Berita Foto

Published in Berita Foto

Pakde Karwo Terima Penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award 2018

Sep 17, 2018 Publish by 
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyerahkan sebuah penghargaan kepada Gubernur Jawa Timrur Soekarwo di Surabaya, Jumat (14/9/2018) malam
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyerahkan sebuah penghargaan kepada Gubernur Jawa Timrur Soekarwo di Surabaya, Jumat (14/9/2018) malam (kt/min)

Surabaya (KoranTransparansi.com) - Gubernur Jatim, Dr Soekarwo menerima penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award (IAA) 2018. Penghargaan ini diraih karena Provinsi Jawa Timur dinobatkan sebagai provinsi terbaik di bidang pelayanan publik dengan peringkat platinum.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang didampingi Direktur Utama PT. Tempo Inti Media Tbk, Toriq Hadad dan CEO Frontier Consulting Group, Handi Irawan, saat malam penganugerahan IAA 2018 di Hotel JW Marriot Jakarta, Jum’at (14/9) malam.

Menjawab pertanyaan wartawan usai menerima penghargaan ini, Pakde Karwo mengatakan bila suatu pemerintahan ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, syaratnya adalah dengan memberikan pelayanan publik yang baik. Proses ini diukur dari tiga hal, yakni biayanya murah, waktu pelayanannya cepat dan syaratnya sederhana.

"Selain syarat tadi, yang juga tidak kalah penting adalah semua harus transparan dan terukur," katanya.

Pemprov Jawa Timur, lanjutnya, terus mendorong peningkatan pelayanan publik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan reformasi birokrasi.

Secara empirik reformasi birokrasi ini bisa dilakukan dengan syarat regulasi yang ada harus melayani masyarakat atau melakukan re-regulasi, yakni merubah regulasi yang menghambat menjadi regulasi yang melayani. Syarat lainnya adalah kepemimpinan atau leadership, serta didukung dengan sistem teknologi informasi atau IT.

"Kami juga melibatkan media sebagai tim pengawasan. Ini pilar keempat dalam demokrasi diletakkan disini," katanya

Selain media, lanjut Pakde Karwo, masyarakat juga dilibatkan dalam pengawasan dan perumusan kebijakan, atau yang biasa disebut dengan partisipatoris. "Semua proses ini sudah dilakukan secara terukur, jadi bila ada kasus pungli seperti kemarin itu bukan masalah sistem, tapi soal integritas," katanya.

Kemudahan pelayanan publik di Jatim, lanjutnya, membawa provinsi ini meraih berbagai penghargaan. Salah satunya dari Asia Competitiveness Institute (ACI) pada tahun 2017 yang menobatkan Jatim sebagai provinsi dengan tingkat kemudahan berbisnis nomor satu di Indonesia. Hasil ini berdasarkan tiga kategori penilaian yakni daya tarik investor, keramahan bisnis, dan kebijakan yang kompetitif

Ditambahkannya, untuk meningkatkan pelayanan publik di Jatim ini, Pakde Karwo terus meningkatkan kapasitas SDM. Proses pembibitan SDM ini dilakukan sejak awal kepada anak-anak muda yang ada di Pemprov Jatim.

 “Karena anak-anak muda ini masih memiliki pikiran jernih dan inovatif, dari awal saya memimpin, saya terus mendorong mereka untuk maju salah satunya dengan meraih gelar doktor,” jelas orang nomor satu di Jatim ini.  (min)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...