Propinsi

Published in Propinsi

Pemprov Sumsel pamer Asian Game ke Wartawan Pokja Pemprov Jatim

Nov 03, 2017 Publish by 
Kepala Biro Humas & Protokol Pemprov Jatim Benny Sampirwanto menerima cideramata dari Asisten Pemerintahan Pemprov Sumsel Achmad Najib di kantor Gubrnuran Sumsel, Jumat (3/11/2017.
Kepala Biro Humas & Protokol Pemprov Jatim Benny Sampirwanto menerima cideramata dari Asisten Pemerintahan Pemprov Sumsel Achmad Najib di kantor Gubrnuran Sumsel, Jumat (3/11/2017.

PALEMBNG (KT) – Kerjasama antara Pemprov Jatim dengan Pemprov Sumsel tidak hanya menyangkut soal ekonomi melainkan  juga bidang yang lainya. Untuk itu Jumat (3/11/2017) Kepala Biro Humas & Protokol Pemrov Jatim Benny Sampirwanto mengajak wartawan yang ngepos di kantor gubernur Jatim untuk berkunjung ke  Pemprov Sumsel.

“Kunjungan ke Pemprov Sumsel dianggap sangat strategis karena Sumsel akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Game 2018 selain Jakarta,” ungkap Benny Sampirwanto dalam sambutan singkatnya di hadapan Asisten Pemerintahan Pemprov Sumsel Achmad Najib. 

Dalam kunjungan tersebut rombongan Wartawan dan Biro Humas & Protokol Pemprov jawa Timur diterima Asisten  bidang Pemerintahan Achmad Najib didampingi Kepala Biro Humas Pemprov Sumsel.

Sementara itu Asisten l bidang pemerintahan Pemprov Sumsel Achmad Najib menyampaikan terimakasih kepada Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim karena Sumsel menjadi tujuan utama kunjungan Wartwan JawaTimur.

Selama ini hubungan antara Pakde Karwo (Gubernur Jawa Timur) dengan Gubernur Sumsel Alex Nurdin sangat dekat. Dalam berbagai hal banyak kesamaan. Dalam sektor pangan misalnya Jawa Timur sangat maju, tapi Sumsel pada tahun ini juga surplus beras 5 juta ton beras. Juga transportasi udara dimana Sumsel sudah terhubung ke semua provinsi termasuk Bandara Juanda sudah langsung ke Palembang.

Menyangkut masalah pendidikan Sumsel saat ini sudah sangat maju. Disamping sekolah gratis SD sampai SMA/SMK juga 60 prodi (program studi) di Sumsel sudah di gratiskan. 

Sumsel dengan jumlah pnduduk kurang dari 8 juta jiwa, terdiri 17 Kabupaten/Kota, kekuatan APBDnya hanya Rp 8,4 trilliun dan dana pusat Rp 74 trilliun. Ini berbeda dengan Provinsi Jawa Timur dengan 38 Kabupaten/Kota dengn kekuatan APBD sudah diatas Rp 24 trilliun.

Lalu darimana Sumsel bisa membangun jalan tol dan sarana olahraga bertaraf internasional. Menurut Achmad Najib, kalau mengandalkan APBD jelas tidak mungkin. "Itu partisipasi para pengusaha di Sumsel,” tandasnya. 

Kesamaan lain dengan Jawa Timur sama sama akan melakanaan pemilihan Gubernur. Pak Alex dan Pak Karwo sama sama harus turun dari gubernur.  

Dibidang olahraga Provinsi Sumsel dibawah pembinaan Gubernur Pak Alex Nurdin, saat ini sudah jauh lebih maju ketimbang 10 tahun lalu. Sejak pemerintah pusat memberi kepercayan pada Sumsel menjadi tuan rumah PON, saat ini terus menjadi rujukan untuk evnet internasional karena memiliki fasilitas dengan taraf internasional. 

Pada Asian Game 2018 ada 13 cabor olahraga yang dipertandingkan di Sumsel. Selebihnya berlangsung di Jakarta. 

Achmad Najib mengatakan, disini ada 18 venue bertaraf internasional dan telah digunakan untuk kejuaraan bertaraf dunia. Dari 18 venue yang ada, tiga diantaranya membangun baru dan selebihnya gedung yang ada di renovasi.  Disatu sisi Pemprov Sumsel juga telah melakukan menejemen tranportasi guna kelancaran pada saat Asian Game berlangsung. “Jadi tepat kalau wartawan Jatim kunjungannya kesini,”tegas Achmad Najib. (min)

 

banner