Archipelago

 Wisatawan Kapal Pesiar Disambut Gandrung di Pelabuhan Tanjungwangi

BANYUWANGI (KT)  - Kapal Pesiar MV  Silver Discoverer bersandar di Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi, Jumat (24/11). Untuk kali kedua, kapal berbendera Bahamas yang berlayar dari Singapura ini membawa membawa ratusan turis mancanegara, untuk berkunjung ke beberapa kota di Indonesia, salah satunya Banyuwangi.

Posesif, edwin. Sutradara Edwin

 

MANADO (KT)) - Sineas Edwin mendapatkan anugerah sebagai sutradara terbaik dalam ajang penghargaan Festival Film Indonesia (FFI) 2017 yang berlangsung pada Sabtu malam di Manado. 

 Putri marino. Putri Marino(/)

MANADO (KT)) - Putri Marino meraih penghargaan sebagai pemeran utama wanita terbaik dalam malam ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Manado, Sabtu malam. 

Menag: MUI Tetap Miliki Kewenangan Sertfikasi Halal

JAKARTA (KT) - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Majelis Ulama Indonesia tetap memiliki kewenangan terkait proses sertifikasi produk halal, meski saat ini Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) diresmikan.

"Ada tiga kewenangan MUI meski sudah ada BPJPH," kata Lukman di kantornya MH Thamrin, Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan tiga peran MUI terkait sertifikasi halal tersebut di antaranya penerbitan surat rekomendasi produk halal yang nantinya ditindaklanjuti BPJPH.

"Sebelum BPJPH mengeluarkan sertifikasi halal, harus ada keputusan MUI terkait dengan kehalalan produk tersebut," kata dia.

Selanjutnya, kata Lukman, MUI tetap memiliki peran untuk mengeluarkan fatwa halal terhadap produk yang didaftarkan di BPJPH.

Selain itu, lanjut dia, MUI memiliki peran tidak tergantikan untuk mengeluarkan sertifikasi terhadap Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), yaitu organisasi auditor produk halal.

"Auditor-auditor yang terkait ini harus mendapat persetujuan dari MUI," kata dia.

Sementara itu, Lukman mengatakan BPJPH yang bekerja sama dengan MUI akan memainkan peranannya untuk menerbitkan sertifikasi halal dan melakukan pengawasan produk di Indonesia. Dengan begitu, penegakan hukum terkait UU JPH menjadi lebih terjamin dari sebelumnya.

Ujungnya, kata dia, terdapat perlindungan umat Islam terhadap paparan produk tidak halal sekaligus meningkatkan daya saing produk.

Menambahkan, Kepala BPJPH Sukoso mengatakan lembaganya berwenang untuk meregistrasi produk halal di dalam dan luar negeri, mencabut label halal, memeriksa akreditasi LPH dan mengupayakan penegakkan hukum apabila ditemukan pelanggaran terkait produk halal.

Dia mengatakan badan yang dipimpinnya itu bersinergi dengan MUI untuk tata kelola yang baik terkait UU JPH. Dengan kerja sama yang baik itu akan menjadi alat penting untuk akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lewat sertifikasi produk.

"Kerja sama yang baik untuk pelayanan JPH dengan transparansi standar halal ini, dengan komunikasi yang baik menjadikan JPH memberi nilai tambah terciptanya daya saing produk," kata dia.(ant)

Warga membentangkan kain batik bermotif parang asem arang, saat memperingati Hari Batik Nasional di Kampung Batik Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/10/2017). Pembuatan kain batik sepanjang 33 meter tanpa sambungan tersebut dikerjakan oleh 10 orang pembatik selama enam bulan.

JAKARTA (KT) - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengajak masyarakat untuk terus melestarikan batik sebagai upaya menjaga budaya khas Nusantara dan juga menyelamatkan industri yang mampu menyerap jutaan tenaga kerja itu.

"Melestarikan batik tidak hanya menjaga warisan budaya, tapi juga menjaga industri batik yang mampu menyerap jutaan tenaga kerja dari hulu sampai ke hilir. Dari pengusahanya, UMKM, para pengrajinnya, sampai pada karyawan dan penjualnya. Itu menyerap tenaga kerja yang jumlahnya sangat besar," kata Hanif di Jakarta, Senin.

Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional sebagai hasil dari ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbenda pada tahun 2009 oleh Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan UNESCO.

Sementara itu, Hanif menambahkan agar batik bisa lestari dan industrinya bisa bersaing secara global, maka pengrajin batik harus kreatif dan inovatif.

"Kuncinya kreativitas. Pengrajin batik harus terus inovatif menciptakan motif yang unik, yang susah ditiru. Pelaku industri batik juga harus mengedukasi masyarakat terkait jenis-jenis batik dimana ada yang dibuat dengan tangan (batik tulis), dengan cap (batik cap) atau campuran tangan dan cap (batik kombinasi) sehingga masyarakat semakin tertarik," ujarnya.

Menaker juga meminta pelaku industri batik untuk mulai memanfaatkan penggunaan E-commerce atau sistem penjualan secara daring.

Model penjualan daring terbukti lebih mudah serta tak terbatas ruang dan waktu apalagi di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di mana arus lalu lintas barang jasa semakin terbuka.

"Pemberlakuan MEA memperlancar arus barang, jasa, modal, serta investasi di kawasan ASEAN harus dimanfaatkan industri batik Indonesia dalam memasarkan produk-produknya," ungkap Hanif.

Oleh karena itu, pemerintah mengajak para pelaku indutri batik terus mempertahankan dan mengembangkan usahanya karena selain merupakan warisan tradisi budaya nusantara, industri batik baik yang bersifat tradisinal atau modern mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

"Agar mampu bersaing di pasar domestik dan internasional, industri batik harus mampu memikat masyarakat dengan produksi yang berkualitas dari tenaga kerja yang terampil dan kompeten," pungkas Menaker.(ant)

Ilustrasi Bonek Persebaya.

SURABAYA (KT) - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua orang korban tawuran antara suporter Persebaya Bonekmania dengan Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai di Bundaran Margomulyo-Tandes, Surabaya, Sabtu (30/9) malam.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Surabaya dan warga Kota Surabaya mengucapkan permintaan maaf kepada keluarga korban meninggal kemarin (30/90) malam," kata Risma melalui siaran persnya di Surabaya, Minggu.

Untuk selanjutnya, Wali Kota Surabaya akan mengirimkan perwakilan ke rumah korban tawuran tersebut sebagai permintaan maaf. Wali Kota Surabaya juga mengimbau kepada semua pihak untuk tidak saling membalas.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Surabaya agar masalah ini diusut. Yang salah tetap salah agar tidak ada yang saling balas dendam," ujarnya.

Sementara itu, berdasar perkembangan terkini, perwakilan Pemkot Surabaya bersama perwakilan Polrestabes Surabaya telah mengunjungi rumah kedua korban.

Dua tim dibagi untuk menyampaikan ucapan belasungkawa di rumah korban di daerah Simo Pomahan, Surabaya dan Desa Tlogorejo, Kabupaten Bojonegoro.

Selain menyampaikan ungkapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, utusan dari wali kota Surabaya juga menyampaikan santunan kepada keluarga korban.(yon)

banner