Berita Foto

Foto  : Ketua MKGR Jawa Timur Dr Kodrat Sunyoto bersama Emil Dardah dan Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Hamid keliling Kota Gresik dan singgah dari warung ke warung.

KETUA  DPD MKGR Jawa Timur Dr Kodrat Sunyoto dengan setia mendampingi calon wakil gubernur Emil Elestianto Dardak keliling Jawa Timur. Sepertihalnya pada minggu kemarin, Kodrat yang juga wakil ketua bidang organisasi Partai Golkar Jawa Timur tersebut tidak lupa mengajak Emil naik becak keliling Kota Gresik.

Kodrat menaiki becak warna hijau, sebaliknya Emil Dardak yang lebih ramping didampingi Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Hamid . Disitu ada kerumunan massa Kodrat dan Emil turun dari becaknya, lalu menyapa dan mengajak dialog sejenak untuk menyerap aspirasi masyarakat.
 
Lalu melanjutkan lagi perjalanan. Malahan disebuah warung nasi, Emil malah berlama lama bercengkrama dengan masyarakat. Karuan saja, Emil menjadi rebutan berselfi ria. 
 
Kodrat yang juga anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini bertekat untuk tidak henti hentinya mengajak Cagub Khofifah atau Caagub Emil keliling Kota Gresik dan Lamongan yang menjadi Dapil (Daerah Pemilihannya). Ini sesuai perintah Ketua Plt Golkar Jawa Timur Zainudin Amali agar anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota bertanggung jawab atas wilayahnya. (min)   
 Dua Kapal berbedera Taian yang sejak 2017 lalu menjadi buron Polisi akhirnya ditangkap. Diduga dua kapal tersebut membawa puluhan ton Sabu sabu dan siap diturunkan dari kapal.

Karimun, Kepri (KoranTransparansi) - Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukamto meninjau kapal Win Long yang diduga membawa sabu-sabu di dermaga Kanwil BC Kepri, Jumat malam.

Kabareskrim tiba di Kanwil BC Kepri sekitar pukul 22.30 WIB menggunakan mobil Alphard B 777 KT, setelah naik kapal carter dari Batam.
 
Kabareskrim tiba bersama sejumlah Brimob berselengkap dan membawa anjing pelacak.
 
Humas BC Kepri Refly Feller Silalahi melalui pesan singkat mengatakan, anjing pelacak didatangkan untuk memeriksa muatan kapal Win Long dengan nomor lambung BH 2998, terkait dugaan menyelundupkan sabu.
 
"Anjing pelacak didatangkan untuk memudahkan pencarian biar lebih mudah dan cepat," katanya.
 
Pantauan hingga pukul 22.45 WIB di dermaga BC Kepri, sejumlah truk masih membongkar muatan kapal berupa ikan beku. Sedikitnya sudah 6 truk keluar mengangkut muatan menuju Stasiun Karantina Karimun.
 
Sementara itu, sejumlah brimob masij melakukan penggeledahan dalam kapal menggunakan anjing pelacak.
 
Informasi dihimpun di lapangan, kapal Win Long ditangkap di perairan Selat Phillips oleh kapal patroli BC 2005 dibantu dua kapal patroli BC lain.
 
Kapal Win Long diduga mematikan GPS saat memasuki perairan Indonesia hingga akhirnya ditarik dan tiba ke dermaga BC Kepri di Meral, Karimun sekitar pukul 16.00 WIB.Kapal Win Long dikabarkan telah menjadi target petugas sejak 2017. (rom)
Rhoma Irama menerima kunjungan silaturahim Khofifah Indar Parawansa i kediaman Rhoma Jakarta

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Rhoma Irama kembali bernostalgia dengan Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim, setelah sang Raja Dangdut tersebut menyatakan siap menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018.

Salah satu pertimbangan Rhoma mendukung Khofifah menjadi gubernur Jatim, sebagaimana disebutkan dalam siaran pers, karena mantan Menteri Sosial itu dinilai punya visi dan misi luar biasa untuk menyejahterakan berbagai aspek kehidupan jasmani dan rohani masyarakat Jatim lewat program Nawa Bhakti Satya.

"Di dalam Nawa Bhakti Satya, banyak sekali program yang betul-betul menyentuh masyarakat bawah, masyarakat miskin untuk diberdayakan," kata Rhoma saat menerima silaturahim Khofifah di kediamannya, Jalan Pondok Jaya VI, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2018). (fir)

Peringatan Berdirinya Keraton Yogyakarta

Umat muslim mengikuti acara Semaan Al Quran di Pagelaran Keraton Yogyakarta, DI Yogyakarta, Kamis (15/2/2018). Kegiatan yang diikuti ratusan umat muslim itu merupakan rangkaian dari acara peringatan 271 tahun berdirinya Keraton Yogyakarta. (jay)

 

Kecelakaan bus pariwista di Tanjakan Emen yang mengakibatkan 27 orang meninggal dunia pada Sabtu (10/2/2018)

Subang (KORAN TRABSPARANSI.COM) - Polres Kabupaten Subang menyatakan jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan Bus Pariwisata di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mencapai 27 orang. 

"Untuk sementara ada 27 korban meninggal dunia," kata Kapolres setempat AKBP M Joni, saat dihubungi di Subang, Sabtu. 

Selain korban meninggal dunia, ada juga delapan korban dengan luka berat dan sepuluh orang luka ringan. 

"Para korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Ciereng Subang serta dibawa ke Puskesmas terdekat," kata dia.

Dari puluhan korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan Bus Pariwisata bernopol F-7959-AA itu, sebanyak 14 korban di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Sedangkan korban lainnya meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit atau saat menjalani perawatan di rumah sakit. 

Pada awalnya, korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu dikabarkan 10 orang. Kemudian bertambah menjadi 12 dan 13 orang hingga akhirnya berjumlah 16 orang. 

Tapi dari informasi terakhir, untuk sementara ini diketahui kalau korban meninggal dunia mencapai 26 orang. 

"Korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ciereng Subang dan Puskesmas terdekat," kata dia. 

Sementara itu, kecelakaan maut itu terjadi saat Bus Pariwisata Premium Passion bernopol F-7959-AA melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandung menuju Subang. 

Saat melintasi jalan menurun, bus itu seperti hilang kendali dan menabrak sepeda motor yang ada di depannya, kemudian oleng ke kiri dan menabrak tebing. Setelah menabrak tebing, kendaraan terguling. (ROM)

Petugas penyelamat berada di sekitar bangunan yang miring akibat gempa di wilayah Hualien, Taiwan, Rabu (7/2/2018).

Hualien, Taiwan (Koran Transparansi) - Para penyelamat menyisir reruntuhan gedung-gedung yang roboh pada Rabu untuk mencari 67 orang yang masih hilang setelah gempa bumi kuat merenggut sedikitnya tujuh jiwa dekat Hualien, kota di Taiwan, yang tersohor di kalangan turis.

Gempa bumi yang berkekuatan 6,4 SR, yang terjadi dekat kota di pesisir tersebut sebelum tengah malam (pukul 23.00 WIB) pada Selasa, melukai 260 orang dan menyebabkan empat gedung roboh, kata para pejabat.

Walikota Hualien Fu Kun-chi mengatakan jumlah orang yang hilang sekarang mendekat 60 orang, walau angka pasti belum tersedia. Sebanyak 150 orang pada mulanya dikhawatirkan hilang.

Banyak yang hilang diyakini masih terperangkap di reruntuhan gedung-gedung, setelah gempa bumi terjadi sekitar 22 km di sebelah timur laut Hualien di pesisir timur Taiwan.

Di Hotel Marshal di kota itu, para penyelamat mencoba membebaskan dua orang Taiwan. Satu orang selamat tetapi satu lagi dinyatakan meninggal, kata pemerintah.

Di antara mereka yang terluka adalah warga negara China Daratan, Ceko, Jepang, Singapura dan Korea Selatan.

"Ini gempa bumi terburuk dalam sejarah Hualien, atau sedikitnya dalam 40 tahun terakhir semasa hidup saya," kata sukarelawan Yang Hsi Hua. "Kami tak pernah mengalami hal ini. Kami tak pernah punya gedung roboh jadi orang-orang sungguh takut, kami berlarian ke ruang-ruang terbuka kosong untuk menghindarinya."

Gempa susulan berkekuatan 5,0 bisa terjadi di pulau itu dalam dua pekan mendatang, kata pemerintah. Gempa-gempa susulan dengan kekuatan kecil membuat takut warga.

Warga masyarakat menunggu dan melihat dengan penuh perhatian sementara para pekerja darurat yang berseragam oranye-merah dan mengenakan hem mencari warga yang terperangkap di beberapa blok apartemen.

Hualien berpenduduk sekitar 100.000 orang dengan sekitar 40.000 rumah tanpa pasokan air dan sekitar 1.900 tanpa aliran listrik. Pasokan air kembali mengalir ke hampir 5.000 rumah pada siang sedangkan aliran listrik pulih untuk sekitar 1.700 kepala keluarga.

Para pekerja darurat mengelilingi sebuah gedung berlantai 12 dan rusak parah. Gedung tersebut menjadi pusat usaha penyelamatan.

Para penyelamat sibuk melakukan tugasnya sementara warga memperhatikan dari jalan-jalan yang telah diberi garis pembatas. Yang lainnya berbicara tentang kepanikan yang dialami ketika gempa bumi terjadi, demikian Reuters.

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...