Anggaran

Dihadapan sidang DPR RI Menteri Keuangan menyatakan bahwa engelaolaan APBN tahun 2017 adalah yang terbaik

JAKARTA (KoranTranparansi.com) - Pemerintah menilai tahun 2017 merupakan tahun terbaik dalam sejarah pengelolaan keuangan negara. Pengelolaan perekonomian nasional sepanjang tahun 2017 menunjukkan pencapaian-pencapaian yang positif,  sehingga dapat dikatakan bahwa tahun 2017 merupakan tahun terbaik pengelolaan APBN.

 Menteri Keuangan Sri Mulyani

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Anggota Komisi XI DPR RI Elviana menyinggung Menteri Keuangan Sri Mulyani soal tantangan berdebat mengenai utang dari mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli.

"Bu, kenapa tidak berani debat dengan Pak Rizal?" kata Elviana dalam rapat kerja dengan Kemenkeu di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin.

"Kan saya debatnya sama Komisi XI dalam hal ini. Saya Menteri Keuangan, saya bukan tukang debat, jadi saya mengelola fiskal," jawab Sri Mulyani.

Sebelum menyinggung soal debat, Elviana sempat bercerita kalau dirinya berada dalam satu grup WhatsApp dengan Rizal Ramli.

Dalam grup tersebut, ia mengaku mendapatkan masukan-masukan mengenai isu perekonomian terkini.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengungkapkan sejumlah isu yang dibahas di grup aplikasi pesan instans itu, di antaranya menyangkut pelemahan rupiah dan masalah utang.

"Apakah APBN bisa berjalan bila pemerintah tidak menarik utang baru dalam dua atau tiga bulan saja? Jadi, saya hanya menyampaikan bahwa kami mendapat masukan juga di luar forum-forum seperti ini. Di satu sisi, yang mereka sampaikan ada benarnya juga," kata Elviana.

Menanggapi pertanyaan itu, Sri Mulyani menjawab bahwa APBN pada kenyataan masih bisa dijalankan. Ia juga menjelaskan bahwa dalam APBN 2018 telah disetujui dengan defisit 2,19 persen terhadap PDB atau sekitar Rp325,9 triliun.

"Kalau harga minyak naik dan kursnya melemah, penerimaan pajak kita naik karena pajak migas dan PNBP meningkat, makanya kalau hanya murni dari situ, sebetulnya APBN kita defisitnya bisa lebih kecil. Karena subsidi harus ditambah, maka ada pengeluaran tambahan. Tapi secara total postur, kita akan tetap di maksimum (defisit) 2,19 persen," kata Sri Mulyani.

Menkeu juga menegaskan bahwa semua penjelasan yang ia berikan selalu mengacu kepada Undang-Undang yang merupakan informasi publik.tegasnya sebagaimana diwartakan Antara

"Kami ingin ekonomi kita tetap aman, terjaga, relatif dalam hal ini walaupun ada goyangan tapi tetap terjaga, berkelanjutan dan tetap bisa menciptakan `progress` perbaikan," ujar Sri Mulyani. (min)

Menteri Kuangan Sri Mulyani memberikan keterangan kepada wartawan terkait realisasi APBN triwulan pertama 2018 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Jakarta (KoranTransparansi.com) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan realisasi defisit anggaran APBN pada triwulan I-2018 telah mencapai 0,58 persen terhadap PDB atau sekitar Rp85,8 triliun

"Realisasi defisit pada triwulan I APBN tahun 2018 turun dibandingkan periode yang sama pada tiga tahun terakhir," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers realisasi APBN triwulan I-2018 di Jakarta, Senin.

Sri Mulyani mengatakan realisasi defisit anggaran ini lebih rendah dibandingkan periode 2015 sebesar 0,71 persen terhadap PDB, 2016 sebesar 1,13 persen terhadap PDB dan 2017 sebesar 0,76 persen terhadap PDB.

Ia menambahkan realisasi defisit anggaran ini berasal dari pendapatan negara yang hingga 31 Maret 2018 sudah mencapai Rp333,8 triliun dan belanja negara Rp419,6 triliun.

Realisasi pendapatan negara tersebut terdiri atas penerimaan perpajakan sebesar Rp262,4 triliun, penerimaan negara bukan pajak Rp71,1 triliun dan hibah Rp0,3 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja negara terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp234 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa Rp185,6 triliun.

Untuk realisasi belanja pemerintah pusat terdiri atas belanja Kementerian Lembaga Rp103,1 triliun dan belanja non-Kementerian Lembaga Rp130,8 triliun.

Pembiayaan anggaran juga sudah mencapai Rp149,8 triliun atau 46 persen dari target Rp325,9 triliun karena adanya strategi penerbitan Surat Berharga Negara sejak awal tahun.

Sri Mulyani mengatakan realisasi yang positif ini memperlihatkan kinerja APBN yang semakin baik dan menjadi insentif bagi perekonomian untuk tumbuh lebih optimal.

"Kita melihat tren APBN semakin baik dan semakin sehat," jelasnya.(sam)

Rawan Konflik Tapal Batas, Kapolres Donggala Kunker ke Polres Mamuju Utara

Donggala (Korantransparansi.com) - Kapolres Kabupaten Donggala AKBP Stanislaus Ferdinad suwarji, SE bersama rombongan Kepolisian Resort Kabupaten Donggala melaksanakan kunjungan kerja (kunker) sekaligus silahturahmi ke Polres Mamuju Utara, Jumat (06/04/2018).

Kunjugan membahas tapal batas itu, diterima langsung Kapolres Mamuju Utara AKBP Made Ary Pradana, S.I.K, M.H.

“Selaku Kapolres Donggala kami ucapkan terima kasih, kepada bapak Kapolres Mamuju utara karena sudah menerima kunjungan kami beserta rombongan dengan baik, ” kata Kapolres Donggala. Sabtu, (7/4/2018).

Dalam kunjungan itu, kedua Kapolres juga membicarakan situasi keamanan menjelang Pilkada serentak 2018 dan ketertiban di wilayah tapal batas antara Sulawesi Tengah Kabupaten Donggala dengan Sulawesi Barat Kabupaten Pasangkayu.  

Selain itu, Kapolres Donggala mengharapkan sinergi dilakukan bersama Polres Mamuju Utara bisa menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan tentram diwilayah tapal batas.(nur/hms).

ILUSTRASI : Kegiatan Polres Donggala Sulteng di sebuah sekolah di Donggala mengenai Kamtobmas dan Tertib Lantas.

DONGGALA SULTENG (Korantransparansi.com) - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kabupaten Donggala, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) S. Ferdinand Suwarji menjelaskan, untuk menjadi anggota polisi, tidak ada pungutan biaya. 

Artinya, kelulusan seorang menjadi polisi bukan semata mata karena uang. Akan tetapi, kemampuan diri sebagai salah satu faktor utama pendukung. 

Demikian ditegaskan Kapolres yang didampingi Kasat Binmas, dalam sosialisasi penerimaan Anggota Polri Tahun 2018, di SMA Negeri I Banawa kabupaten Donggala, Kamis (05/04/2018).Acara sosialisasi di kemas dalam progam police goes to school. 

"Dengan dibukanya pendaftaran penerimaan terpadu anggota Polri tahun 2018 Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama, kami mengajak kepada para pelajar yang berminat menjadi anggota Polri agar segera mendaftarkan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin baik fisik maupun akademik supaya pada saat seleksi nanti bisa mengikuti dengan lebih maksimal, "ungkapnya.

Selain itu, kapolres mengajak kepada seluruh siswa agar bijaksana dalam menggunakan media sosial. Sebab, berita bohong atau Hoax yang beredar, misalnya terkait ujaran kebencian dan isu SARA, itu dapat merusak kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Donggala kembali berhasil membekuk pengedar narkotika jenis sabu.

Tersangka, FR (28) dibekuk tanpa perlawanan dirumahnya, Desa Tibo Kecamtan Sindue Kabupaten Donggala, rabu (04/04/2018).

Dari penangkapan tersebut petugas berhasil menyita barang bukti berupa 4 paket narkotika seberat 3,08 gram dan 1 buah pirex serta 1 buah timbang digital dan 2 pak plastik klip.Rencananya narkotika tersebut akan diedarkan di wilayah kecamatan sindue. Sebelumnya, pada jumat malam (30/03/2018), 

Satuan Reserse Narkoba Polres Donggala yang dipimpin langsung Kepala Satuan Narkoba Polres Donggala IPTU Jamil menangkap tiga kurir pengedar narkotika jenis sabu didesa labuan Induk kecamatan labuan kabupaten. Donggala. 

Ketiga pelaku tersebut diantaranya, ER (34), MT (26) dan BD (24), merupakan warga desa labuan induk kec Labuan Kab. Donggala.

“ Mereka kami tangkap pada saat sedang menggelar pesta narkotika, mereka tidak sempat mengelak dan tidak sempat melarikan diri”. Kata IPTU Jamil.

Lanjut Iptu Jamil, dari penangkapan tersebut berhasil diamankan barang bukti berupa 3 paket narkotika diduga jenis sabu, 1 (satu) buah bong atau alat hisap, dan 5 buah pipet, serta 2 buah pirex dan 16 sacet kosong.

“Kami juga melakukan pemriksaan urine terhadap mereka dan hasilnya mereka dinyatakan positiv mengkonkumsi narkotika. " Jelas IPTU Jamil.

Sementara itu, Kapolres Donggala AKBP S. Ferdinan Suwarji membenarkan penangkapan tersebut. 

"Kini ketiga pelaku bersama barang bukti di amankan di Polres Donggala guna penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut."Ungkapnya (Rahmad Nur/ Hms)

Kapolres Tegaskan Pihaknya Netral Dalam Pilkada  2018

SULTENG,DONGGALA (Korantransparansi.com) -  Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kabupaten Donggala, AKBP S. Ferdinand Suwarji mengingatkan anggotanya untuk menjaga netralitas dalam pilkada Donggala tahun 2018. Penegasan ini disampaikan Kapolres di acara kunjugan silaturahmi kejajaran Polsek kabupaten Donggala, Senin (02/04/2018).

" Jangan sampai ada anggota terlibat dalam Politik, karena akan saya proses sesuai dengan hukum yang berlaku."Tegas Kapolres di dampingi Kabag Sumda Polres Donggala Kompol Abubakar.

Menurut kapolres, dalam pilkada serentak 2018 ini, satu hal yang perlu diwaspadai beredarnya berita Hoax. Untuk itu kata kapolres, para bhabinkamtibmas untuk rutin melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya dan cara pencegahan terhadap berita Hoax. 

" Saya memerintahkan para Bhabinkamtibmas untuk melaksanakan sosialisasi di desa binaan masing-masing khususnya tentang adanya penerimaan Polri terpadu Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama tahun 2018. "Jelasnya.

Kapolres menjelaskan, kunjungan kerja silaturahmi ini diharapkan sebagai sarana pengendalian, pengawasan serta evaluasi dan tatap muka bersama anggota dan pihak terkait.

Selain itu, Kapolres bersama rombongan melakukan pengecekan batas-batas dari wilayah Kabupaten Donggala.

Kunjungan tersebut di awali dari Polsek Sojol , Polsek Damsol, Polsek Balaesang dan dilanjutkan ke Polsek sirenja.Turut hadir dalam temu silaturahmi itu, Kapolsek, Danramil, Camat, Babinsa, para Kades dan Kadus serta tokoh agama dan tokoh masayrakat. (nur)

banner

Berita Terkini

> BERITA TERKINI lainnya ...