barat diprediksi memenangkan Pileg 2019 dan lolos ke DPR RI di antaranya Adian Napitupulu, Rieke Diah Pitaloka, Fadli Zon. Berlatar belakang artis di antaranya Desy Ratnasari, Rachel Maryam, Mulan Jameela. 

Hal tersebut terlihat dalam data sementara yang dikeluarkan Perhimpunan Sang Gerilyawan Nusantara atau Perhimpunan Sangga Nusantara yang Ketua Umumnya adalah Indra J Piliang.

Berikut ini daftar nama 56 caleg Jabar lolos ke DPR RI.

1. Adian Napitupulu Jabar 5 DARI PDIP

 

2. Diah Pitaloka Jabar 3 dari PDIP

 

3. Jalaludin Rakhmat Jabar 2 dari PDIP

 

4. Junico Siahaan Jabar 1 dari PDIP

 

5. Ono Surono Jabar 8 dari PDIP

 

6. Ribka Tjiptaning Proletariyati Jabar 4 dari PDIP

 

7. Rieke Diah Pitaloka Jabar 7 dari PDIP

 

8. Sutrisno Jabar 9 dari PDIP

 

9. TB Hasanuddin Jabar 9 dari PDIP

 

10. Yoseph Umar Hadi Jabar 9 dari PDIP

 

11. Ahmad Riza Patria Jabar 3 dari Gerindra

 

12. Anggawira Jabar 9 dari Gerindra

 

13. Ardhya Pratiwi Jabar 10 dari Gerindra

 

14. Endang Setyawati Thohari Jabar dari Gerindra

 

15. Fadli Zon Jabar 5 dari Gerindra

 

16. Heri Gunawan Jabar 4 dari Gerindra

 

17. Jeffry Mondonni Jabar 9 dari Gerindra

 

18. Mulan Jameela Jabar XI dari Gerindra

 

19. Mulyadi Jabar 5 dari Gerindra

 

20. Rachel Maryam Jabar 2 dari Gerindra

 

21. Desy Ratnasari Jabar 4 dari PAN

 

22. Eddy Soeparno Jabar 3 dari PAN

 

23. Farah Putri Nahlia Jabar 9 PAN

 

24. Primus Yustisio Jabar 5 dari PAN

 

25. Nining Indra Saleh Jabar 8 dari Nasdem

 

26. Nurul Qomar Jabar 8 dari Nasdem

 

27. Olla Ramlan Jabar 4 dari Nasdem

 

28. Ace Hasan Syadzily Jabar 2 dari Golkar

 

29. Agun Gunandjar Sudarsa Jabar 10 dari Golkar

 

30. Budhy Setiawan Jabar 3 dari Golkar

 

31. Dave Akbarshah Fikarno Jabar 8 dari Golkar

 

32. Dedi Mulyadi Jabar 7 dari Golkar

 

33. Dewi Asmara Jabar 4 dari Golkar

 

34. Ichsan Firdaus Jabar 5 dari Golkar

 

35. Itje Siti Dewi Kuraesin Jabar 9 dari Golkar

 

36. Daniel Muttaqien Jabar 8 dari Golkar

 

37. Putri Komaruddin Jabar 7 dari Golkar

 

38. Ravindra Airlangga Jabar 5 dari Golkar

 

39. Dede Yusuf Jabar 2 dari Demokrat

 

40. Didi Irawadi Jabar 10 dari Demokrat

 

41. Herman Khaeron Jabar 8 dari Demokrat

 

42. Linda Megawati Jabar 9 dari Demokrat

 

43. Mohammad Muraz Jabar 4 dari Demokrat

 

44. Sjarifuddin Hasan Jabar 3 dari Demokrat

 

45. Ecky Awal Mucharam Jabar 3 dari PKS

 

46. Fahmi Alaydroes Jabar 5 dari PKS

 

47. Netty Prasetiyani Jabar 9 dari PKS

 

48. Nurhasan Zaidi Jabar 9 dari PKS

 

49. Slamet Jabar 4 dari PKS

 

50. Surahman Jabar 10 dari PKS

 

51. Ade Wardana Jabar 5 dari PKB

 

52. Didi Wahidi Jabar 9 dari PKB

 

53. M Hanif Dhakiri Jabar 6 dari PKB

 

54. Maman Imanul Haq Jabar 9 dari PKB

 

55. Neng E M Zulfa Hiz Jabar 3 dari PKB

 

56. Yanuar Prihatin Jabar 10 dari PKB

 

Pertemuan Joko Widodo bersama AHY

 

Jakarta (KoranTransparansi)  - Manuver Partai Demokrat (PD) setelah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengejutkan. Terlebih, manuver Partai Demokrat justru tertuju ke capres Prabowo Subianto.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai manuver PD itu bukan karena pertemuan AHY dengan Jokowi. BPN sendiri berpegangan dengan pernyataan yang menurut mereka terlontar dari pengurus PD.

"Kalau menurut saya sih nggak ya (manuver PD bukan karena pertemuan AHY-Jokowi). Justru mereka sendiri yang menyangkal kalau pertemuan itu tak akan merenggangkan hubungan di internal BPN. Kan bolak-balik itu disampaikan," kata juru debat BPN, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Senin (6/5/2019).

"Para pengurus PD menyatakan bahwa AHY bertemu Jokowi murni silaturahim. Untuk mendinginkan suasana pada tingkat grassroot. Pertemuan tersebut dinilai sangat penting," imbuhnya.

Manuver PD dimaksud salah satunya soal 'setan gundul', di mana, politikus PD Andi Arief menyebut Prabowo dipengaruhi setan gundul. Menurut Saleh, manuver PD dilatarbelakangi oleh masalah penghitungan suara Pilpres 2019 yang tak kunjung selesai, dikutip dari detiknews.

"Paling-paling mungkin... Ya ini kan persoalan mungkin penghitungan suara yang agak lambat sebetulnya. Kan banyak pertanyaan apakah betul bahwa yang menang itu adalah 01 atau justru sebaliknya 02. Kedua belah pihak ini kan sama-sama mengklaim," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, AHY, yang merupakan Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) PD, bertemu dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (2/5). Pertemuan itu diikuti kontroversi perihal posisi Partai Demokrat.

PD sendiri dinyatakan tetap berada di koalisi pro-Prabowo-Sandi. Namun manuver politikusnya selalu mengejutkan!

Selain soal setan gundul, salah satu politikus PD juga sempat menyebut Prabowo ngambek. Adalah Sekjen PD Rachland Nashidik yang menilai Prabowo ngambek karena batal bertemu Ibu AHY, Ani Yudhoyono, yang dirawat di National University Hospital (kh).

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...