Berita Utama

Khofifah Indar Parawansa

Dua kali gagal dalam pertarungan pencalonan gubernur Jatim, Khofi fah Indar Parawansah tidak merasa kapok. Dorongan dari bawah sangat kuat mengusung kembali, adu taji di Pilgub Jatim 2018 . Peran serta Pimpinan Muslimat Indonesia ini, boleh dikata sangat ditakuti lawan dan disegani kawan. Namun Muslimat dan Fatayat masih nggandoli langkahnya dalam berebut kursi nomor satu di Jatim itu.

Jutaan Jama'ah Haji dari seluruh penjuru dunia sedang melakukan Tawaf .


                                                           Tanda-Tanda Mabrur, Berakhlaq Mulia dan Bermanfaat

Di antara 2,1 juta jamaah haji yang memenuhi Padang Arafah saat melaksanakan wukuf, maka masing-masing jamaah akan mendapatkan rahasia sendiri-sendiri melalui mimpi, melalui perubahan ibadah, melalui penyadaran dalam berperilaku, melalui peningkatan hubungan dengan Allah (Hablum minnallah) maupun peningkatan hubungan sesama manusia (Hablum minannas). Sebagai tamu Allah (dhaifullah), maka puncak tertinggi adalah mabrur dengan jaminan surga Allah dan selama melanjutkan kehidupan di dunia mendapat kemuliaan perilaku yang bermanfaat serta dijauhkan dari kemiskinan/kefakiran.

Jamaah haji dari Indonesia sebanyak 221 ribu, sejak tanggal 4 September 2017 (13 Dzulhijah 1438 H), sudah meninggalkan Mina setelah menyelesaikan rangkaian ibadah selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, menyempurnakan wukuf di Arafah yang merupakan puncak dari ibadah haji. Dari 221 ribu orang tersebut, 204 ribu di antaranya adalah jamaah haji reguler, sedangkan 17 ribu jamaah menggunakan jalur haji khusus. Sebagian jamaah kloter pertama, menyempurnakan ibadah haji thowaf ifadloh, menambah umroh sunnah dan siap kembali ke tanah air, kembali bumi Ibu Pertiwi, kembali dari tanah suci dengan membawa oleh-oleh suci berupa kemuliaan dari Allah subhanahu wa ta’ala. Bagi jamaah haji kloter kedua melanjutkan perjalanan ibadah
ke Madinah Al-Munawaroh, tempat bersemayamBaginda Rasulullah Muhammad saw, termasuk di antara jamaah ada yang melakukan arbain (sholat berjamaah tanpa putus 40 waktu).

Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, menyampaikan bahwa jamaah haji 2017 meningkat tajam. Hal tersebut berdasarkan data yang disampaikan oleh Pemerintah Arab Saudi. ’’Data pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa jumlah jamaah haji naik 480 ribu naik menjadi 1,8 juta dibandingkan tahun lalu. Jumlah ini belum termasuk termasuk jamaah haji yang berasal dari Arab Saudi sebanyak 300 ribu orang,” ungkapnya kepada awak media, Kamis (31/8/2017). 2,1 juta umat Islam seluruh dunia yang menjalankan rukun Islam kelima, tentu saja dengan penuh menerima predikat mabrur, yang hanya Allah swt yang Maha Mengetahui.

Puncak Ibadah Haji
Pelaksanaan wukuf di Padang Arafah adalah puncak ibadah haji. Kegiatan wukuf adalah rukun haji yang bersifat wajib, haji seseorang tidak sah, apabila ia tidak hadir di Arafah. Di Arafah, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw, jamaah haji mengerjakan wukuf dengan beberapa cara atau model, termasuk 221 ribu jamaah Indoensia. Pertama, tanggal 9 Dzulhijjah, para jamaah berangkat dari Mina menuju Arafah setelah melakukan Tarwiyah, yakni mengumpulkan bekal dan beristirahat. Selama di perjalanan jamaah haji melafdkan kalimat talbiyah, tahlil, dan takbir. Banyak pula jamaah yang berangkat langsung dari pemondokan di Makkah ke Arafah dan menginap di Arafah.

Kedua, tanggal 9 dan/atau 10 Dzulhijjah, jamaah haji sudah tinggal di tenda-tenda, jamaah melaksanakan shalat wajib dan doa sebelum mendengarkan khutbah Arafah sesudah Zhuhur. Ketiga, jamaah melaksanakan shalat Zhuhur dan Ashar berjamah dan dijama’. Tidak ada shalat lain yang dilakukan. Dan, keempat, memperbanyak ibadah, seperti zikir, istighfar, doa, tilawah Alquran, dan semua ibadah yang bernilai kebaikan di sisi Allah SWT. Serta kelima, meninggalkan tempat wukuf saat matahari sudah benar-benar tenggelam. Kemudian bertolak menuju Muzdalifah untuk mabit(singgah atau bermalam) hingga tengah malam pada malam 10 Dzulhijjah.

Para tamu Allah setelah mabit, jamaah berangkat ke Mina untuk melontar Jumroh Aqabah atau ke Masjidil Haram untuk Thowaf Ifadloh. Bagi yang melaksanakan Tarwiyah, Mina didatangi oleh jamaah haji pada 8 Dzulhijah. Kemudian setelah shalat Shubuh tanggal 9 Dzulhijah, jamaah haji berangkat ke Arafah untuk wukuf. Dan pada tanggal 11 Dzulhijjah, jamaah haji datang lagi ke Mina untuk melempar jumrah Aqabah, Wusta dan
Ula. Di Mina, jamaah haji wajib bermalam pada tanggal 11,12 Dzulhijah bagi yang melaksanakan Nafar
Awal. Jamaah yang melaksanakan Nafar Tsani bermalam pada tanggal 11,12,13 Dzulhijah.

Jabar dan Jatim
Tahun 2017 ini, kata Dubes Agus Maftuh Abegebriel, Provinsi Jawa Barat (Jabar) 38.593 orang, Jawa Timur (Jatim) 35.270 orang, dan Jawa Tengah (Jateng) 33.637 orang mengirimkan jamaah paling banyak yaitu dan orang. Kemudian, provinsi lain yang turut mengirim jamaah calon haji cukup banyak adalah Banten (9.420 orang), Sumatera Utara (8.292 orang), DKI Jakarta (7.891 orang), dan Sulawesi Selatan (7.248 orang). Sementara itu, 5 provinsi dengan kuota jamaah paling sedikit adalah Nusa Tenggara Timur (665 orang), Bali (695 orang), Sulawesi Utara (709 orang), Gorontalo (974 orang) dan Maluku Utara (1.073 orang). (pai)

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur, Syamsul Bahri mengatakan, 36.640 CJH yang akan diberangkatkan itu berasal dari tiga wilayah provinsi. Rinciannya, dari Provinsi Jawa Timur sebanyak 35.270 orang, Provinsi Bali 700 orang, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur 670 orang. ’’Kepulangan jamaah haji kloter pertama dari Embarkasi Juanda pada hari Kamis tanggal 7 September pada pukul 15:30, insyaAllah pak Gubernur akan menerima secara langsung kepulangan para jamaah,’’ kata Sekretaris 1 PPIH Embarkas Juanda, Sutarno, SH. MH saat dihubungi KT, Minggu (3/9) malam.

Hikmah Haji
Kepulangan tamu Allah (dhaifullah) tentu saja besar harapan untuk menjadi hambah Allah lebih baik, lebih manfaat bagi sesama muslim maupun sesama manusia dalam pergaulan yang rahmatal lil alamin. Pribadi yang mendapat rahmat dan memberikan kebaikan itu kepada sesama manusia di lingkungan kehidupan jamaah haji. Sebagaimana Rasulullah dalam hadistnya menyebutkan “Orang yang mengerjakan haji dan umroh adalah tamu Allah Azza wa jalla dan para pengunjung- Nya. Jika mereka meminta kepada- Nya niscaya diberi-Nya. Jika mereka meminta ampun niscaya diterima- Nya doa mereka. Dan jika mereka meminta syafaat niscaya mereka diberi syafaat”. (Ibnu Majah).

Bagi jamaah haji Indonesia, hikmah setelah umroh dan haji selama di tanah suci Madinah dan Makkah, tentu selama 1 bulan lebih beribadah dengan sungguh-sungguh, termasuk dengan penuh hati-hati tidak melakukan pelanggaran dan perbuatan yang merugikan sesama manusia, insyaAllah berusaha diterapkan kembali di tanah air, ’’Niat utama saya ya ibadah, ibadah haji dengan berharap ridlo dari Allah swt, bisa melaksanakan dengan ikhlas dan diterima Allah swt, mabrur, dan bermanfaat bagi lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah tempat saya mengajar maupun di sekitar rumah dalam pergaulan dengan tetangga,’’ ujar H. Chilmy Munir, jamaah haji dari Perum Citra Fajar, Sidoarjo.

Mengenai harapan mendapat hikmah dari umroh dan haji, Chilmy enggan berkomentar, ya yang penting berniat sebaik-baiknya dan semua upaya itu sudah diikhtiyari. diusahakan dengan mengikuti bimbingan haji di KBIH Rohmatul Ummah Sidoarjo, semua itu untuk memudahkan ibadah dan lebih meyakinkan. Kepulangan jamaah haji memang lebih identik dengan oleh-oleh do’a dan oleh-oleh alat ibadah, tasbih atau lainnya. Namun
justru yang paling utama ialah menerima kembali kepulangan tamu Allah. Bahkan bangsa dan negara
sangat berharap, setelah mensyiarkan Islam ke antero dunia, bertemu dengan saudara sesama muslim
seluruh dunia, setidak-tidaknya lebih santun dan berakhlaq mulia. ’’Sesungguhnya aku (Muhammad) diutus untuk menyempurnakan akhlaq manusia (yang mulia)’’. Hadits Rasulullah saw itu, sebagai pintu menuju manjadi manusia yang baik dan yang bermanfaat. ’’Sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat bagi sesamanya’’.

Menanti tamu Allah kembali dari tanah suci, tentu saja bukan hanya sekedar menunggu dan memohon do’a yang insyaAllah mustajabah (mujarab/terkabul), tetapi marwah sebagai manusia yang baru saja menjadi tamu Allah adalah keistimewaan tersendiri. Setelah berhaji di antara tanda-tanda yang mabrur ialah berakhlaqul
karimah dan bermanfaat di antaranya sabar dalam keta’atan ketika meneruskan perjalanan hidup dan bersabar pula dalam meninggalkan maksiat, karena sesungguhnya bersabar dalam melaksanakan ibadah dan meninggalkan maksiat merupakan tingkatan sabar yang tertinggi. Apalagi menafahkan sebagian rejekinya untuk membantu sesamanya dalam hal kebaikan. Sesungguhnya kesudahan bagi orang-orang yang bersabar adalah surga, sebagaimana hadits riwayat Bukhary, ’ Suatu umroh kepada umroh yang lain adalah kafarrah
(menghapuskan dosa) di antara keduanya dan haji yang mabrur (diterima) itu tidak ada balasan baginya selain surga.”

Demikian pula firman Allah swt pada surat Ar-Ra’ad 22-24, “Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Rabbnya, mendirikan shalat, dan menafk ahkan sebagian rejeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk kedalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat- malaikat masuk ke tempattempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan):”Salamun ‘alaikum bima shabartum”.Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu” (jt/bbs)

Bandara "hijau" Blimbingsari Banyuwangi.

BANYUWANGI (KT) – Banyuwangi benar-benar mendapat keistimewaan dalam soal penerbangan. Ini terbukti, mulai 8 September 2017 mendatang, Maskapai nasional Garuda Indonesia membuka rute penerbangan Jakarta-Banyuwangi secara langsung (direct flight). Dengan tambahan tersebut, ada enam kali penerbangan per hari menuju Banyuwangi.

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers yang terjadi di negara bagian Rakhine, Myanmar sekaligus menjelaskan aksi nyata Indonesia untuk mengatasi permasalahan tersebut.

JAKARTA (KT) - Presiden Joko Widodo mengungkapkan penyesalannya terhadap aksi kekerasan yang terjadi di negara bagian Rakhine di Myanmar sekaligus menjelaskan aksi nyata Indonesia untuk mengatasi permasalah tersebut.

SBY dan Megawati menghadiri detik-detik Proklamasi.

UNTUK pertama kali dalam beberapa tahun terakhir dua mantan presiden Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono sama-sama menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi 17 Agustus di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8). Jokowi mengenakan pakaian adat khas Banjar, Kalimantan Selatan.

JAKARTA (KT) - Upacara peringatan pengibaran bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta tahun ini terlihat berbeda dibanding sebelumnya.

banner