Lifestyle

Published in Lifestyle

Kim Kardashian Pertimbangkan Terjun ke Politik

Jun 19, 2018 Publish by 
Kim Kardashian merasa bisa memanfaatkan sosoknya sebagai figur publik untuk terjun ke dunia politik. (AFP PHOTO / ANGELA WEISS)
Kim Kardashian merasa bisa memanfaatkan sosoknya sebagai figur publik untuk terjun ke dunia politik. (AFP PHOTO / ANGELA WEISS) (kt/jon)

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Bukan hanya Kanye West yang ingin terjun ke dunia politik dengan mengklaim diri sebagai calon Presiden Amerika Serikat 2020 mendatang. Istrinya, Kim Kardashian juga punya peluang masuk ke dunia yang sama, bahkan berkantor di Gedung Putih.

Itu disampaikan Kim saat diwawancara Van Jones dalam acara CNN, The Van Jones Show.

"Tidak pernah berkata tidak," katanya, menjawab pertanyaan kemungkinan sang ibu tiga anak untuk maju ke dunia politik. Setelah berhasil meminta Presiden Donald Trump untuk membebaskan Alice Marie Johnson dari hukuman seumur hidupnya sebagai tersangka pengedar obat-obatan tanpa kekerasan, Kim merasa ia punya kekuatan untuk masuk ke politik.

"Saya sejujurnya melihat bahwa jika saya bisa menggunakan platform saja untuk melakukan sesuatu untuk seseorang, yang mana itu membuka lebih banyak perbincangan dan bagi orang lain jadi ingin melakukan hal yang sama," ujar Kim menguraikan maksudnya.

Ia membayangkan, jika setiap orang bisa mengesampingkan perasaan personal mereka dan bicara tentang hal yang lebih penting, akan ada banyak hal yang bisa terselesaikan.

"Tak peduli siapa yang Anda ajak bicara, tak peduli apa pun partai politiknya, orang merasa yang benar adalah benar dan itulah yang saya suka dari hal ini," tuturnya.

Kim sendiri seperti 'kecanduan' membantu orang setelah uluran tangannya untuk Alice Johnson berhasil. Apalagi itu mengindikasikan bahwa Kim didengar oleh Trump. Posisinya sebagai figur publik pun cukup menguntungkan jika ia maju ke dunia politik.

Mengutip Fox News, setelah kasus Johnson baru-baru ini Kim menelepon Gubernur Jerry Brown untuk melihat kembali kasus Kevin Cooper. Nama itu terlibat dalam empat kasus pembunuhan di California pada 1983. Ia divonis hukuman mati dan kini di Penjara San Quentin State.

"Gubernur Brown, bisakah Anda tolong mengecek DNA Kevin Cooper?" Kim berkicau. (cnn/jon)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...